Tidak Dapat Suntikan Modal, PT Selaparang Finansial Tetap Berinovasi

- Jurnalis

Senin, 29 November 2021 - 05:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Timur, – Kondisi pandemi Covid-19 masih dirsakan di tanah air. Dampak dari pandemi teraebut juga dirasakan berbagai perusahaan-perusahaan permodalan. Sehingga banyak dari perushaan tersebut gulung tikar.

Selaparang finansial, salah satu Badan usahan milik derah (BUMD) Lotim ini terus berupaya untuk berinovasi dan berikan pelayanan terbaik. Diantranya untuk tahun ini selaparang finansial sudah menyetor deviden ke derah sebesr RP 3,3 M. Meski lebih rendah dibanding tahun sebelumnya, namun setoran tersebut masuk dalam kategori positif.

“Kita tetap berinovasi tapi kami fokus ke perbaikan-perbaikan kredit, untuk 2 tahun terahir kami belum bisa maksimal dikarenakan kondisi.” Jelas Dirut selaparang finansial Iva Nuril Solihani, Senin (29/11).

Baca Juga :  Terima Kunjungan Menparekraf, The Mandalika Siap Jadi Destinasi ‘Sport Tourism’ Unggulan

Lanjut Iva, untuk mencapai target lebih optimal, berkaca dari pengalaman tahun buku 2020 di mana Pandemi Covid-19 berdampak signifikan terhadap jalannya usaha BUMD yang dipimpinnya. Maka ia tegaskan di tahun-tahun berikutnya akan dilakukan efisiensi dan efektivitas di tubuh manajemen PT Selaparang Finansial. 

“Seperti uang snack rapat dan perjalanan dinas itu pasti dipangkas,” tegasnya seraya mengatakan pun efisiensi dan efektivitas dilakukan, tapi tetap dirinya menjamin hak 30 karyawan sedikitpun tidak dikurangi. 

Baca Juga :  Intensitas Hujan tinggi, Sejumlah Lokasi Di Lombok Terendam Banjir

Iva juga menyampaikan, jumlah penyertaan modal Pemda Lombok Timur kepada PT Selaparang Finansial sejumlah Rp 85 M, dari seharusnya Rp 100 M. Itu pun kata Iva penyertaan modal tersebut dilakukan tiga tahun sebelumnya, tepatnya pada tahun 2018. 

“Tiga tahun terakhir PT. Selaparang Finansial tidak disertakan modal. Kami tentu paham, karena keuangan daerah sulit, terlebih dengan terjadinya Pandemi Covid-19,” tutupnya.

Meski demikian iva menyebut pihaknya konsisten menyumbangkan PAD ke kas Daerah.

Berita Terkait

Debut Mengaspal di Sirkuit Pertamina Mandalika, Valentino Rossi Pantau Pengembangan Pelumas Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy
Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy Kembali Perkuat Pembinaan Pembalap Muda  Indonesia di Mandalika
Komentator MotoGP Dari Belanda Guido Fenneman : Mencoba Sirkuit Mandalika. Bagus
Pemberhentian Ahli Gizi Disebabkan Akumulasi Masalah Kinerja, Bukan Semata-mata Karena Menu Ubi
MGPA Hadiri Peluncuran Monster Energy Yamaha MotoGP 2026 di Jakarta
RSUD Praya Perkuat Kerjasama Dengan FK Universitas Bumi Gora
InJourney Target Tekan Emisi 4.000 Ton CO2e di 2026, Perkuat Sektor Aviasi dan Pariwisata Berkelanjutan di Indonesia
Optimalkan Layanan Rujukan, Kadinkes Lombok Tengah Tinjau Fasilitas Rumah Singgah di Bali

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 12:32 WIB

Debut Mengaspal di Sirkuit Pertamina Mandalika, Valentino Rossi Pantau Pengembangan Pelumas Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy

Selasa, 27 Januari 2026 - 12:16 WIB

Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy Kembali Perkuat Pembinaan Pembalap Muda  Indonesia di Mandalika

Senin, 26 Januari 2026 - 11:39 WIB

Komentator MotoGP Dari Belanda Guido Fenneman : Mencoba Sirkuit Mandalika. Bagus

Jumat, 23 Januari 2026 - 21:32 WIB

Pemberhentian Ahli Gizi Disebabkan Akumulasi Masalah Kinerja, Bukan Semata-mata Karena Menu Ubi

Jumat, 23 Januari 2026 - 15:04 WIB

MGPA Hadiri Peluncuran Monster Energy Yamaha MotoGP 2026 di Jakarta

Berita Terbaru