Polres Loteng Amankan Pengosongan Lahan Hari Pertama di Pantai Aan

- Jurnalis

Rabu, 16 Juli 2025 - 16:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Tengah – Polres Lombok Tengah bersama Kodim 1620 /Lombok Tengah bersama instansi terkait amankan proses pengosongan lahan di sekitar pantai Ann Kecamatan Pujut.

‎Sebanyak 700 personel gabungan dilibatkan dalam pengaman saat Pengosongan lahan hari pertama. Pengamanan ini dilakukan menyusul dimulainya kegiatan land clearing di area yang akan dikembangkan sebagai bagian dari pembangunan kawasan wisata di pantai Aan.

‎Kapolres Lombok Tengah, AKBP Eko Yusmiarto, SIK, menyampaikan pihaknya telah mengerahkan ratusan personel pada hari pertama Pengosongan lahan di pantai Aan. Ia menegaskan peran TNI-Polri dalam kegiatan ini adalah untuk mengamankan proses pengosongan oleh pihak ITDC.

‎”Jadi yang bertugas untuk membongkar bangunan yang ada di sekitar Pantai Aan adalah dari pihak ITDC dan Satpol PP, kita hanya mengamankan saja,” jelas Kapolres Eko saat dikonfirmasi di lokasi pengamanan, Selasa (15/7).

‎Kapolres menambahkan bahwa kehadiran aparat keamanan TNI-Polri bertujuan untuk memastikan proses pengosongan oleh pihak ITDC berjalan tertib dan aman.

‎Lahan yang menjadi fokus pengosongan ini adalah area strategis yang masuk dalam LOT TTA 3A Tanjung Aan, dengan total luas mencapai 101.152 meter persegi. Lahan ini terdaftar dalam Hak Pengelolaan Lahan (HPL) 49, 82, dan 83.

‎”Selain itu, proses pengosongan juga menyasar OCTA 1 Batu Kotak seluas 4.510 meter persegi, yang termasuk dalam HPL 64. Kedua area ini merupakan bagian penting dalam rencana pengembangan pariwisata di kawasan Lombok Tengah,” jelasnya.

‎Ia menyampaikan pada hari pertama kegiatan land clearing ini, tim gabungan telah berhasil melakukan pengosongan terhadap 26 unit warung/lapak yang berdiri di area TTA 3 Tanjung Aan. Proses pembongkaran dilakukan oleh pihak ITDC dan Satpol PP.

‎Menyikapi potensi dinamika di lapangan, Kapolres mengimbau seluruh lapisan masyarakat, khususnya warga sekitar Pantai Aan, untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang tidak bertanggung jawab.

‎”Kami berharap seluruh elemen masyarakat dapat mendukung program-program pemerintah. Ini semua demi kemajuan Lombok Tengah, khususnya di sektor pariwisata yang akan memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal,” pungkasnya.

Baca Juga :  TNI-Polri, bersama Masyarakat, gotong royong Bangun Tanggul di Sekotong

Berita Terkait

Debut Mengaspal di Sirkuit Pertamina Mandalika, Valentino Rossi Pantau Pengembangan Pelumas Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy
Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy Kembali Perkuat Pembinaan Pembalap Muda  Indonesia di Mandalika
Komentator MotoGP Dari Belanda Guido Fenneman : Mencoba Sirkuit Mandalika. Bagus
Pemberhentian Ahli Gizi Disebabkan Akumulasi Masalah Kinerja, Bukan Semata-mata Karena Menu Ubi
MGPA Hadiri Peluncuran Monster Energy Yamaha MotoGP 2026 di Jakarta
RSUD Praya Perkuat Kerjasama Dengan FK Universitas Bumi Gora
InJourney Target Tekan Emisi 4.000 Ton CO2e di 2026, Perkuat Sektor Aviasi dan Pariwisata Berkelanjutan di Indonesia
Optimalkan Layanan Rujukan, Kadinkes Lombok Tengah Tinjau Fasilitas Rumah Singgah di Bali

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 12:32 WIB

Debut Mengaspal di Sirkuit Pertamina Mandalika, Valentino Rossi Pantau Pengembangan Pelumas Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy

Selasa, 27 Januari 2026 - 12:16 WIB

Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy Kembali Perkuat Pembinaan Pembalap Muda  Indonesia di Mandalika

Senin, 26 Januari 2026 - 11:39 WIB

Komentator MotoGP Dari Belanda Guido Fenneman : Mencoba Sirkuit Mandalika. Bagus

Jumat, 23 Januari 2026 - 21:32 WIB

Pemberhentian Ahli Gizi Disebabkan Akumulasi Masalah Kinerja, Bukan Semata-mata Karena Menu Ubi

Jumat, 23 Januari 2026 - 15:04 WIB

MGPA Hadiri Peluncuran Monster Energy Yamaha MotoGP 2026 di Jakarta

Berita Terbaru