Perayaan Tradisi Bau Nyale di Lombok Tengah Ditetapkan Tanggal 29 Februari 2024

- Jurnalis

Senin, 15 Januari 2024 - 00:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Tengah – Pemkab Lombok Tengah menggelar agenda Sangkep Warige di kampung adat sasak Ende Desa Sengkol, Kecamatan Pujut.

Acara sangkep warige bertujuan untuk menentukan hari perayaan tradisi Bau Nyale 2024 atau cacing laut.

Acara sangkep warige dan sangkep madya dihadiri oleh pemangku adat dari delapan penjuru mata angin.

“Acara tradisi bau nyale ditetapkan pada tanggal 20 bulan roah atau bulan syakban yang bertepatan pada tanggal 29 Feburari sampai tanggal 1 Maret 2024,” kata Ketua Krama Adat Sasak Pujut, Lalu Agus Fathurahman.

Baca Juga :  Berhasil Serap PBB 100 Persen, Bupati Beri Penghargaan Kepada Dua Kadus Di Loteng

Wakil Bupati Lombok Tengah M Nursiah mengucapkan terimakasih atas terselenggaranya sangkep warige, karena banyak ilmu yang didapatkan dari budaya dan dari sistem penanggalan bau nyale.

“Dari keputusan ditetapkannya hari perayaan tradisi bau nyale ini, tentu sudah melewati jajak pendapat, diskusi dengan keilmuan yang tepat,” katanya.

Baca Juga :  Bupati Lombok Tengah MOU Dengan Unizar Terkait Beasiswa Kedokteran Jalur Tahfiz

Dengan adanya tradisi bau nyale ini, semua stakeholder mempunyai kewajiban untuk memelihara budaya dan sangat penting untuk menjaga alam.

“Pembangunan apapun namanya yang ada di Lombok Tengah saat ini, harus tetap menjaga kelestarian alam dan kelestarian air laut untuk berlangsungya ekosistem alam, supaya tradisi bau nyale bisa terus terlaksana,” paparnya.

Berita Terkait

Debut Mengaspal di Sirkuit Pertamina Mandalika, Valentino Rossi Pantau Pengembangan Pelumas Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy
Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy Kembali Perkuat Pembinaan Pembalap Muda  Indonesia di Mandalika
Komentator MotoGP Dari Belanda Guido Fenneman : Mencoba Sirkuit Mandalika. Bagus
Pemberhentian Ahli Gizi Disebabkan Akumulasi Masalah Kinerja, Bukan Semata-mata Karena Menu Ubi
MGPA Hadiri Peluncuran Monster Energy Yamaha MotoGP 2026 di Jakarta
RSUD Praya Perkuat Kerjasama Dengan FK Universitas Bumi Gora
InJourney Target Tekan Emisi 4.000 Ton CO2e di 2026, Perkuat Sektor Aviasi dan Pariwisata Berkelanjutan di Indonesia
Optimalkan Layanan Rujukan, Kadinkes Lombok Tengah Tinjau Fasilitas Rumah Singgah di Bali

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 12:32 WIB

Debut Mengaspal di Sirkuit Pertamina Mandalika, Valentino Rossi Pantau Pengembangan Pelumas Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy

Selasa, 27 Januari 2026 - 12:16 WIB

Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy Kembali Perkuat Pembinaan Pembalap Muda  Indonesia di Mandalika

Senin, 26 Januari 2026 - 11:39 WIB

Komentator MotoGP Dari Belanda Guido Fenneman : Mencoba Sirkuit Mandalika. Bagus

Jumat, 23 Januari 2026 - 21:32 WIB

Pemberhentian Ahli Gizi Disebabkan Akumulasi Masalah Kinerja, Bukan Semata-mata Karena Menu Ubi

Jumat, 23 Januari 2026 - 15:04 WIB

MGPA Hadiri Peluncuran Monster Energy Yamaha MotoGP 2026 di Jakarta

Berita Terbaru