Petani Desa Badrain Hadirkan Toko Bisnis Tani Untuk Suplay Kebutuhan Petani

- Jurnalis

Kamis, 25 Maret 2021 - 07:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Barat-Desa Badrain lounching toko bisnis pertanian yang akan menjadi pusat penjualan dan perdagangan produk pertanian mulai dari pupuk, pestisida dan Alsintan atau alat-alat pertanian Kamis (25/03).

Toko bisnis pertanian ini merupakan bentuk ikhtiar dari kelompok tani dan desa dibawah binaan dari UPT pertanian Narmada dan sejumlah lembaga yang konsen memberikan pembinaan kepada petani seperti program Power Indonesia, sygenta dan Mercy Corp Indonesia yang membantu petani menyediakan semua kebutuhan pertanian.

Kepala desa Badrain Romi Purwandi menegaskan pihaknya harus menggenjot sektor pertanian ini karena hanya sektor pertanian yang mampu bertahan di tengah sulitnya pandemi. Di tengah pupuk sulit dan kondisi yang sulit pemangku kebijakan dalam sektor pertanian ini mereka tidak hadir maka menjadi presedent buruk pemerintah tidak hadir dalam setiap kesulitan petani.

Baca Juga :  Wagub NTB Apresiasi Rekontruksi Pembangunan 14 Fasilitas Pendidikan dan Kesehatan UNDP-PETRA

” pertanian menjadi solusi memajukan ekonomi rakyat didesa” terang Romi

Kordinator PPL UPT Narmada, Milham menegaskan kita berupaya untuk meningkatkan produktifitas kelompok tani dalam setiap hasil pertaniannya, bersama dengan steakholder mampu berkembang terus untuk memajukan pertanian di Lombok Barat.

” kami mendorong semua kelompok tani harus maju dan produktif” jelas milham

milham juga menyebutkan, stok urea masih sangat tersedia hingga bulan Desember, bagi petani sesuai dengan kebutukan mereka, namun terkadang persoalannya ada di pengecer sehingga banyak pupuk yang tidak terdisteibusikan dengan baik ke petani.

” kami penyuluh ingatkan kepada pengecer jangan sampai bermain soal stok pupuk ini” terang milham

Baca Juga :  Event World Superbike, PDAM Tirta Ardhia Rinjani Lombok Tengah Mempromosikan Spot-spot Wisata Air

Ketua kelompok tapi Lingkok ketapang tidak pernah henti untuk mengenjot anggotanya untuk meningkatkan priduktifitas pertanian, dari segala jenis komoditi seperti padi, dan palawija. Pihaknya juga mengharuskan semua petani di desa setempat membeli produk di toko bisnis tani supaya semua tisak keluar dari lingkaran bisnis pertanian kelompok dan nanti yang menerima manfaatnya juga semua anggota kelompok tersebut.

” semua kebutuhan petani harus di suplay oleh toko bisnis petani ini supaya kembali manfaatnya ke meraka” ungkap Masnun

Acara ditutup dengan pemotongan vita tanda peresmian toko bisnis tani diikuti dengan pembagian sejumlah alat pertanian dan kelengkapan tani lainya.(Zx)

Berita Terkait

Debut Mengaspal di Sirkuit Pertamina Mandalika, Valentino Rossi Pantau Pengembangan Pelumas Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy
Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy Kembali Perkuat Pembinaan Pembalap Muda  Indonesia di Mandalika
Komentator MotoGP Dari Belanda Guido Fenneman : Mencoba Sirkuit Mandalika. Bagus
Pemberhentian Ahli Gizi Disebabkan Akumulasi Masalah Kinerja, Bukan Semata-mata Karena Menu Ubi
MGPA Hadiri Peluncuran Monster Energy Yamaha MotoGP 2026 di Jakarta
RSUD Praya Perkuat Kerjasama Dengan FK Universitas Bumi Gora
InJourney Target Tekan Emisi 4.000 Ton CO2e di 2026, Perkuat Sektor Aviasi dan Pariwisata Berkelanjutan di Indonesia
Optimalkan Layanan Rujukan, Kadinkes Lombok Tengah Tinjau Fasilitas Rumah Singgah di Bali

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 12:32 WIB

Debut Mengaspal di Sirkuit Pertamina Mandalika, Valentino Rossi Pantau Pengembangan Pelumas Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy

Selasa, 27 Januari 2026 - 12:16 WIB

Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy Kembali Perkuat Pembinaan Pembalap Muda  Indonesia di Mandalika

Senin, 26 Januari 2026 - 11:39 WIB

Komentator MotoGP Dari Belanda Guido Fenneman : Mencoba Sirkuit Mandalika. Bagus

Jumat, 23 Januari 2026 - 21:32 WIB

Pemberhentian Ahli Gizi Disebabkan Akumulasi Masalah Kinerja, Bukan Semata-mata Karena Menu Ubi

Jumat, 23 Januari 2026 - 15:04 WIB

MGPA Hadiri Peluncuran Monster Energy Yamaha MotoGP 2026 di Jakarta

Berita Terbaru