Dua Rumah Terkena Dampak Tanah Longsor di Desa Buwun Mas Sekotong

- Jurnalis

Senin, 6 Desember 2021 - 11:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Barat – Bencana alam tanah longsor terjadi di di sangap dusun kombang Desa Buwun Mas kec. Sekotong kab. Lobar, sekitar pukul 17.30 wita Sore tadi, Minggu (5/12/2021).

Kapolsek Sekotong, Iptu I kadek Sumerta SH mengatakan, Bencana alam tanah longsor ini mengakibatkan dua unit rumah terkena dampak.

“Satu rumah hanya tertimbun tanah dan satu unit rumah ambruk, setelah dikonfirmasi tidak ada korban jiwa dalam bencana ini,” ungkapnya.

Walaupun tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun terdapat kerugian materi, dan dua anak terhempas tanah.

“Masing anak perempuan empat tahun, mengalami luka ringan di bagian kepala, dan sudah di rawat di klinik jepun dusun kombang, sedangkan yang satunya anak laki-laki lima tahun, tidak mengalami luka,” jelasnya.

Baca Juga :  Melaju Dengan Kecepatan Tinggi Mobil Penumpang mengalami kecelakaan dan Mengakibatkan Dua Penumpang Meninggal Ditempat

Akibat dari tanah longsor sepanjang kurang lebih 50 meter itu, membuat kendaraan roda dua maupun roda empat sulit untuk melewati jalan tersebut.

“Karena akses jalan tertutup oleh tanah sehingga masih sulit dilalui dan merupakan penghubung antara desa buwun mas dengan desa persiapan belongas,” katanya.

Selain itu, akses jalan ini merupakan jalan utama, sedangkan akses jalan alternatif yang bisa dilalui untuk menuju desa persiapan belongas bisa melalui Jalan Simba Desa Pelangan dan Dari Jalan Dusun Lemer.

“Lokasi tanah longsor memang tidak adanya pohon besar untuk menahan tanah, yang mana hanya di penuhi oleh semak belukar,” imbuhnya.

Terkait terjadinya tanah longsor tersebut polsek sekotong tersebut, jajarannya serta babinsa Desa Buwun Mas sudah melakukan koordinasi dengan kecamatan sekotong.

Baca Juga :  Polres Loteng Monitoring Keberangkatan Logistik Pramusim MotoGP di Bandara

“Termasuk BPBD Kabupaten Lombok Barat, ditindaklanjuti bahwa besok akan melakukan pembersihan tanah yang menutupi jalan,” sambungnya.

Dimana pemebersihan jalan ini membutuhkan alat ekscavator sehingga jalan bisa di lalui kembali.

“Secara umum situasi masih aman dan kondusif, masyarakat dusun kombang sudah melakukan upaya pengungsian kerumah keluarganya masing masing,” tandasnya.

Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya longsor kembali, sedangkan untuk kemanan pihaknya telah memerintahkan Jajarannya untuk melakukan pengawasan.

Sementara itu, dari informasi yang diperoleh Desa Pelangan juga terdampak banjir.

“Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, Jajaran Polsek Sekotong berada di Lokasi, untuk membantu warga,” pungkasnya.

Berita Terkait

Satu Dasawarsa, PWLT dan ITDC Kolaborasi GELAR “MANDALIKA FUN ART 2026”: Padukan Seni, Edukasi dan Pariwisata
Debut Mengaspal di Sirkuit Pertamina Mandalika, Valentino Rossi Pantau Pengembangan Pelumas Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy
Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy Kembali Perkuat Pembinaan Pembalap Muda  Indonesia di Mandalika
Komentator MotoGP Dari Belanda Guido Fenneman : Mencoba Sirkuit Mandalika. Bagus
Pemberhentian Ahli Gizi Disebabkan Akumulasi Masalah Kinerja, Bukan Semata-mata Karena Menu Ubi
MGPA Hadiri Peluncuran Monster Energy Yamaha MotoGP 2026 di Jakarta
RSUD Praya Perkuat Kerjasama Dengan FK Universitas Bumi Gora
InJourney Target Tekan Emisi 4.000 Ton CO2e di 2026, Perkuat Sektor Aviasi dan Pariwisata Berkelanjutan di Indonesia

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 13:07 WIB

Satu Dasawarsa, PWLT dan ITDC Kolaborasi GELAR “MANDALIKA FUN ART 2026”: Padukan Seni, Edukasi dan Pariwisata

Jumat, 30 Januari 2026 - 12:32 WIB

Debut Mengaspal di Sirkuit Pertamina Mandalika, Valentino Rossi Pantau Pengembangan Pelumas Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy

Selasa, 27 Januari 2026 - 12:16 WIB

Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy Kembali Perkuat Pembinaan Pembalap Muda  Indonesia di Mandalika

Senin, 26 Januari 2026 - 11:39 WIB

Komentator MotoGP Dari Belanda Guido Fenneman : Mencoba Sirkuit Mandalika. Bagus

Jumat, 23 Januari 2026 - 21:32 WIB

Pemberhentian Ahli Gizi Disebabkan Akumulasi Masalah Kinerja, Bukan Semata-mata Karena Menu Ubi

Berita Terbaru