584.407 Sertifikat Tanah Diserahkan Presiden Jokowi

- Jurnalis

Selasa, 5 Januari 2021 - 12:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mataram – Penyerahan sertifikat secara virtual kembali dilaksanakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara serentak kepada 26 provinsi dan 273 Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia, langsung dari Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (5/1/2021).

Sertifikat tanah yang diserahkan Presiden Jokowi sebanyak 584.407 sertifikat. Di NTB, penyerahan sertikat tanah secara virtual ini juga dilakukan dan dipusatkan di Lombok Astoria Hotel dan dihadiri langsung Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, bersama jajaran Kanwil BPN/ATR NTB.

Lebih lanjut orang nomor satu di negeri ini mengungkapkan, penyerahan sertifikat tanah ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah guna mempercepat penyertifikatan tanah di seluruh Indonesia.

Baca Juga :  Sebanyak 108 orang Tim Security Guard ITDC Mengikuti Pelatihan Hospitality  

 

Bagi Presiden, penyerahan sertifikat tanah tentu akan memberikan kepastian hukum hak atas tanah kepada pemiliknya.

Dihadapan seluruh masyarakat penerima sertifikat ini Presiden menjelaskan, target penyertifikatan tanah pada tahun 2020 sebanyak 11 juta bidang. Namun, hanya dapat terealisasi sebanyak 6,8 juta.

Meski demikian mantan Gubernur DKI Jakarta ini mengaku capaian penyertifikatan tanah dalam setahun tersebut sudah bagus meski dalam kondisi Covid-19.

Presiden yang saat itu didampingi Wakil Presiden, KH Makruf Amin dan Kepala BPN/ATR Sofyan Djalil seringkali mendengar bahwa konflik pertanahan selalu terjadi ketika ia berkunjung ke daerah-daerah di Indonesia bahkan masalahnya pun selesai hingga ke pengadilan.

Baca Juga :  Diumurnya ke-6, Poltekpar Lombok Terus Melangkah Maju. Tahun Ini, Dua Prodi Baru dan Prodi S2 Dibuka

“Oleh karena itu, saya berpesan kepada para penerima sertifikat tanah agar menjaganya dengan baik,” pesan Jokowi.

Presiden juga mengingatkan, agar sertifikat tanah yang diterima masyarakat hendaknya disimpan baik-baik dan dipoto copy. Jadi kalau hilang masih ada foto copynya agar cepat diurus,” tutup mantan Walikota Solo ini.(red)

Berita Terkait

Tawarkan Pengalaman Unik bagi Penonton,  ITDC Hadirkan Camping Ground Pertama di Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026
Rumah Adat Sade Terbakar, Kodim 1620/Loteng Turun Langsung Bantu Warga kebakaran
Kapolresta Loteng Dampingi Kapolda NTB Tinjau Langsung Kebakaran Dusun Sade di Pujut
MGPA dan Gekrafs NTB Perkuat Kolaborasi Official Merchandise MotoGP 2026, Dorong UMKM Lokal Mendunia
Diskominfo Lombok Tengah Perkuat Sinergi dengan BSSN dalam Pengamanan Ruang Siber
Pilkades Serentak 2026, Pengadaan Logistik Kini Dikelola Panitia Desa
Meriah dan Penuh Keakraban, Kecamatan Pringgarata Gelar Gala Dinner Pembubaran Panitia dan Pelepasan Anggota Paskibraka HUT RI ke-81
Pemkab Lombok Tengah Targetkan Kemiskinan Turun Jadi 10,30 Persen pada 2026

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 13:18 WIB

Tawarkan Pengalaman Unik bagi Penonton,  ITDC Hadirkan Camping Ground Pertama di Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:41 WIB

Rumah Adat Sade Terbakar, Kodim 1620/Loteng Turun Langsung Bantu Warga kebakaran

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:38 WIB

Kapolresta Loteng Dampingi Kapolda NTB Tinjau Langsung Kebakaran Dusun Sade di Pujut

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 10:57 WIB

MGPA dan Gekrafs NTB Perkuat Kolaborasi Official Merchandise MotoGP 2026, Dorong UMKM Lokal Mendunia

Kamis, 20 Agustus 2026 - 09:44 WIB

Diskominfo Lombok Tengah Perkuat Sinergi dengan BSSN dalam Pengamanan Ruang Siber

Berita Terbaru