Pemanfaatan Pekarangan Rumah Untuk Menunjang Ketahanan Pangan Masyarakat Desa

Lombok Tengah – Kelompok KKN Desa Mertak periode 2021 mengadakan sosialisasi ketahanan pangan di kantor desa mertak dengan menghadirkan beberapa mahasiswa dari jurusan pertanian UNRAM untuk memberikan pencerdasan kepada masyarakat desa terkait pentingnya ketahanan pangan dengan memanfaatkan pekarangan rumah untuk menunjang ketersediaan pangan masyarakat.

Ketersediaan pangan dalam jumlah yang cukup sepanjang waktu merupakan keniscayaan yang tidak terbantahkan. Dan hal ini pula menjadi priorotas pembangunan pertanian nasioanal dari waktu ke waktu.

Rumah pangan lestari menjadi jawaban yang tepat untuk menginisiasi pemanfaatan pekarangan rumah masyarakat. Konsep RPL ini mengusahakan pekarangan secara intensif untuk dimanfaatkan dengan berbagai sumberdaya lokal secara bijaksana yang menjamin kesinambungan penyediaan bahan pangan rumah tangga yang berkualitas dan beragam. Selain dari manfaat tersebut pemanfaat pekarangan rumah untuk mengembangkan konsep RPL in juga bisa membantu meningkatkan ekonomi masyarakat dan dapat mengurangi stres apalagi di masa-masa sulit ditengah wabah seperti saat ini.

Melihat kondisi masyarakat desa mertak juga, kelompok KKN desa mertak menjadikan RPL ini sebagai program kerja utama yang menjadi fokus lebih kelompok KKN ini. Karena berdasarkan informasi yang kami dapat dari beberapa pemerintah desa, bahwa sayur yang dikonsumsi masyarakat desa mertak rata-rata didatangkan dari desa yang lain atau diluar desa mertak.

Diharapkan dengan adanya program kerja RPL ini bisa meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya memanfaatkan pekarangan rumah untuk bercocok tanam. Selain daripada itu juga kelompok KKN desa Mertak membagikan bibit sayuran beserta poliback kepada masyarakat di beberapa dusun disekitaran posko KKN.

Prinsip dasar RPL ini sendiri yaitu pemanfaatan pekarangan yang ramah lingkungan dan dirancang untuk ketahanan dan kemandirian pangan, menjaga kelestarian melalui kebun bibit desa menuju peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat setempat.

__Posted on
July 31, 2021
__Categories
News