MI6 Dorong Pemda se NTB Intensifkan Pelacakan Dan Menggali Situs Purbakala Dan Cagar Budaya Peninggalan Khas Sunda Kecil

- Jurnalis

Selasa, 4 Mei 2021 - 03:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mataram – Lembaga Kajian Sosial dan Politik Mi6 berharap Pemprov NTB bekerjasama dengan Pemerintah kabupaten/kota se NTB perlu mengintensifkan pelacakan dan penggalian benda-benda cagar budaya maupun situs purbakala peninggalan khas NTB. Hal ini agar keberadaan tatanan sosial dan budaya masa lalu bisa terungkap secara komprehensif melalui temuan-temuan arkeologi maupun artefak masa lalu tersebut.

Mi6 mensinyalir beberapa lokasi di NTB diduga kuat mengandung peninggalan artefak masa lalu yang dapat membuka tabir kisah sejarah peradaban masa silam di NTB.

“Untuk itu Pemda NTB perlu secara serius dan fokus untuk menemukan kembali kisah sejarah masa lalu NTB lewat peninggalan arkeologi supaya ada fakta-fakta empirisnya,” kata Direktur Mi6, Bambang Mei Finarwanto, SH didampingi Sekretaris Mi6, Lalu Athari Fathullah, Selasa (4/5 ) di Mataram.

Baca Juga :  Rapat Paripurna DPRD Loteng, Bupati Sampaikan Jawaban Terhadap Pandangan Fraksi Terkait Ranperda LPJ APBD 2021

Menurut Bambang Mei F dari dulu NTB dikenal sebagai salah satu wilayah yang dikenal kaya akan peninggalan benda benda sejarah maupun pra sejarah.

“Buktinya banyak sekali penggemar atau kolektor benda benda antik khas NTB,” imbuh lelaki yang akrab disapa didu ini.

Baik didu dan Lalu Athar setuju jika para kolektor benda antik di NTB diajak bertukar pikiran dan menggali informasi terkait benda benda peninggalan sejarah masa lalu tersebut.

“Setidaknya para kolektor benda antik tersebut pintu masuk awal untuk melacak hal ikhwal benda benda sejarah yang dimiliki,” sambung Lalu Athari.

Menurut Athar , dibanding daerah lain , diakui, ekpektasi dan perhatian Pemerintah Daerah di NTB terhadap dunia kepurbakalaan belum terlalu menonjol. Hal ini ditandai dengan minimnya penemuan benda benda purbakala di NTB.

Baca Juga :  Optimalkan Layanan Rujukan, Kadinkes Lombok Tengah Tinjau Fasilitas Rumah Singgah di Bali

“Justru sebaliknya, para kolektor benda benda antik yang giat memburu dan mencari peninggalan arkeologi sejarah masa lalu,” tukas didu.

Untuk itu kedepan , lanjut didu , Pemda NTB perlu membuat stategi planning dan roadmap yang jelas mengintensifkan pelacakan dan penggalian situs – situs purbakala dan peninggalan sejarah masa lalu yang terkubur dibumi Sunda Kecil ini.

Athari menambahkan Selain itu untuk menarik minat warga terhadap benda benda purbakala perlu dimasifkan dan dikampanyekan up date penemuan terbaru benda purbakala maupun cagar budaya disertai narasi tentang asal usul peninggalan pra sejarah tersebut.

“Pameran atau expo benda-benda bersejarah khas NTB perlu diagendakan secara rutin yang dikemas dengan baik untuk menarik pengunjung,” pungkas didu.

Berita Terkait

Pemberhentian Ahli Gizi Disebabkan Akumulasi Masalah Kinerja, Bukan Semata-mata Karena Menu Ubi
MGPA Hadiri Peluncuran Monster Energy Yamaha MotoGP 2026 di Jakarta
RSUD Praya Perkuat Kerjasama Dengan FK Universitas Bumi Gora
InJourney Target Tekan Emisi 4.000 Ton CO2e di 2026, Perkuat Sektor Aviasi dan Pariwisata Berkelanjutan di Indonesia
Optimalkan Layanan Rujukan, Kadinkes Lombok Tengah Tinjau Fasilitas Rumah Singgah di Bali
Event ITDC Sepanjang 2025:  Ekonomi Bergerak, Destinasi Menguat
Injourney Airports Bizam Lepas Penumpang Terahir Tahun 2025 dan Sambut Penumpang Perdana 2026
Tuntaskan Rekomendasi Hasil Pemeriksaan, Desa Murbaya Terima Penghargaan dari Inspektorat Lombok Tengah

Berita Terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 21:32 WIB

Pemberhentian Ahli Gizi Disebabkan Akumulasi Masalah Kinerja, Bukan Semata-mata Karena Menu Ubi

Jumat, 23 Januari 2026 - 15:04 WIB

MGPA Hadiri Peluncuran Monster Energy Yamaha MotoGP 2026 di Jakarta

Jumat, 23 Januari 2026 - 14:59 WIB

RSUD Praya Perkuat Kerjasama Dengan FK Universitas Bumi Gora

Rabu, 21 Januari 2026 - 17:42 WIB

InJourney Target Tekan Emisi 4.000 Ton CO2e di 2026, Perkuat Sektor Aviasi dan Pariwisata Berkelanjutan di Indonesia

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:38 WIB

Optimalkan Layanan Rujukan, Kadinkes Lombok Tengah Tinjau Fasilitas Rumah Singgah di Bali

Berita Terbaru

Lombok Tengah

RSUD Praya Perkuat Kerjasama Dengan FK Universitas Bumi Gora

Jumat, 23 Jan 2026 - 14:59 WIB