PSI NTB Tolak Penambahan Masa Jabatan Presiden, PSI Juga Tidak Bertanggung Jawab Atas Amandemen

Mataram- Ketua Partai Solidaritas Indonesia (PSI) wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB), Dian Sandi Utama menolak adanya wacana penambahan masa jabatan Presiden.

“PSI sudah pasti menolak jika ada wacana penambahan masa jabatan Presiden menjadi 3 periode,”tegas Dian Sandi Utama, di mataram 03/03/2022.

Alasan Penolakan lanjut Dian Sandi, sangat sederhana kami sebagai anak muda generasi penerus politik indonesia tidak mau ikut turut serta membuat ketidak-teraturan dalam tatanan berbangsa dan bernegara atau upaya-upaya lain dari politik untuk keluar dari garis konstitusi.

Mengenai adanya wacana amandemen masa jabatan Presiden menjadi 3 Periode, PSI jelas tidak ikut bertanggung jawab karena PSI belum memiliki wakil di Senayan.

“Saat ini kami sedang fokus konsolidasi, menguatkan pondasi politik elektoral dan menyiapkan kader-kader terbaik untuk maju mencalonkan diri pada Pileg Februari 2024 serta PSI tembus ke Senayan,”ungkapnya.

__Posted on
March 3, 2022
__Categories
News