Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Lombok Tengah Bahas Perubahan APBD Tahun 2023

- Jurnalis

Senin, 25 September 2023 - 11:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Tengah – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) menggelar rapat paripurna dengan agenda  penyampaian Laporan Badan Anggaran DPRD terhadap hasil pembahasan Nota Keuangan dan Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Lombok Tengah Tahun Anggaran 2023.

Sidang Paripurna tersebut dibuka oleh Ketua DPRD Kabupaten Lombok Tengah, M. Tauhid, dan dihadiri oleh Bupati Kabupaten Lombok Tengah, HL. Pathul Bahri, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lombok Tengah, Suhadi Kana, dan pejabat serta anggota DPRD lainnya. Rapat berlangsung khidmad dan berfokus pada hasil pembahasan Badan Anggaran DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah terkait perubahan APBD 2023.

Laporan Badan Anggaran, yang disampaikan oleh Ketua DPC Partai Gerindra Lombok Tengah, Muhalip, menguraikan secara rinci dasar hukum dan teknis perubahan APBD 2023. Dalam laporannya, Muhalip menegaskan bahwa perubahan APBD diperlukan karena adanya perubahan-perubahan dalam dinamika keuangan daerah yang tidak terduga.

Baca Juga :  Buka Rapat Tarja 2024, Menkumham: Jaga Kepercayaan Masyarakat, Siapkan Strategi Songsong 2024

“Salah satu faktor penting yang memengaruhi perubahan APBD adalah Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia 212/PMK.07/2022 tentang Indikator Tingkat Kinerja Daerah dan Ketentuan Umum Bagian Dana Alokasi Umum yang Ditentukan Penggunaannya Tahun Anggaran 2023,”katanya.

Muhalip juga menjelaskan bahwa terdapat Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) Tahun Anggaran 2022 sebesar Rp. 41.854.095.220,35 yang harus digunakan dalam tahun berjalan. Oleh karena itu, perubahan APBD diperlukan untuk mengakomodasi pergeseran anggaran antar unit organisasi, antar kegiatan, dan antar jenis belanja, serta memastikan bahwa saldo anggaran lebih tahun sebelumnya digunakan dengan efektif dalam tahun berjalan.

Dalam pembahasan Nota Keuangan dan Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2023, Badan Anggaran bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah telah mencapai kesepakatan. Beberapa perubahan signifikan yang terdapat dalam perubahan APBD ini termasuk peningkatan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta peningkatan layanan kesehatan di RSUD Praya.

Baca Juga :  Lalu Muhammad Ahyar Anggota DPRD Loteng Dorong Pelaku UMKM Praya Barat Trus Brinovasi

Meskipun terdapat defisit dalam perubahan APBD, Badan Anggaran yakin bahwa dengan berbagai upaya dan peningkatan PAD, target yang telah ditetapkan dapat tercapai sesuai rencana. Badan Anggaran juga menyampaikan rekomendasi untuk mengoptimalkan program kegiatan yang sudah direncanakan, mengendalikan harga beras melalui operasi pasar, dan melakukan evaluasi kinerja instansi terkait.

Hasil pembahasan Nota Keuangan dan Ranperda tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2023 diharapkan dapat menjadi referensi bagi Fraksi-Fraksi DPRD Kabupaten Lombok Tengah dalam pengambilan keputusan pada rapat paripurna selanjutnya. Rapat paripurna ini merupakan langkah penting dalam memastikan pengelolaan keuangan daerah yang transparan, efisien, dan responsif terhadap perubahan kebutuhan masyarakat.

“Demikian Laporan Badan Anggaran DPRD Kabupaten Lombok Tengah terhadap pembahasan Nota Keuangan dan Ranperda tentang Perubahan APBD Kabupaten Lombok Tengah Tahun Anggaran 2023, kiranya dapat menjadi referensi bagi Fraksi-Fraksi DPRD Kabupaten Lombok Tengah dalam mengambil keputusan pada rapat paripurna hari ini,”tutup Muhalip

Berita Terkait

Debut Mengaspal di Sirkuit Pertamina Mandalika, Valentino Rossi Pantau Pengembangan Pelumas Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy
Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy Kembali Perkuat Pembinaan Pembalap Muda  Indonesia di Mandalika
Komentator MotoGP Dari Belanda Guido Fenneman : Mencoba Sirkuit Mandalika. Bagus
Pemberhentian Ahli Gizi Disebabkan Akumulasi Masalah Kinerja, Bukan Semata-mata Karena Menu Ubi
MGPA Hadiri Peluncuran Monster Energy Yamaha MotoGP 2026 di Jakarta
RSUD Praya Perkuat Kerjasama Dengan FK Universitas Bumi Gora
InJourney Target Tekan Emisi 4.000 Ton CO2e di 2026, Perkuat Sektor Aviasi dan Pariwisata Berkelanjutan di Indonesia
Optimalkan Layanan Rujukan, Kadinkes Lombok Tengah Tinjau Fasilitas Rumah Singgah di Bali

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 12:32 WIB

Debut Mengaspal di Sirkuit Pertamina Mandalika, Valentino Rossi Pantau Pengembangan Pelumas Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy

Selasa, 27 Januari 2026 - 12:16 WIB

Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy Kembali Perkuat Pembinaan Pembalap Muda  Indonesia di Mandalika

Senin, 26 Januari 2026 - 11:39 WIB

Komentator MotoGP Dari Belanda Guido Fenneman : Mencoba Sirkuit Mandalika. Bagus

Jumat, 23 Januari 2026 - 21:32 WIB

Pemberhentian Ahli Gizi Disebabkan Akumulasi Masalah Kinerja, Bukan Semata-mata Karena Menu Ubi

Jumat, 23 Januari 2026 - 15:04 WIB

MGPA Hadiri Peluncuran Monster Energy Yamaha MotoGP 2026 di Jakarta

Berita Terbaru