DPD PSI Kota Bima Terancam Dibekukan

Mataram – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Provinsi Nusa Tenggara Barat, Dian Sandi Utama atau yang akrab disapa DSU menyatakan kesiapan Partai yang ia pimpin jika di Verifikasi Faktual oleh Komisi Pemilihan Umum NTB dan KPU Kabupaten/Kota.

DPW PSI NTB telah menerima laporan bahwa masing-masing DPD PSI Kabupaten/Kota hampir selesai membentuk kepengurusan ditingkat Kecamatan atau Dewan Pimpinan Cabang (DPC). Menurutnya hal ini dapat dibuktikan secara riil dari SK yang dikeluarkan oleh DPW semenjak tahun lalu sampai hari ini.

“Sebenarnya bukan hanya SK tapi juga DPW turun langsung bertemu langsung dengan DPC-DPC dan buat acara bersama seperti Temu Pengurus sampai Kopdarda bahkan kami menyerahkan langsung SK kepada DPC,”ungkap Dian sandi Di Mataram, Rabu 14/04/2022.

Lebih lanjut Dian Sandi menyatakan, Selanjutnya DPW melaporkan ke DPP PSI karena hal ini menjadi penilaian internal melalui capaian dokumentasi untuk setiap daerah, meskipun begitu dirinya mengakui bahwa sampai hari ini masih ada DPD Kab/Kota yang belum tuntas membentuk DPC, namun itu hanya 1 atau 2 dari 10 Kab/Kota yang ada.

“Ya, ada yang progresnya lelet dan itu kami telah laporkan ke DPP dan kalau pertengahan bulan ini DPP keluarkan hasil evaluasi, potensi ada satu DPD yang terancam dibekukan yaitu DPD PSI Kota Bima”katanya.

DSU juga menyampaikan bahwa Partainya bukan target lolos verifikasi karena menurutnya PSI adalah partai peserta Pemilu 2018 tapi Pemilu yang akan datang targetnya adalah mendapatkan kursi.

“Verfak sih kami yakin lolos makanya yang lelet ini kita segera ganti, karena target partai adalah mendapatkan kursi. PSI bukan partai baru, PSI partai peserta Pemilu 2018 harus maju targetnya, makanya Pemilu yang akan datang itu targetnya adalah kader lolos ke semua Gedung DPR”tutupnya.

__Posted on
April 13, 2022
__Categories
News