Lombok Tengah – Bupati Loteng, H.L. Pathul Bahri, S.IP. melantik tujuh penjabat kepala desa (kades) di Kabupaten Lombok Tengah (Loteng), Rabu, 8 November 2023.
Pelantikan penjabat kades bersamaan dengan pelantikan anggota Badan Perwakilan Desa (BPD) di 15 desa di Ballroom Kantor Bupati Loteng.
Pengangkatan penjabat kades tersebut dilakukan setelah tujuh kades menyatakan mengundurkan diri sebelum masa jabatannya habis, karena memilih untuk menjadi calon anggota legislatif (caleg) pada Pemilu legislatif 2024 mendatang. Sementara pelantikan anggota BPD, karena anggota BPD sebelumnya telah habis masa tugasnya.
Adapun penjabat kades yang dilantik di antaranya Sudiatip (Desa Ubung), Zainal Arifin (Bilebante), Anang Nizamuddin S.AP (Mantang), Tirto Handoto (Aik Berik) dan L. Putrasangsa Wijaya, S.Adm (Ketara). Ditambah Nawira, S.Sos (Ganti) serta L. Yahya, S.H (Mekarsari). Dan, akan menjabat sampai dilantinya kades definitif hasil pemilihan kepala desa (pilkades) yang direncanakan digelar pada tahun 2025 mendatang.
Di hadapan para kades dan anggota BPD yang baru dilantik tersebut, Bupati Loteng, H.L. Pathul Bahri, S.IP., M.AP., mengingatkan pentingnya untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Terlebih menjelang gelaran pesta demokrasi tahun 2024 mendatang.
“Menjaga kamtibmas merupakan tugas dan hal penting yang harus dijalankan. Terlebih jelang pemilu seperti sekarang ini,” pesannya.
Untuk itu, penting bagi para penjabat kades bisa merangkul semua elemen masyarakat di desa. Sebagai jabatan politik, kades tentunya harus mampu menempatkan diri disemua aspek. Sehingga masyarakat bisa benar-benar merasakan kehadiran sosok pemimpin dalam diri seorang penjabat kades.
Menjadi pemimpin di tingkat desa, lanjut Pathul, bukan hal yang mudah, karena kades bersentuhan langsung dengan masyarakat. Jadi harus bisa membangun kemitraan yang baik dengan semua pihak. Terutama lagi anggota BPD, harus benar-benar dijadikan mitra utama dalam menjalankan proses pemerintahan dan pembangunan di tingkat desa.
“Prinsipnya, kalau mau awet sebagai penjabat kades harus bangun komunikasi dan silaturahmi dengan semua pihak. Lebih-lebih lagi dengan BPD, sebagai mitra kades dalam menjalankan pemerintah serta pembangunan di desa,” kata Bupati Lombok Tengah.