Network For Animals NTB Minta Pengendalian Anjing Liar Tak Sembarangan

- Jurnalis

Sabtu, 14 Januari 2023 - 10:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mataram, NTB – Komunitas network for animals Nusa Tenggara Barat (NTB) angkat bicara menyusul adanya rencana eliminasi anjing. network for animal NTB menilai, dalam menanggulangi over populasi anjing liar tidak harus dengan eliminasi atau pemusnahan massal.

Koordinator network for animals NTB, Baiq Desy Marlina, mengatakan langkah mengeliminasi anjing dengan cara diracun maupun ditembak di tempat merupakan upaya keliru. Alasannya, jika cakupan vaksinasi anjing masih jauh dari target, maka harapan untuk memutus mata rantai virus rabies dengan membunuh anjing akan percuma.

Baca Juga :  Rannya Agustyra Kristiono, Politisi Milenial yang berusaha memperjuangkan apa yang Dibutuhkan Generasi Z Pulau Seribu Masjid 

“tentu eliminasi dengan racun dan tembak menjadi tidak relevan dan keliru. Sekali lagi, masalah rabies ini tidak selesai dengan eliminasi, selama coverage vaksinasi di bawah target, ini semua akan percuma,” kata Desy.

Network for animals NTB pasang badan membantu pemerintah tanpa melakukan eliminasi pada anjing-anjing liar. “Kami mewakili elemen masyarakat, siap duduk bersama, bekerja di lapangan bersama pemerintah untuk melaksanakan pengendalian populasi sistemik dan vaksinasi massal,” tutur Desy.

Baca Juga :  Seorang Pelajar 14 Tahun di Temukan Meninggal di Wisata Danau Biru Lombok Tengah

Desy mengaku, ia bersama para anggota pencinta anjing akan melakukan vaksin, sterilisasi dan menyediakan Shelter khusus untuk anjing liar.

“Ini merupakan undangan terbuka, jika diberikan ruang, kami siap untuk melaksanakan agenda-agenda tersebut sesegera mungkin,” tegasnya.(*)

Berita Terkait

Debut Mengaspal di Sirkuit Pertamina Mandalika, Valentino Rossi Pantau Pengembangan Pelumas Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy
Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy Kembali Perkuat Pembinaan Pembalap Muda  Indonesia di Mandalika
Komentator MotoGP Dari Belanda Guido Fenneman : Mencoba Sirkuit Mandalika. Bagus
Pemberhentian Ahli Gizi Disebabkan Akumulasi Masalah Kinerja, Bukan Semata-mata Karena Menu Ubi
MGPA Hadiri Peluncuran Monster Energy Yamaha MotoGP 2026 di Jakarta
RSUD Praya Perkuat Kerjasama Dengan FK Universitas Bumi Gora
InJourney Target Tekan Emisi 4.000 Ton CO2e di 2026, Perkuat Sektor Aviasi dan Pariwisata Berkelanjutan di Indonesia
Optimalkan Layanan Rujukan, Kadinkes Lombok Tengah Tinjau Fasilitas Rumah Singgah di Bali

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 12:32 WIB

Debut Mengaspal di Sirkuit Pertamina Mandalika, Valentino Rossi Pantau Pengembangan Pelumas Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy

Selasa, 27 Januari 2026 - 12:16 WIB

Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy Kembali Perkuat Pembinaan Pembalap Muda  Indonesia di Mandalika

Senin, 26 Januari 2026 - 11:39 WIB

Komentator MotoGP Dari Belanda Guido Fenneman : Mencoba Sirkuit Mandalika. Bagus

Jumat, 23 Januari 2026 - 21:32 WIB

Pemberhentian Ahli Gizi Disebabkan Akumulasi Masalah Kinerja, Bukan Semata-mata Karena Menu Ubi

Jumat, 23 Januari 2026 - 15:04 WIB

MGPA Hadiri Peluncuran Monster Energy Yamaha MotoGP 2026 di Jakarta

Berita Terbaru