Anak Usia 4,5 Tahun Tewas Tenggelam di Air Terjun Babak Pelangi Desa Lantan

- Jurnalis

Minggu, 15 Agustus 2021 - 01:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Tengah, NTB – Seorang anak berusia 4,5 tahun atas nama Haris Athar tewas tenggelam di wisata air terjun Babak Pelangi Desa Lantan Kecamatan Batukliang Utara, Lombok Tengah, Sabtu (14/08/2021) pukul 16.30 Wita.

Kapolres Lombok Tengah AKBP Esty Setyo Nugroho, SIK melalui Kapolsek Batukliang Utara, Iptu Sri Bagyo mengungkapkan, Haris Athar sebelumnya datang ke air terjun Babak Pelangi bersama ibunya Meti Nurhasanah (30) dan kakaknya korban Abdul Hafiz Maulana (10). Mereka kemudian mandi bersama di kolam air terjun.

“Korban bersama ibunya sempat naik dari kolam karena merasa kedinginan dan sekaligus makan siang bersama,” kata Kapolsek BKU Iptu Sri Bagyo.

Saat memasuki waktu asar, kata Kapolsek, ibu korban hendak solat dan meninggalkan anaknya mandi di kolam bersama kakaknya Abdul Hafiz Maulana.

Baca Juga :  Bupati Lotim Terima DIPA Dan TKDD Secara Virtual, Ini Arahan Presiden

Setelah solat Asar, warga Dusun Pancor Dao Desa Aik Darek kecamatan Batukliang tersebut kaget tidak menemukan anaknya di sekitar kolam pemandian. Dia bersama kakak korban berusaha melakukan pencarian namun tidak kunjung bertemu.

Setelah melakukan ke semua tempat, kakak korban kemudian memberitahukan ibunya bahwa adiknya Haris Athar berada di dasar kolam.

Tanpa pikir panjang, ibu korban melompat ke kolam berusaha menyelamatkan anaknya, namun karena sang ibu tidak bisa berenang, dia gagal mendapatkan anaknya yang sudah tenggelam di dasar kolam.

“Tubuh korban kemudian berhasil dievakuasi oleh pengunjung lain yang masih berada di sekitar air terjun dan langsung membawa anaknya ke Pustu Desa Lantan untuk mendapatkan pertolongan. Namun, Haris Athar dinyatakan telah meninggal dunia,” jelas Bagyo.

Baca Juga :  Masyarakat Lombok Tengah Bisa Berobat Gratis Hanya dengan Bawa KTP

Kapolsek menjelaskan, sekitar pukul 17.50 Wita, korban akhirnya dibawa pulang ke rumah duka di Dusun Pancor Dao 1 Desa Aik Darek.

Sekitar pukul 22.10 Wita, Anggota Polsek BKU berkunjung ke rumah duka bersama Piket PKM Aik Darek untuk melakukan Visum kepada korban. Polisi tidak menemukan adanya luka di tubuh korban.

Kapolsek menegaskan, pihaknya melakukan upaya mediasi antara pihak keluarga korban dan pengelola wisata air Babak Pelangi Lantan. Dan pihak keluarga juga menolak untuk dilakukan otopsi karena menganggap kejadian itu sebagai musibah yang diterima secara ikhlas.

“Pihak pengelola juga bersedia memberikan uang duka yang diminta tersebut dan meminta maaf atas kejadian yang dialami korban,” tandas Kapolsek BKU Iptu Sri Bagyo.

Berita Terkait

Reses, L. Abdusahid dan Kades Kelebuh Terpilih Dengarkan Keluh Kesah Warga
ITDC Apresiasi Peran Media NTB dalam Memperluas Gaung Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026
BIZAM Perkuat Dukungan Pemenuhan Gizi Balita Dan Ibu Hamil Melalui Program Pangan Berdaya
Raup 2.279 Suara, Arif Rahman Hakim Resmi Menangkan Pilkades Pringgarata
Lampaui Target, Kesuksesan MotoGP Mandalika 2026 Hasilkan Multiplier Effect Rp5,2 Triliun
Isi Kampanye Terbuka, Calon Kades Pringgarata Arif Rahman Santuni Anak Yatim dan Lansia
Kemenhaj Dan DPR RI Komisi VIII Sosialisasikan Regulasi Penyelenggaraan Ibadah Haji
Festival Budaya Pringgarata Dirangkaikan Deklarasi Pilkades Damai dan HUT Loteng

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 17:44 WIB

Reses, L. Abdusahid dan Kades Kelebuh Terpilih Dengarkan Keluh Kesah Warga

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:39 WIB

ITDC Apresiasi Peran Media NTB dalam Memperluas Gaung Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:38 WIB

BIZAM Perkuat Dukungan Pemenuhan Gizi Balita Dan Ibu Hamil Melalui Program Pangan Berdaya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Raup 2.279 Suara, Arif Rahman Hakim Resmi Menangkan Pilkades Pringgarata

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:58 WIB

Lampaui Target, Kesuksesan MotoGP Mandalika 2026 Hasilkan Multiplier Effect Rp5,2 Triliun

Berita Terbaru