Kapal Mati Mesin, Dua Orang Nelayan Ditemukan Selamat

- Jurnalis

Rabu, 10 Februari 2021 - 14:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Tengah – Dua orang nelayan asal Dusun Kuta 1 Desa Kuta Kec. Pujut Lombok Tengah ditemukan selamat setelah kapal yang mereka gunakan sempat mati mesin sejak hari Selasa (9/2) di perairan pantai Kuta pada titik koordinat 09°08’30.65″ S – 116° 09’12.46″ E.

Berdasarkan keterangan dari salah satu korban, mereka terombang ambing dan hanyut terbawa arus hingga perairan Bali.

“tadi jam tiga sore, mereka berhasil memperbaiki mesin kapalnya dan secara perlahan kembali ke pantai Kuta,” kata Nanang Sigit PH Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Mataram, Rabu (10/02).

Baca Juga :  Rapat Paripurna DPRD Loteng, Penyampain Nota Keterangan Pertanggungjawaban LKPJ Bupati Tahun Anggaran 2021

Sebelumnya Kantor Pencarian dan Pertolongan Mataram menerjunkan tim rescue Pos Siaga SAR Mandalika sejak pagi hari setelah menerima laporan dari nelayan setempat, Trian, untuk melakukan pencarian menggunakan Rigit Inflatable Boat (RIB) 09 Mataram bersama dengan TNI, Polri, Pihak Keluarga dan nelayan sekitar.

Berdasarkan keterangan dari bapak Trian, Kapal mengalami mati mesin Selasa kemarin jam delapan pagi. Jhon (40), Mahyudi (41) dan Ifan (23) mencoba memperbaiki mesin kapalnya namun tidak berhasil. Sekitar pukul 09.00 Wita ada nelayan setempat melintas dan menghampirinya. Mereka diajak balik dan meninggalkan kapal. Hanya satu orang atas nama jhon yang mau ikut, sedangkan sisanya memilih untuk bertahan. Setelah tiba di Kuta, teman-temannya langsung kembali ke lokasi terakhir kapal tersebut berada. Namun kedua korban tidak berhasil ditemukan.

Baca Juga :  Kunker Di NTB Pangdam IX Udayana Ingatkan Warga NTB Tak Percaya Isue Hoak Tentang Vaksin

“sekitar pukul 19.30 wita korban tiba di pantai Kuta dengan selamat dan mereka sudah kembali pulang ke rumahnya,” tutupnya.(red)

Berita Terkait

Debut Mengaspal di Sirkuit Pertamina Mandalika, Valentino Rossi Pantau Pengembangan Pelumas Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy
Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy Kembali Perkuat Pembinaan Pembalap Muda  Indonesia di Mandalika
Komentator MotoGP Dari Belanda Guido Fenneman : Mencoba Sirkuit Mandalika. Bagus
Pemberhentian Ahli Gizi Disebabkan Akumulasi Masalah Kinerja, Bukan Semata-mata Karena Menu Ubi
MGPA Hadiri Peluncuran Monster Energy Yamaha MotoGP 2026 di Jakarta
RSUD Praya Perkuat Kerjasama Dengan FK Universitas Bumi Gora
InJourney Target Tekan Emisi 4.000 Ton CO2e di 2026, Perkuat Sektor Aviasi dan Pariwisata Berkelanjutan di Indonesia
Optimalkan Layanan Rujukan, Kadinkes Lombok Tengah Tinjau Fasilitas Rumah Singgah di Bali

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 12:32 WIB

Debut Mengaspal di Sirkuit Pertamina Mandalika, Valentino Rossi Pantau Pengembangan Pelumas Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy

Selasa, 27 Januari 2026 - 12:16 WIB

Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy Kembali Perkuat Pembinaan Pembalap Muda  Indonesia di Mandalika

Senin, 26 Januari 2026 - 11:39 WIB

Komentator MotoGP Dari Belanda Guido Fenneman : Mencoba Sirkuit Mandalika. Bagus

Jumat, 23 Januari 2026 - 21:32 WIB

Pemberhentian Ahli Gizi Disebabkan Akumulasi Masalah Kinerja, Bukan Semata-mata Karena Menu Ubi

Jumat, 23 Januari 2026 - 15:04 WIB

MGPA Hadiri Peluncuran Monster Energy Yamaha MotoGP 2026 di Jakarta

Berita Terbaru