Bupati Bertemu Kades dan Krama Adat, Bahas Sengketa di Desa

- Jurnalis

Selasa, 29 November 2022 - 11:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Tengah, – Bupati Lombok Tengah H.L.Pathul Bahri bertemu dengan tokoh adat dan tokoh masyarakat yang bernaung dibawah lembaga Kerama Adat bersama Kepala Desa masing masing di salah satu lesehan di Praya. Pertemuan kali ini terkait dengan bagaimana upaya memperkuat kelembagaan Krama Adat di tiap desa.
Menurut Bupati, lembaga Kerama adat ini memiliki peranan yang penting dalam upaya stabilitas keamanan dan kedamaian di masing masing desa. Sebagai juru damai, lembaga ini harus diperkuat dengan peraturan Bupati sebagai payung hukumnya.

Krama Adat memiliki peranan menuntaskan persoalan persoalan kecil yang muncul ditengah tengah masyarakat. Setiap persoalan diharapkan bisa diselesaikan ditempat itu juga melalui mediasi kedua belah pihak. Dalam melakukan mediasi, Krama Adat bisa mengundang para pihak dengan juga melibatkan aparatur desa dan aparat keamanan. “Hasil musyawarah mufakat itu dilakukan secara tertulis dan bila perlu dibawa ke pengadilan keputusan itu dan secara legalitas itu sah” kata Bupati.

Baca Juga :  HUT Gerindra ke 13, Prabowo Minta Dewan Tak Lupa Diri

Bupati menegaskan pemerintah daerah sudah melakukan penandatanganan MOU dengan aparat Kepolisian termasuk pengadilan agar semua persoalan bisa tuntas ditingkat Desa, maka penting pemangku kebijakan pemangku adat untuk bermusyawarah ditingkatkan desa untuk selesai kan masalah itu. “Buat perdamaian, undang semua komponen yang ada di desa mulai dari aparatur desa, anggota Forkopimca, Babinsa, Babinkantibmas dan pemangku adat. Hanya masyarakat setempat saja yang bisa selesaikan masalah, tidak bisa diselesaikan oleh orang lain atau desa lain” kata Bupati.
Krama adat harus diperkuat sebab memiliki tanggung jawab yang vital. Ketika sesuatu terjadi maka lembaga ini bisa mengundang pihak pihak bersengketa untuk selesaikan.perlu dibentengi dengan perbup.

Baca Juga :  ITDC Hadirkan Berkah Ramadhan: Dari Buka Puasa Bersama, Santunan dan Bagikan Paket Sembako

Ke depan Kabupaten Lombok Tengah tidak lagi seperti sekarang ini, Lombok Tengah akan maju, karena itu persiapkan diri mulai dari anak anak untuk itu penting kondusifitas di desa.

Pemerintah daerah Kabupaten Lombok Tengah terus berupaya meningkatkan perkonomian masyarakat maka paling dasar adalah inprastruktur jalan dan jembatan serta irigasi.

Kades Rambitan mengatakan pemerintah desa pada prinsipnya masih memegang teguh adat istiadat di desa. “Kami didesa masih berpegang teguh pada tatanan adat. Aturan main kita bahas di jalan, kita singkronkan agar permasalahan tidak membias dan besar” ujarnya.

Berita Terkait

Pemkab Lombok Tengah Raih Opini WTP Ke-14 Secara Berturut-turut
Investasi KEK Mandalika Tembus Rp6 Triliun, Serap 26 Ribu Tenaga Kerja
Golo Mori Sunset Run 2026 Siap Digelar, Tiket Mulai Dipasarkan
Kunjungan Wisata KEK Mandalika Melonjak, Tembus 285 Ribu Pengunjung hingga April 2026
ITDC Raih Penghargaan Tertinggi “Sapphire” pada Indonesia Regulatory Compliance Awards 2026
Muhammad Najib Daud Muhsin Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Lombok Tengah Lewat Mekanisme PAW
Sekwan DPRD Loteng Bacakan Surat Keputusan PAW Sisa Jabatan Periode 2024-2029 Untuk Partai PPP
Dies Natalis ke-10, Politeknik Pariwisata Lombok Tegaskan Peran Strategis bagi Pariwisata Indonesia

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 01:21 WIB

Pemkab Lombok Tengah Raih Opini WTP Ke-14 Secara Berturut-turut

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:34 WIB

Investasi KEK Mandalika Tembus Rp6 Triliun, Serap 26 Ribu Tenaga Kerja

Sabtu, 23 Mei 2026 - 21:37 WIB

Golo Mori Sunset Run 2026 Siap Digelar, Tiket Mulai Dipasarkan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 10:58 WIB

Kunjungan Wisata KEK Mandalika Melonjak, Tembus 285 Ribu Pengunjung hingga April 2026

Jumat, 22 Mei 2026 - 23:57 WIB

ITDC Raih Penghargaan Tertinggi “Sapphire” pada Indonesia Regulatory Compliance Awards 2026

Berita Terbaru