Pemda Lombok Tengah Sosialisasi Gempur Rokok Ilegal

- Jurnalis

Sabtu, 8 Juni 2024 - 16:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Tengah – Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Tengah mengelar Sosialisasi Gempur Rokok Ilegal saat kegiatan Care Free Night di depan Eks kantor Bupati Lombok Tengah Sabtu 8 Juni 2024.

Acara yang dihadiri oleh Sekertaris Daerah Kabupaten Loteng H.Lalu Firman Wijaya ST,MT.Kepqla Bidang Bea Cukai Mataram.para Asisten Kasat Pol PP.Kadis Dikpora.Sekwan DPRD.Kadis PUPR serta Kapolsek Praya.Camat Praya Tengah dan pemilik Pabrik rokok, pedagang kios, dan masyarakat.

Kepala Bidang Bea Cukai Mataram Hadi Cahyanto menyampaikan tugas salah satunya adalah melakukan pengawasan peredaran barang kena cukai termasuk rokok, beredar ditengah masyarakat merokok sangat berbahaya bahkan bisa sangat berbahaya bagi kesehatan, harga Rokok ILegal sangat murah disebabkan tidak kena cukai,

Baca Juga :  Meyambut HUT RI Ke-76, Kompol Haris Dinzah Gelar Bakti Sosial

bahkan dibungkus Rokok ada gambar tentang kampanye bahaya Rokok, namun di Indonesia kita belum bisa sepenuhnya melarang masyarakat merokok. Namun disisi lain pemerintah masih membutuhkan penerimaan pajak bea Cukai,”ujarnya.

Ada tiga macam yang dikenakan pajak Bea Cukai diantaranya, pertama etil alkohol atau etanol, kedua bahan baku minuman keras, atau minuman mengandung alkohol, ketiga rokok ataupun tembakau eris,” mendirikan pabrik harus memenuhi syarat-syaratnya yakni memliki lahan sekitar 2 are atau 200 meter persegi luasnya. Biaya pengurusan ijin gratis,” tutupnya.

Sementara Sekertaris Daerah H.Lalu Firman Wijaya ST menyatakan,rokok ILegal dengan berbagai macam cara masih saja beredar ditengah masyarakat, rokok ILegal sangat menggangu industri rokok resmi yang membayar cukai, yang dirugikan bukan hanya Negara tetapi masyarakat. penerimaan cukai untuk membiayai dampak buruk rokok ditengah masyarakat akan tergerus. Disamping itu juga akan lebih banyak muncul perokok pemula karena rokok murah gampang didapatkan,

Baca Juga :  Polsek Kopang Gelar Operasi Yutisi Cegah Covid-19 liburan Nataru

masyarakat agar senantiasa mengingatkan diri sendiri keluarga maupun lingkungan betapa penting memastikan adanya pita cukai rokok yang dikendalikan oleh Negara.” Ungkap Lalu Firman

Lalu Firman juga mengingatkan masih banyak beredar rokok ditengah masyarakat tidak memiliki cukai,” kalau rokok tidak ada cukainya maka tidak ada pemasukan bagi negara maupun pemerintah dearah kita,” jelasnya.

Berita Terkait

Pemberhentian Ahli Gizi Disebabkan Akumulasi Masalah Kinerja, Bukan Semata-mata Karena Menu Ubi
MGPA Hadiri Peluncuran Monster Energy Yamaha MotoGP 2026 di Jakarta
RSUD Praya Perkuat Kerjasama Dengan FK Universitas Bumi Gora
InJourney Target Tekan Emisi 4.000 Ton CO2e di 2026, Perkuat Sektor Aviasi dan Pariwisata Berkelanjutan di Indonesia
Optimalkan Layanan Rujukan, Kadinkes Lombok Tengah Tinjau Fasilitas Rumah Singgah di Bali
Event ITDC Sepanjang 2025:  Ekonomi Bergerak, Destinasi Menguat
Injourney Airports Bizam Lepas Penumpang Terahir Tahun 2025 dan Sambut Penumpang Perdana 2026
Tuntaskan Rekomendasi Hasil Pemeriksaan, Desa Murbaya Terima Penghargaan dari Inspektorat Lombok Tengah

Berita Terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 21:32 WIB

Pemberhentian Ahli Gizi Disebabkan Akumulasi Masalah Kinerja, Bukan Semata-mata Karena Menu Ubi

Jumat, 23 Januari 2026 - 15:04 WIB

MGPA Hadiri Peluncuran Monster Energy Yamaha MotoGP 2026 di Jakarta

Jumat, 23 Januari 2026 - 14:59 WIB

RSUD Praya Perkuat Kerjasama Dengan FK Universitas Bumi Gora

Rabu, 21 Januari 2026 - 17:42 WIB

InJourney Target Tekan Emisi 4.000 Ton CO2e di 2026, Perkuat Sektor Aviasi dan Pariwisata Berkelanjutan di Indonesia

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:38 WIB

Optimalkan Layanan Rujukan, Kadinkes Lombok Tengah Tinjau Fasilitas Rumah Singgah di Bali

Berita Terbaru

Lombok Tengah

RSUD Praya Perkuat Kerjasama Dengan FK Universitas Bumi Gora

Jumat, 23 Jan 2026 - 14:59 WIB