Penerimaan Siswa Sekolah Rakyat Dimulai Tahun Depan

- Jurnalis

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 08:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Tengah  Proses penerimaan siswa untuk Sekolah Rakyat di Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) akan dimulai pada tahun ajaran 2026-2027 mendatang. Meski demikian, saat ini Pemkab Loteng sudah mulai menginventaris sumber dan calon siswa yang nantinya akan disekolahkan di sekolah rakyat tersebut. Rencananya, ada sembilan rombongan belajar (rombel) yang akan dibuka. Dengan satu rombel akan diisi oleh 25 siswa.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Loteng H. Masnun, mengungkapkan, untuk tingkat Sekolah Dasar (SD) akan ada tiga rombel yang dibuka. Begitu juga untuk tingkat SMP dan SMA.

“Jadi total ada sembilan rombel. Dengan masing-masing tingkatan sebanyak tiga rombel,” terangnya.

Saat ini pihaknya sudaha mulai menginventarisir calon-calon siswa yang nantinya akan disekolahkan di Sekolah Rakyat tersebut sembari terus mensosialisasikan program tersebut di tengah masyarakat. Dengan target utama ialah siswa dari keluarga miskin yang masuk kategori desil satu atau miskin ekstrem dan desil dua (miskin) serta anak yatim.

Baca Juga :  Bupati Lombok Tengah Lantik Pengawas dan Kepala UPTD Puskesmas

Untuk keluarga miskin kategori desil satu sendiri tercatat ada 41.634 kepala keluarga (KK). Sementara yang masuk kategori desil dua, ada 45.112 KK.

“Inilah yang nantinya akan kita sasar sebagai calon siswa untuk disekolahkan di Sekolah Rakyat,” ujarnya.

Sekolah Rakyat mengusung konsep boarding school atau sekolah asrama. Jadi siswa akan diinapkan diasrama dengan semua kebutuhanya akan dipenuhi oleh negara. Mulai dari kebutuhan pangan sehar-hari hingga pakaian dan seragam siswanya.

Dalam hal ini, orang tua atau wali siswa tersebut tidak perlu mengeluarkan biaya apapun. Selama siswa menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat. Dengan begitu, orang tua atau wali siswa bisa mengalihkan penghasilannya yang diperoleh untuk kebutuhan yang lain.

Baca Juga :  Ketua Ranting Bhayangkari Polsek Janapria Yakinkan Lansia Vaksin Aman

Bahkan nanti, orang tua atau wali siswa tersebut juga akan mendapat bantuan dari pemerintah. Misalnya, kalau rumahnya masuk kategori rumah tidak layak huni, maka pemerintah akan mendukung melalui program pembangunan rumah layak huni. Jika orang tua atau wali tidak memiliki pekerjaan tetap, bentuk intervernsi pemerintah pusat nantinya bisa berupa pemberian pelatihan atau bentuk lainya.

“Jadi memang program Sekolah Rakyat ini merupakan program terpadu untuk memutus mata rantai kemiskinan. Karena tidak hanya anak-anaknya saja yang akan disekolahkan secara gratis. Para orang tuanya juga akan dibantu untuk bisa keluar dari kemiskinan,” tandas Masnun.

Berita Terkait

Debut Mengaspal di Sirkuit Pertamina Mandalika, Valentino Rossi Pantau Pengembangan Pelumas Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy
Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy Kembali Perkuat Pembinaan Pembalap Muda  Indonesia di Mandalika
Komentator MotoGP Dari Belanda Guido Fenneman : Mencoba Sirkuit Mandalika. Bagus
Pemberhentian Ahli Gizi Disebabkan Akumulasi Masalah Kinerja, Bukan Semata-mata Karena Menu Ubi
MGPA Hadiri Peluncuran Monster Energy Yamaha MotoGP 2026 di Jakarta
RSUD Praya Perkuat Kerjasama Dengan FK Universitas Bumi Gora
InJourney Target Tekan Emisi 4.000 Ton CO2e di 2026, Perkuat Sektor Aviasi dan Pariwisata Berkelanjutan di Indonesia
Optimalkan Layanan Rujukan, Kadinkes Lombok Tengah Tinjau Fasilitas Rumah Singgah di Bali

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 12:32 WIB

Debut Mengaspal di Sirkuit Pertamina Mandalika, Valentino Rossi Pantau Pengembangan Pelumas Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy

Selasa, 27 Januari 2026 - 12:16 WIB

Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy Kembali Perkuat Pembinaan Pembalap Muda  Indonesia di Mandalika

Senin, 26 Januari 2026 - 11:39 WIB

Komentator MotoGP Dari Belanda Guido Fenneman : Mencoba Sirkuit Mandalika. Bagus

Jumat, 23 Januari 2026 - 21:32 WIB

Pemberhentian Ahli Gizi Disebabkan Akumulasi Masalah Kinerja, Bukan Semata-mata Karena Menu Ubi

Jumat, 23 Januari 2026 - 15:04 WIB

MGPA Hadiri Peluncuran Monster Energy Yamaha MotoGP 2026 di Jakarta

Berita Terbaru