Usai Mengikuti Pelatihan, ITDC Magangkan 12 Pemuda Terpilih Desa Penyangga The Mandalika

Lombok Tengah – PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), BUMN pengembang dan pengelola kawasan pariwisata di Indonesia, pada hari Senin, 5 Juli 2021 memulai program magang bagi 12 pemuda terpilih peserta pelatihan mekanik sepeda motor dari desa penyangga The Mandalika, Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) di Lombok NTB yang dikembangkan oleh ITDC.

Program magang merupakan rangkaian dari Pelatihan Mekanik Sepeda Motor yang bekerjasama dengan Astra Honda Authorized Service Station (AHASS) dan Dinas Koperasi dan UKM NTB yang bertujuan untuk menyiapkan tenaga mekanik sepeda motor terampil dan profesional serta siap pakai, bahkan dapat membuka usaha perbengkelan motor.

Program magang berlangsung selama tiga bulan dimulai bulan Juli hingga September 2021 di lima dealer resmi AHASS yang tersebar di Kabupaten Lombok Tengah yaitu Astra Motor Kopang, Astra Motor Praya, Krida Praya, Mutiara Motor 2 Mantang, dan Mandiri Motor.  Pemuda yang mengikuti magang merupakan 12 pemuda dengan skor terbaik dari total 18 peserta pilihan yang mengikuti uji tes oleh AHASS pada sesi akhir pelatihan mekanik di Hotel Puri Indah Subak, Mataram pada 30 Juni 2021.

VP Corporate Secretary ITDC I Made A. Dwiatmika mengatakan, “Kami ucapkan selamat mengikuti program magang kepada 12 peserta terbaik dari 18 peserta pelatihan mekanik sepeda motor. Di tengah situasi pandemic COVID-19 yang masih berlangsung, kami berharap para peserta terus bersemangat mengikuti kegiatan magang sehingga dapat mencapai hasil terbaik. Bagi para pemuda yang belum berkesempatan untuk mengikuti program magang agar tetap semangat dan menjadikan pelatihan ini sebagai pengalaman dalam menimba ilmu yang bermanfaat dalam memasuki dunia kerja.”.

Kegiatan magang dilakukan di bengkel masing-masing dealer didampingi oleh mekanik pendamping dan diawasi oleh kepala bengkel. Peserta magang diwajibkan untuk melakukan praktik memperbaiki sepeda motor konsumen dan melakukan bongkar dan pasang mesin dengan ketepatan waktu sesuai standar layanan bengkel. Keterampilan peserta secara general dan khusus pada bidang sistem kelistrikan, engine, chasis, dan kedisiplinan juga akan dinilai secara berkala oleh kepala bengkel dan pada akhir magang, para peserta akan menerima sertifikat tenaga terampil mekanik sepeda motor yang diberikan oleh AHASS.

Made menambahkan bahwa program pelatihan mekanik ini diberikan sesuai dengan implementasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) Kementerian BUMN mengenai kesempatan kerja yang produktif dan layak bagi masyarakat. “Pelatihan ini merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ITDC bagi masyarakat desa penyangga, The Mandalika. Kami ingin para pemuda yang terlatih ini bisa menggali ilmu dan pengalaman sebanyak-banyaknya saat mengikuti program magang di dealer AHASS yang akan bermanfaat untuk proses bekerja kedepannya, baik akan melanjutkan bekerja di bengkel milik AHASS maupun membuka lapangan usaha perbengkelan sendiri untuk menciptakan sistem perekonomian yang inklusif,” ujar Made.

Salah satu peserta magang terpilih, Janil Lesmana dari Desa Sengkol mengungkapkan, “Saya sangat senang bisa terpilih menjadi salah satu pemuda untuk mengikuti kegiatan magang di salah satu dealer AHASS. Saya berharap nantinya bisa memanfaatkan ilmu yang saya dapat serta pengalaman yang akan saya tuai untuk menjadi mekanik handal, membangun usaha perbengkelan sendiri di desa, membantu perbaikan ekonomi keluarga, dan membuka lapangan kerja bagi warga serta teman-teman di desa tempat saya berasal sehingga saya bisa membawa manfaat bagi orang banyak.”.

Technical Instructor Astra Motor NTB Sultan Hartawan menuturkan, “Kami ingin para peserta dapat memaksimalkan keikutsertaannya pada program magang ini karena mengikuti kegiatan magang untuk tiga bulan kedepan tidaklah mudah. Kesempatan yang telah diwadahi oleh ITDC harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk belajar, proaktif, disiplin waktu, dan taat pada peraturan yang diterapkan di masing-masing dealer. Semoga program magang ini bisa berjalan lancar bagi seluruh peserta terpilih karena akan memberikan manfaat yang besar bagi mereka.”.

ITDC berharap, disamping dapat memberikan pengalaman kerja dan ilmu, melalui program magang ini para peserta juga bisa mengembangkan networking yang baik dengan mekanik AHASS. “Kami ingin para pemuda bisa mulai membangun hubungan yang baik dan erat selama pelaksanaan magang di dealer AHASS. Melalui hubungan yang baik, kedepannya para peserta akan mendapatkan peluang kerja serta pengembangan kapasitas SDM yang mumpuni dan berkualitas di desa masing-masing,” tutup Made.

__Posted on
July 5, 2021
__Categories
News