Kawasan Wisata Agro Leneng Di Hijaukan, Puluhan Siswa dan komunitas pencinta lingkungan Tanam Pohon

Lombok Tengah – Pemerintah Kelurahan Leneng Praya Lombok Tengah (Loteng), Jumat (17/9) kemarin, melaksanakan penghijauan di kawasan wisata Agro Ujung Aspal, dengan melibatkan puluhan siswa Sekolah Dasar (SD) sederajat yang ada diwilayah setempat. Pelibatan siswa SD tersebut dimaksudkan untuk menggugah dan menumbuhkan rasa cinta kepada alam dan lingkungan sejak dini. Sejumlah komunitas pencinta lingkungan seperti Portir Indonesia serta Duta Lingkungan NTB, turut terlibat dalam kegiatan tersebut.

Lurah Leneng, L. Isnaini menyatakan Kecintaan akan kelestarian alam dan lingkungan penting untuk ditanamkan sejak usia dini. Sehingga penting untuk melibatkan anak-anak usia sekolah pada kegiatan yang bertemakan lingkungan.

Terlebih kondisi alam kian hari semakin rusak. Itu semua dikarenakan oleh tangan-tangan manusia itu sendiri yang tidak mau sadar akan pentingnya keseimbangan dan kelestarian lingkungan. Merusak lingkungan semuanya. Sehingga mengundang datangnya bencana yang justru merugikan banyak orang.

Untuk itu, dengan penyadaran kecintaan akan alam dan lingkungan sejak dini, maka diharapkan generasi yang akan datang bisa menjadi generasi yang benar-benar cinta kepada alam serta lingkungannya. Mau menjaga alam, bukan malah merusaka alam itu sendiri.

“Karena kalau alam sudah rusak yang rugi kita sendiri,” terangnya.

Isnaini mengatakan, kedepan kegiatan serupa akan terus diupayakan dilakukan secara berkala. Tidak kalah penting, apa yang dilakukan pihaknya bisa menjadi pendorong semangat bagi masyarakat luas. Untuk mau bersama-sama menjaga dan melestarikan alam sekitar dari ancaman kerusakan yang jauh lebih parah.

Ketua Duta Lingkungan NTB, Samsul Hadi, menambahkan, keterlibatan berbagai pihak sangat penting dalam upaya menjaga kelestarian alam. Mengingat, kondisi alam yang sudah mulai rusak. Sehingga butuh kebersamaan dalam upaya memperbaiki dan mengembalikan kelestarian alam.

“Kalau bukan kita siapa lagi yang akan menjaga dan merawat alam kita ini. Kalau bukan sekarang kapan lagi,” imbuhnya.

Jangan sampai generasi mendatang justru akan mewarisi alam yang rusak. Sehingga mulai sekarang harus ada upaya keras untuk memperbaiki kondisi alam. Dimulai dari hal yang paling kecil dengan menanam pohon, walaupun hanya satu pohon saja.

__Posted on
September 18, 2021
__Categories
News