Anggota DPRD Lombok Tengah Mulai Divaksin

Lombok Tengah – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lombok Tengah mulai disuntik vaksin covid-19. Kegiatan vaksinasi anggota DPRD yang berlangsung Gedung DPRD Lombok Tengah, senin 08/03/2021.

Sebelum di suntik Vaksin Covid-19 jenis Sinovac, para anggota Dewan Lombok Tengah menjalani pemeriksaan kesehatan atau screening dari petugas Medis. Setelah dinyatakan memenuhi syarat, barulah anggota DPRD disuntikan vaksin oleh petugas.

PLT Sekertaris Dewan (Sekwan) Suhadi Kana menyatakan, sesuai jadwal mulai hari ini dilakukan vaksinasi terhadap semua anggota Dewan. Vaksinasi ini akan berlangsung selama 3 hari.

“Dihari pertama sudah 15 anggota Dewan yang di Vaksin, 7 orang anggota Dewan ditunda karena alasan kesehatan. Bagi yang ditunda akan divaksin nanti pada tahap kedua, 14 hari setelah vaksinasi tahap pertama,” jelas Suhadi Kana

Dikatakan, hampir 50 persen lebih jajaran DPRD sudah melakukan registrasi. Diyakini, sampai batas waktu yang ditentukan, yakni pada hari Rabu mendatang sudah 100 persen. Untuk vaksinasi tahap kedua akan dilakukan selang 14 hari kemudian.

“Dewan kita kan punya kesibukan masing-masing. Makanya kita targetkan 3 hari. Perlu diketahui bahwa mereka sangat antusias untuk divaksin,” terangnya.

Diharapkan, dengan vaksinasi ini Covid-19 segera berlalu. Selain itu, masyarakat juga tidak was-was lagi untuk divaksin. Mengingat, vaksin ini aman dan halal.

“Kalau vaksin ini tidak aman, mustahil pemerintah akan menjerumuskan rakyatnya. Ini semua dilakukan demi kesehatan dan keselamatan kita bersama,”uangkapnya.

Sementara itu Wakil ketua DPRD Lombok Tengah, HL. Sarjana, juga mengungkapkan bahwa hakikatnya vaksin ini untuk mengantisipasi penularan. Sehingga diharapakan dengan vaksinasi ini Covid-19 segera mereda dan kehidupan normal kembali.

“Semu DPRD siap divaksin. Ini sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat. Tim medis sudah mengklaim bahwa vaksin ini aman. Sehingga tentu tidak ada keraguan lagi untuk kita suntik vaksin,” tandas politisi PKB itu.(aw)

__Posted on
March 8, 2021
__Categories
Lombok Tengah, News