KKN Tematik Unram Membantu Mengembangkan Air Nira Menjadi Olahan Gula Aren Cair di Desa Kekait

- Jurnalis

Rabu, 16 Februari 2022 - 05:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: KKN Tematik Unram, Desa Kekait 2021/2022

Lomboknesia.id – Gula aren merupakan hasil olahan sari nira dari tanaman aren yang berwarna coklat kehitaman dan memiliki rasa aroma yang khas tidak seperti gula putih. Air nira dari tanaman aren ini mengandung gula sukrosa sehingga dapat dijadikan sebagai pemanis dalam makanan dan minuman. Air nira ini mengandung gula sebesar 10%-15%. Dibandingkan dengan gula pasir, gula aren memiliki beberapa keunggulan diantaranya mengandung zat makro dan mikronutrien, mengandung kalori rendah serta kaya akan mineral yang diperlukan untuk kesehatan tubuh.

Seiring perkembangannya, air nira yang dimanfaatkan tersebut dapat diolah menjadi gula aren batok, gula bricket, gula semut. Tetapi ternyata juga dapat diolah menjadi gula aren cair. Maka dari itu kelompok KKN Tematik Desa Kekait ingin mengolah air nira menjadi gula aren cair.

Dalam melaksanakan kegiatan tersebut, Ketua KKN Tematik Desa Kekait, Irwan Wirajaya mengatakan bahwa ia sangat mengupayakan agar kelompok KKN Tematik Desa Kekait 2021/2022 dapat bekerjasama dengan produsen gula aren yang berada di Desa Kekait, yaitu UMKM Maju Bersama. UMKM Maju Bersama merupakan sebuah kelompok yang menyatukan para petani gula aren yang berada di Desa Kekait.

Baca Juga :  Pemkab Loteng Kembali Raih WTP ke-10, Wabup: Berkat Kerja dan Kinerja Kolektif Sesuai Tupoksi

“Selama berkegiatan disana, ketua UMKM Maju Bersama yakni Bapak M. Burhanudin memberikan feedback yang baik, beliau juga menyatakan bahwa semoga produk gula aren cair ini dapat diproduksi dan dipasarkan secara berkelanjutan,”ungkapnya.

Dalam kegiatan kami ini mencoba dalam membuat terobosan produk turunan baru dari gula aren yakni gula aren berbentuk cair dengan tetap menggunakan nama produk yang dimiliki oleh UMKM Maju Bersama yakni “Ponek Sugaren Lombok”.

Untuk diketahui dalam membuat produk gula aren cair ini pertama-tama agar lebih segar hasil olahannya maka diusahakan menggunakan air nira yang diambil langsung dari pohonnya, kemudian air nira tersebut disaring agar lebih bersih. Kemudian dimasukan ke dalam wajan besar untuk direbus sekitar 1-2 jam waktu pemasakan. Pastikan dalam memasaknya agar tidak terlalu lama agar gula aren cair tidak mengental yang akan mengakibatkan menjadi kristal atau mengeras nantinya. Setelah itu jika sudah berwarna kecoklatan dan mendidih, gula aren cair dapat siap dikemas. Setelah dikemas usahakan untuk langsung ditutup dengan tutup kemasan agar gula aren cair tidak terlalu lama terkena udara

Baca Juga :  Jelang MotoGP 2022, Polres Lombok Tengah Gelar Tes Kesamaptaan Bagi Personil

Gula aren cair ini mirip seperti sebuah sirup yang berwarna coklat. Dengan adanya gula aren cair ini dapat memberikan kemudahan, karena bersifat praktis. Produk gula aren cair ini tentunya juga berguna dalam rangka membantu memperbesar pendapatan UMKM Maju Bersama Desa Kekait.

Berita Terkait

Debut Mengaspal di Sirkuit Pertamina Mandalika, Valentino Rossi Pantau Pengembangan Pelumas Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy
Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy Kembali Perkuat Pembinaan Pembalap Muda  Indonesia di Mandalika
Komentator MotoGP Dari Belanda Guido Fenneman : Mencoba Sirkuit Mandalika. Bagus
Pemberhentian Ahli Gizi Disebabkan Akumulasi Masalah Kinerja, Bukan Semata-mata Karena Menu Ubi
MGPA Hadiri Peluncuran Monster Energy Yamaha MotoGP 2026 di Jakarta
RSUD Praya Perkuat Kerjasama Dengan FK Universitas Bumi Gora
InJourney Target Tekan Emisi 4.000 Ton CO2e di 2026, Perkuat Sektor Aviasi dan Pariwisata Berkelanjutan di Indonesia
Optimalkan Layanan Rujukan, Kadinkes Lombok Tengah Tinjau Fasilitas Rumah Singgah di Bali

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 12:32 WIB

Debut Mengaspal di Sirkuit Pertamina Mandalika, Valentino Rossi Pantau Pengembangan Pelumas Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy

Selasa, 27 Januari 2026 - 12:16 WIB

Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy Kembali Perkuat Pembinaan Pembalap Muda  Indonesia di Mandalika

Senin, 26 Januari 2026 - 11:39 WIB

Komentator MotoGP Dari Belanda Guido Fenneman : Mencoba Sirkuit Mandalika. Bagus

Jumat, 23 Januari 2026 - 21:32 WIB

Pemberhentian Ahli Gizi Disebabkan Akumulasi Masalah Kinerja, Bukan Semata-mata Karena Menu Ubi

Jumat, 23 Januari 2026 - 15:04 WIB

MGPA Hadiri Peluncuran Monster Energy Yamaha MotoGP 2026 di Jakarta

Berita Terbaru