PDAM Loteng Serap Aspirasi Tokoh Masyarakat Desa Aik Bukak Batukliang Utara

Lombok Tengah – Ingin lebih dekat dengan masyarakat, PDAM Tirta Ardhia Rinjani Lombok Tengah gelar Pertemuan Konsultasi Masyarakat (PKM) di Desa Aik Bukak. Desa ini merupakan salah satu Desa sumber mata air dari PDAM Lombok Tengah, Sabtu (08/01/2022).
Kegiatan PKM kali ini merupakan kegiatan ke-3 setelah Desa Lantan dan Desa Aik Berik Kecamatan Batukliang Utara.

Hamdan, Kepala Desa Aik Bukak, Sangat mengapresiasi kegiatan PKM karena baru kali ini dilakukan kegiatan silaturahim oleh PDAM Loteng. “Alhamdulillah, kegiatan ini sangat bagus dan tumben kita dikunjungi langsung oleh Dirut PDAM selama PDAM berdiri. Kegiatan seperti ini harus rutin dilakukan supaya terjalin komunikasi yang baik” Jelasnya.

Kegiatan ini dihadiri juga oleh 13 Kepala Dusun se Desa Aik Bukak. Mudahan kegiatan seperti ini bisa rutin dilakukan oleh Managemen PDAM walaupun tidak formal, dan tentu sebagai masyarakat sumber air kami berharap ada kontribusi dari PDAM Lombok Tengah semata-mata untuk masyarakat Aik Bukak. Jangan sampai kami justru masyarakat sumber mata air tidak bisa menikmati air bersih” Tutupnya.

Desa Aik Bukak merupakan sumber air khusus untuk pelayanan air bersih di kecamatan Praya melalui sumber mata air Aik Bone yang dibangun sejak tahun 1976.

Lalu Kemi, Direktur Teknik PDAM Lombok Tengah saat ditemui media menjelaskan untuk pengembangan mata air aik bone saat ini belum ada upaya pengembangan, namun lebih kepada optimalisasi sumber yang ada.

“Dengan kemampuan produksi 70 lt/d di musim hujan dan ada penurunan sampai 40% di musim kemarau, pada saat kemarau ini menjadi fokus kita bagaimana caranya supaya di musim kemarau bisa tetap stabil di angka 70 lt/d,” Jelasnya.

Sementara Bambang Supratomo, PLT. Dirut PDAM berkomitmen untuk terbuka dalam mengelola PDAM Lombok Tengah. “Kegiatan PKM ini merupakan upaya dari PDAM agar lebih terbuka dan lebih dekat dengan Masyarakat. Khususnya semeton tiang di masyarakat sumber air, lebih khusus lagi di Desa Aik Bukak. Kontribusi yang diharapkan oleh Pak Kades dari PDAM Lombok Tengah untuk pendampingan dan bimbingan secara teknis PAMdes dan kami juga berkomitmen untuk memberikan dukungan terkait program penghijauan. Karna ini juga untuk kepentingan bersama, menjaga hutan kita dan menjaga keberlangsunhan sumber air kita dimasa depan, Tengasnya.

Terkait isu pembayaran air yang membengkak oleh masyarakat, Bambang meminta agar masyarakat bisa langsung menyampaikan komplainnya melalui Call Center atau WA Center, “Kalau ada masalah teknis, kebocoran/macet ataupun masalah komplain tagihan langsung saja hubungi Call Center, WA Center kami, atau bisa juga melalui Medsos PDAM Lombok Tengah, maka sesuai SOP petugas kami akan merespon 2×24 untuk menindak lanjuti.

“Atau jika tiang/pelinggih ada waktu datang langsung ke kantor UPT atau Kantor Pusat PDAM Lombok Tengah secara langsung sehingga kita bisa bukakan langsung datanya, letak kesalahannya dimana dan solusinya bagaimana”, tutupnya.

__Posted on
January 8, 2022
__Categories
News