Bupati Paparkan Skala Capaian Pembagunan Di Kabupaten Lombok Tengah

Lombok Tengah – Bupati Lombok Tengah, H. L. Pathul Bahri, menegaskan bahwa hampir di seluruh 12 Kecamatan yang berada di Kabupaten Lombok Tengah telah mengusulkan pembangunan infrastruktur jalan sebagai prioritas utama.

“Dalam visi misi Kepala daerah Lombok Tengah, salah satu tujuannya adalah pemeliharaan jalan mencapai 100 persen di seluruh wilayah Kabupaten Lombok Tengah. Namun, hingga saat ini, realisasinya baru mencapai 88,8 persen, mengingat masa jabatan yang hanya 4 tahun karena pemotongan 1 tahun akibat regulasi pemilihan Kepala Daerah serentak, dan pengerjaan yang maksimal hanya terjadi dalam 2 tahun, di mana masa jabatan sebelumnya terkendala oleh COVID-19 dan stunting,” ujarnya saat membuka kegiatan Musrenbang RKPD 2025 di Kecamatan Praya Kabupaten Lombok Tengah pada Senin (4/3/2024).

Selama dua tahun bekerja, pemerintah Kabupaten Lombok Tengah telah melakukan banyak hal. “Hari ini, Kabupaten Lombok Tengah berada di posisi 12,73 persen dari standar nasional yang rata-ratanya sebesar 14 persen,” tambahnya.

Bupati juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah bersama-sama membangun Kabupaten Lombok Tengah. “Musrenbang merupakan hal yang wajib dilaksanakan oleh setiap kabupaten/kota di seluruh Indonesia, bukan hanya di Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi NTB saja,” ungkapnya.

Pada tahun 2029, Kabupaten Lombok Tengah akan menjadi pusat kegiatan Pekan Olahraga Nasional (PON) dari 3 Provinsi yang akan berpartisipasi, yaitu Provinsi Bali, NTB, dan NTT. “Lombok Tengah juga akan menjadi pusat kegiatan dengan mendapatkan 8 kegiatan yang harus dipikirkan dan disiapkan,” paparnya.

Adapun visi misi Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah yang sudah dilaksanakan termasuk Loteng Soleh, Loteng Sejahtera, Loteng Cerdas dan Unggul, serta Loteng Trasne. Program-program ini dilaksanakan setiap tahun, termasuk pemberian insentif bagi merbot dan guru ngaji.

Sebanyak 1642 merbot telah mendapatkan insentif, sementara program kesehatan untuk tuan guru, tokoh agama, dan tokoh masyarakat juga telah dimulai. “Setiap tuan guru dan tokoh agama, serta tokoh masyarakat yang sakit, akan mendapatkan perawatan di ruangan VIP tanpa perlu menggunakan kartu BPJS karena sudah ada kartu Maiq Meres. Sebanyak 327 tuan guru di Kabupaten Lombok Tengah telah disiapkan,” terangnya.

Untuk program Loteng Soleh, dilaksanakan dalam bentuk hadiah umroh gratis bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berprestasi. Di bidang pertanian dan perikanan, asuransi telah disiapkan bagi petani dan nelayan dan sudah dilaksanakan sejak tahun pertama.

__Posted on
March 4, 2024
__Categories
News