RSUD Kota Bima Belajar Soal SIM RS di RSUD Praya

- Jurnalis

Kamis, 30 November 2023 - 07:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Tengah, – Rumah Sakit Umum Daerah Praya kini sudah menjadi rumah sakit rujukan bagi transpormasi informasi pelayanan kesehatan, buktinya sejumlah Rumah Sakit di Luar Lombok melakukan studi tiru di Rumah Sakit kebanggaan masyarakat Lombok Tenga. Salah satu rumah sakit yang melakukan studi tiru ke RSUD Praya adalah RSUD Kota Bima.

Kedatangan manajemen RSUD Kota Bima untuk melakukan studi banding tentang Sistim Informasi Manajemen Rumah Sakit ( SIM RS).

Kedatangan rombongan Rumah Sakit Umum Kota Bima dipimpin Kabid Pelayanan Kesehatan RSUD Bima. Ikut pula Kasubbag TU bersama jajarannya.

Kabid Pelayanan RSUD Praya H.L. Najemul Erfan mengatakan selama ini pihak Rumah Sakit Umum Daerah Praya menerapkan sistim manajemen rumah sakit yakni KHANZA. Sistem ini sudah berlangsung sejak 2019 lalu, sementara dirumah sakit kota Bima belum ada, “mereka ingin belajar soal penerapan aplikasi yang digunakan oleh kita” jelasnya.

Baca Juga :  Ada Perbup Bagi Penghuni Asrama Mahasiswa Di Luar Daerah

Kelebihanbya sistim open source yang tidak berbayar, aplikasi bisa dikembangkan oleh komunitas dan lebih dari 1000 rumah sakit di Indonesia menggunakan itu. Banyak pendor pendor yang menawarkan tetapi kalau ada yang geratis betapa tidak.
Kelebihan lain dari Aplikasi Khanza Adalah Aplikasi Open Source dan terintegrasi secara keseluruhan., Aplikasi ini, Kedua, Bahasa program aplikasi yang mudah di pahami, Ketiga, .Modul aplikasi yang lengkap, ke empat, .Pengembangan sudah mencakup Antrian Online dan Rekam Medik Elektronik.ke lima, Aplikasi sudah bridging dengan eKTP, BJPS, Kementerian Kesehatan.ke enam Komunitas yang tersebar luas, “jadi apabila ada pengembangan di salah satu RS pengguna Khanza, kita dapat memakai pengembangan tersebut dan menyesuaikandengan kebutuhan RS” ujarnya

Baca Juga :  Dua Periode Memimpin "KODRAT" Ahmad Rusni Diapresiasi

Selain itu, Rumah Sakit bisa mengembangkan modul modul sesuai dengan kebutuhan RS dan ke delapan Seap tahun di adakan pelahan terkait aplikasi Khanza serta Tim Pendamping khanza, ada yang bertugas di Dinas Kesehatan.

Erfan menambahkan selain kelebihannya, aplikasi ini juga memiliki sisi lemahnya diantara
Perlu adanya penambahan tenaga SDM Programer, Aplikasi utama ini juga masih berbasis desktop, tetapi aplikasi sudah open source

“Ini artinya bahwa orang luar sudah mengakui jika RSUD Praya memiliki sistim layanan yang lebih baik dari daerah lain dan ini akan terus kita tingkatkan” tutupnya.

Berita Terkait

DPRD Kaji Usulan Pemda Soal Penyertaan Modal ke PDAM
ITDC Gandeng Masyarakat Benoa Kelola Sampah Organik Jadi Eco Enzyme
Kepala BPJPH Babe Haikal Dijadwalkan Resmikan Ruang Kelas Baru di SD 2 Singgar Penjalin
Pemkab Lombok Tengah Raih Opini WTP Ke-14 Secara Berturut-turut
Investasi KEK Mandalika Tembus Rp6 Triliun, Serap 26 Ribu Tenaga Kerja
Golo Mori Sunset Run 2026 Siap Digelar, Tiket Mulai Dipasarkan
Kunjungan Wisata KEK Mandalika Melonjak, Tembus 285 Ribu Pengunjung hingga April 2026
ITDC Raih Penghargaan Tertinggi “Sapphire” pada Indonesia Regulatory Compliance Awards 2026

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 11:50 WIB

DPRD Kaji Usulan Pemda Soal Penyertaan Modal ke PDAM

Senin, 1 Juni 2026 - 21:19 WIB

ITDC Gandeng Masyarakat Benoa Kelola Sampah Organik Jadi Eco Enzyme

Senin, 1 Juni 2026 - 20:20 WIB

Kepala BPJPH Babe Haikal Dijadwalkan Resmikan Ruang Kelas Baru di SD 2 Singgar Penjalin

Selasa, 26 Mei 2026 - 01:21 WIB

Pemkab Lombok Tengah Raih Opini WTP Ke-14 Secara Berturut-turut

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:34 WIB

Investasi KEK Mandalika Tembus Rp6 Triliun, Serap 26 Ribu Tenaga Kerja

Berita Terbaru

News

DPRD Kaji Usulan Pemda Soal Penyertaan Modal ke PDAM

Selasa, 2 Jun 2026 - 11:50 WIB