KEK Mandalika Tawarkan Insentif Fiskal Kompetitif dan Infrastruktur Terintegrasi untuk Percepat Realisasi Investasi Strategis

- Jurnalis

Selasa, 31 Maret 2026 - 08:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Tengah – Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika yang dikelola oleh InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) terus memperkuat posisinya sebagai destinasi pariwisata berkelas dunia melalui kombinasi insentif fiskal yang kompetitif, kemudahan non-fiskal, serta dukungan infrastruktur kawasan yang terintegrasi. Hal ini menjadikan KEK Mandalika sebagai salah satu kawasan dengan kesiapan investasi paling komprehensif di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia.

KEK Mandalika menawarkan berbagai insentif fiskal yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi dan kepastian investasi, antara lain fasilitas Tax Holiday untuk kegiatan usaha utama, serta skema pengurangan pajak setelah periode insentif berakhir. Selain itu, tersedia pula skema Tax Allowance berupa pengurangan penghasilan kena pajak dari nilai investasi, percepatan depresiasi dan amortisasi, serta pengaturan tarif pajak dividen bagi investor asing.

Dari sisi perpajakan tidak langsung, investor juga memperoleh berbagai kemudahan seperti pembebasan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) atas impor barang modal dan barang kena pajak tertentu, pembebasan bea masuk, serta pembebasan pajak penjualan atas barang mewah untuk properti di kawasan KEK.

Direktur Komersial dan Marketing ITDC, Febrina Mediana, menyampaikan bahwa KEK Mandalika tidak hanya menawarkan insentif, tetapi menghadirkan ekosistem investasi yang siap dieksekusi. “Kami membangun KEK Mandalika sebagai investment-ready ecosystem, di mana insentif fiskal yang kompetitif berpadu dengan kesiapan infrastruktur, kepastian regulasi, serta demand yang terus bertumbuh. Hal ini memberikan confidence bagi investor untuk masuk lebih cepat, lebih efisien, dan mengembangkan bisnis secara berkelanjutan di kawasan.” ujarnya.

Baca Juga :  Pakta Integritas Seleksi Penerimaan Polri, Kapolda NTB Harap Proses Rekrutmen “Clean and Clear”

Tidak hanya dari sisi fiskal, KEK Mandalika juga memberikan berbagai kemudahan non-fiskal yang mempercepat proses investasi, termasuk pelayanan perizinan terpadu satu pintu, kemudahan perizinan tenaga kerja asing, serta kepastian hukum melalui hak atas tanah yang bankable dengan jangka waktu hingga 80 tahun.
Pengembangan kawasan KEK Mandalika dilakukan melalui masterplan terintegrasi yang terbagi ke dalam sejumlah zona strategis, antara lain Circuit District, Kuta District, serta area pengembangan berbasis lifestyle and leisure.

Beberapa kawasan unggulan yang ditawarkan meliputi Golf Resort Community seluas 298 hektar, Tanjung Aan Premium Serenity District seluas 146 hektar yang dirancang untuk pengembangan hotel berstandar internasional, serta Eastern Adventure District seluas sekitar 164 hektar yang membuka peluang investasi pada sektor hospitality, entertainment, dan lifestyle destination. Dalam pengembangannya, KEK Mandalika juga mengedepankan prinsip keberlanjutan lingkungan melalui alokasi ruang terbuka hijau sekitar 30%, termasuk kawasan mangrove di sisi timur seluas 45 hektar.

Baca Juga :  Pemerintah Lakukan Upaya Jemput Bola Rampungkan Vaksinasi Lansia

Dari sisi kinerja, KEK Mandalika menunjukkan traction pasar yang kuat. Sepanjang tahun 2025, jumlah kunjungan wisatawan mencapai lebih dari 1,4 juta orang dengan tingkat okupansi rata-rata sekitar 55%. Tingkat hunian meningkat signifikan hingga 90%–100% pada periode penyelenggaraan MotoGP, mencerminkan tingginya daya tarik kawasan bagi wisatawan domestik maupun internasional.

Penyelenggaraan berbagai event internasional seperti GT World Challenge Asia dan Asia Road Racing Championship (ARRC), yang didukung oleh keberadaan Sirkuit Mandalika sebagai katalis utama, semakin memperkuat posisi kawasan sebagai destinasi sportstainment tourism kelas dunia sekaligus mendorong multiplier effect terhadap sektor pariwisata dan ekonomi kawasan.

Dengan dukungan kebijakan pemerintah, kesiapan kawasan, serta pertumbuhan aktivitas pariwisata yang konsisten, KEK Mandalika semakin mempertegas perannya sebagai Indonesia’s Premier Sportstainment Destination.

Berita Terkait

Reses, L. Abdusahid dan Kades Kelebuh Terpilih Dengarkan Keluh Kesah Warga
ITDC Apresiasi Peran Media NTB dalam Memperluas Gaung Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026
BIZAM Perkuat Dukungan Pemenuhan Gizi Balita Dan Ibu Hamil Melalui Program Pangan Berdaya
Raup 2.279 Suara, Arif Rahman Hakim Resmi Menangkan Pilkades Pringgarata
Lampaui Target, Kesuksesan MotoGP Mandalika 2026 Hasilkan Multiplier Effect Rp5,2 Triliun
Isi Kampanye Terbuka, Calon Kades Pringgarata Arif Rahman Santuni Anak Yatim dan Lansia
Kemenhaj Dan DPR RI Komisi VIII Sosialisasikan Regulasi Penyelenggaraan Ibadah Haji
Festival Budaya Pringgarata Dirangkaikan Deklarasi Pilkades Damai dan HUT Loteng

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 17:44 WIB

Reses, L. Abdusahid dan Kades Kelebuh Terpilih Dengarkan Keluh Kesah Warga

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:39 WIB

ITDC Apresiasi Peran Media NTB dalam Memperluas Gaung Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:38 WIB

BIZAM Perkuat Dukungan Pemenuhan Gizi Balita Dan Ibu Hamil Melalui Program Pangan Berdaya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Raup 2.279 Suara, Arif Rahman Hakim Resmi Menangkan Pilkades Pringgarata

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:58 WIB

Lampaui Target, Kesuksesan MotoGP Mandalika 2026 Hasilkan Multiplier Effect Rp5,2 Triliun

Berita Terbaru