Lombok Tengah – Pemerintah Kecamatan Pringgarata bersama Karang Taruna Kecamatan menggelar Festival Budaya Pringgarata. Acara ini dikemas secara khusus karena dirangkaikan dengan dua agenda besar lainnya, yaitu Deklarasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Damai bagi desa-desa yang akan melaksanakan pemilihan, serta peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Lombok Tengah (Loteng). Kemeriahan acara ini ditandai dengan pelepasan karnaval budaya yang diikuti oleh ribuan warga dengan mengenakan pakaian adat khas Lombok pada Sabtu (17/10/2026).
Kombinasi kegiatan ini bertujuan untuk melestarikan kearifan lokal sekaligus memperkuat komitmen menjaga stabilitas politik di tingkat desa. Melalui Deklarasi Pilkades Damai, seluruh pihak diharapkan dapat menyukseskan pesta demokrasi tingkat desa dengan mengedepankan semangat persaudaraan.
Kapolsek Pringgarata, Iptu Ida Bagus Pidada Trinarayana, SH, menekankan pentingnya sinergi dari seluruh elemen masyarakat. Pihaknya meminta semua komponen untuk berkomitmen penuh menjaga kedamaian dan mendukung seluruh rangkaian kegiatan agar berjalan aman, lancar, dan tertib.
“Kami menitipkan pesan mendalam bagi situasi keamanan wilayah. Kami berharap seluruh lapisan masyarakat, termasuk para calon kepala desa beserta tim pendukung masing-masing, dapat menahan diri dan aktif menjaga kondusivitas lingkungan, mulai dari tahapan ini hingga proses pencoblosan selesai,” tegas Iptu Ida Bagus Pidada Trinarayana.
Sementara itu, Camat Pringgarata Lalu Winata Kusuma, ST, menyampaikan bahwa festival ini merupakan agenda tahunan yang kini telah sukses terlaksana untuk ketiga kalinya. Namun, penyelenggaraan kali ini terasa lebih istimewa karena bertepatan dengan momentum Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Lombok Tengah sekaligus menjadi wadah kampanye damai menjelang pelaksanaan pemilihan kepala desa serentak di wilayah tersebut.
“Kegiatan festival dan karnaval budaya ini sudah terlaksana tiga kali. Untuk tahun ini, momennya sangat tepat karena bertepatan dengan HUT Lombok Tengah dan sengaja kami rangkaikan dengan komitmen Pilkades Damai agar pesta demokrasi di tingkat desa berjalan sejuk, aman, dan kondusif,” ujar Camat Pringgarata dalam sambutannya.
Apresiasi tinggi juga datang langsung dari pemerintah daerah. Wakil Bupati Lombok Tengah, Dr. H. M. Nursiah, S.Sos., M.Si., yang hadir dalam acara tersebut menyatakan bahwa kolaborasi antara pelestarian adat dan misi perdamaian politik ini merupakan langkah yang sangat strategis.
“Festival Budaya Pringgarata yang dirangkaikan dengan Pilkades Damai ini sangat bagus. Ini membuktikan bahwa kebudayaan bisa menjadi perekat kebersamaan masyarakat, sehingga sekecil apa pun perbedaan pilihan dalam pilkades nanti, warga tetap bersatu menjaga kedamaian Lombok Tengah,” tegas Wakil Bupati Lombok Tengah saat memberikan arahan.
Melalui penandatanganan ini, para calon kepala desa berkomitmen untuk siap menang dan siap kalah, serta mengarahkan para pendukungnya agar tetap mengedepankan persaudaraan di atas kepentingan politik sesaat. Festival Budaya Pringgarata tahun 2026 ini pun sukses mengirimkan pesan kuat ke seluruh penjuru daerah bahwa kelestarian adat dan kedamaian masyarakat adalah fondasi utama pembangunan.
Karnaval budaya ini berhasil menyedot perhatian ribuan penonton yang memadati sepanjang rute jalan utama Pringgarata. Melalui kegiatan ini, seluruh elemen masyarakat dan para calon kepala desa diharapkan dapat menjaga sportivitas serta kondusivitas wilayah demi kemajuan daerah.









