Tipe B, RSUD Tambah Dokter Spesialis , Saat Ini 35 Dokter Spesialis

- Jurnalis

Minggu, 27 April 2025 - 14:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Tengah, – RSUD Praya terus benahi sistim layaman kepada masyarakat. Sesuai moto “Beriuk Meriri” RSUD bersama masyarakat melakukan pembenahan disemua fungsi layanan baik sarana dan prasarana maupun petugas kesehatan seperti dokter umum dan spesialis.
Saat ini jumlah petugas kesehatan khususnya dokter spesialis bertambah menjadi 35 orang spesialis. Jumlah ini menurut Direktur RSUD Praya melalui Humas RSUD Praya dr. Yudha Permana mengatakan sudah ideal jika dilihat dari kebutuhan layanan di rumah sakit akan tetapi jika dilihat dari jumlah penduduk yang dilayani masih belum ideal.

“Sudah ideal dari jenis-jenis spesialis tapi belum ideal dari jumlah masing-masing spesialis mengingat rasio jumlah penduduk Lombok Tengah Misalnya dokter spesialis saraf setidaknya ada 3-4 orang tapi kita hanya ada 1 saat ini” ungkapnya
Saat ini kata Yudha untuk menunjang program KJSU yg dicanangkan Kemenkes RI dan juga untuk melengkapi pelayanan jiwa yang komprehensif masih kurang dan membutuhkan Dokter spesialis bedah urologi dan Dokter spesialis jiwa. “Saat ini sedang dalam pendidikan spesialis di UGM” ungkapnya

Baca Juga :  Awal Tahun 2022, Polres Loteng Ungkap Lima Kasus 3C Dan Amankan Tujuh Tersangka

Selain itu, RSUD juga berencana melanjutkan pendidikan dokter spesialis penyakit dalam untuk konsultan onkologi dan rencana melanjutkan pendidikan dokter spesialis bedah untuk konsultan onkologi
Didampingi itu juga ada rencana melanjutkan pendidikan dokter spesialis radiologi untuk konsultan onkologi

“ Dokter spesialis jantung sub intervensi sedang pendidikan di China” ujarnya
Sehingga kedepannya, jumlah dokter spesialis di RSUD Praya akan seimbang antara kenuru6 dokter spesialis dengam rasio masyarakat yang dilayani
“seeuai moto kita , maka apa yang kurang kita lengkapi dan yang lebih kita pertahankan atau bila perlu ditambah lagi sehingga masyarakat dapat dilayani dengan maksimal “ jelasnya.

Baca Juga :  MotoGP 2022, Momentum Tepat Bangkitkan UMKM Lokal NTB

Dia berharap dukungan dan pengertian dari masyarakat untuk perbaikan sistim layanan di RSUD Praya. “Kami sadar bahwa pelayanan maksimal kami belum memuaskan masyarakat namun percayalah bahwa kami terus melakukan pembenahan disegala sektor sehingga kedepan RSUD Praya akan menjadi kebanggaan masyarakat Lombok Tengah” tutupnya.

Berita Terkait

Debut Mengaspal di Sirkuit Pertamina Mandalika, Valentino Rossi Pantau Pengembangan Pelumas Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy
Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy Kembali Perkuat Pembinaan Pembalap Muda  Indonesia di Mandalika
Komentator MotoGP Dari Belanda Guido Fenneman : Mencoba Sirkuit Mandalika. Bagus
Pemberhentian Ahli Gizi Disebabkan Akumulasi Masalah Kinerja, Bukan Semata-mata Karena Menu Ubi
MGPA Hadiri Peluncuran Monster Energy Yamaha MotoGP 2026 di Jakarta
RSUD Praya Perkuat Kerjasama Dengan FK Universitas Bumi Gora
InJourney Target Tekan Emisi 4.000 Ton CO2e di 2026, Perkuat Sektor Aviasi dan Pariwisata Berkelanjutan di Indonesia
Optimalkan Layanan Rujukan, Kadinkes Lombok Tengah Tinjau Fasilitas Rumah Singgah di Bali

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 12:32 WIB

Debut Mengaspal di Sirkuit Pertamina Mandalika, Valentino Rossi Pantau Pengembangan Pelumas Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy

Selasa, 27 Januari 2026 - 12:16 WIB

Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy Kembali Perkuat Pembinaan Pembalap Muda  Indonesia di Mandalika

Senin, 26 Januari 2026 - 11:39 WIB

Komentator MotoGP Dari Belanda Guido Fenneman : Mencoba Sirkuit Mandalika. Bagus

Jumat, 23 Januari 2026 - 21:32 WIB

Pemberhentian Ahli Gizi Disebabkan Akumulasi Masalah Kinerja, Bukan Semata-mata Karena Menu Ubi

Jumat, 23 Januari 2026 - 15:04 WIB

MGPA Hadiri Peluncuran Monster Energy Yamaha MotoGP 2026 di Jakarta

Berita Terbaru