Progres SPAM Pantai Selatan Makin Mengembirakan

- Jurnalis

Rabu, 7 Februari 2024 - 11:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LOMBOK TIMUR – Mega proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Pantai Selatan Lombok Timur (Lotim), terus menunjukkan progres yang menggembirakan. Sekarang ini selain sedang menyelesaikan pembangunan dua instalasi pemurnian air di Kotaraja, juga menyelesaikan fisik di sumber air Tibu Krodet Desa Lendang Nangka Utara Kecamatan Masbagik Lombok Timur.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Lombok Timur, Ahmad Dewanto Hadi, saat di konfirmasi melalui selulernya (23/2/2024) menjelaskan, pengukuran, penggalian hingga pemasangan siku-siku batas lokasi pengambilan air Tibu Krodet, yang sepenuhnya menggunakan tenaga lokal menunjukkan progress yang baik, setelah masyarakat memahami manfaat program yang merupakan kepentingan Nasional untuk kesejahteraan masyarakat.

Pekerjaan fisik dari Tibu Krodet sampai Intalasi Pengelolaan Air (IPA), selain menggunakan tenaga lokal, juga menggunakan tenaga ahli. Tenaga lokal yang melansir pipa dan sebagainya. Sedangkan pekerjaan yang sifatnya teknis, dikerjakan oleh tenaga yang sifatnya membutuhkan keahlian, yang tak bisa dikerjakan oleh tenaga lokal.

“Alhamdulillah sejauh ini tidak lagi ada kendala. Legal formal pekerjaan ada, karena pengambilan air permukaan dilakukan tidak sembarangan, ada SK dari direktorat air minum Kementerian PUPR,”jelasnya.

Baca Juga :  Inspektorat Lombok Tengah Gelar Pengawasan Desa dan Kelurahan, 71 Desa/Kelurahan Terima Penghargaan

“Progress pekerjaan dari IPA Kotaraja sampai Tibu Krodet sekitar 40 sampai 50 persen. Saya belum melihat data real progressnya,”sambung Dewanto.

Bicara penyelesaian IPA Kotaraja, memang reservoar telah selesai dibangun. Tinggal penyelesaian dua unit instalasi pemurnian air yang masing-masing berkapasitas 50 liter per detik, dalam kurun waktu hingga 10 tahun sampai 15 tahun ke depan. Dua intalasi pemurnian air itu, untuk mengantisipasi kebutuhan dan bisa dimanfaatkan masyarakat dimasa mendatang.

“Direktur Air Minum Kementerian PUPR, kemarin (21/2) lalu sudah turun melihat progres pekerjaan pembangunan SPAM Pantai Selatan ini,”ketusnya.

Kaitan dengan pemasangan pipa jaringan distribusi air dari Kotaraja sampai Reservoar di Desa Pemongkong dan Gunung Malang Desa Ekas Buana Kecamatan Jerowaru, ditegaskan telah selesai 100 persen.

“Pekerjaan proyek SPAM Pantai Selatan ini, dua paket. Pekerjaan jaringan distribusi air dari IPA Kotaraja sampai Ekas Buana nilainya Rp 70 miliar. Sedangkan paket pekerjaan dari IPA Kotaraja sampai Tibu Krodet Rp 50 miliar,”lugasnya.

Baca Juga :  HBK Serahkan Beasiswa untuk Puluhan Mahasiswa Undikma Berprestasi

Lebih jauh diungkapkan Dewanto, selama pekerjaan berlangsung kendati musim hujan, menurutnya tidak menjadi kendala. Pekerjaan di musim hujan tetap berjalan normal. “Insya Allah, sesuai perencanaan kami, pekerjaan bisa rampung di bulan April mendatang,”imbuhnya.

Terpisah, Kepala Desa Lendang Nangka Utara, Muhammad Tahir, mengatakan, sebagai pemerintah Desa tetap mendukung program pemerintah untuk dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya demi kepentingan masyarakat. Diakuinya memang sempat ada penolakan warga lantaran belum memahami program secara utuh. Namun setelah mendapat sosialisasi dan lainnya, kini secara perlahan masyarakat setempat memahami tujuan pemerintah tersebut.

“Pemerintah sudah ada perjanjian dengan masyarakat, kalau musim panas atau musim kemarau, akan dilakukan penyesuaian manakala masyarakat di hulu membutuhkan air,”pungkasnya singkat.

Untuk diketahui, mega Proyek SPAM Pantai Selatan merupakan proyek Kementerian PUPR bersama Word Bank dengan anggaran Rp 120 miliar. Pekerjaan tersebut, harus selesai di Bulan April mendatang, dengan harapan manfaat dari mega proyek itu segera dirasakan masyarakat Lotim, dari bagian utara hingga bagian selatan dengan ribuan Sambungan Rumah (SR)

Berita Terkait

Tawarkan Pengalaman Unik bagi Penonton,  ITDC Hadirkan Camping Ground Pertama di Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026
Rumah Adat Sade Terbakar, Kodim 1620/Loteng Turun Langsung Bantu Warga kebakaran
Kapolresta Loteng Dampingi Kapolda NTB Tinjau Langsung Kebakaran Dusun Sade di Pujut
MGPA dan Gekrafs NTB Perkuat Kolaborasi Official Merchandise MotoGP 2026, Dorong UMKM Lokal Mendunia
Diskominfo Lombok Tengah Perkuat Sinergi dengan BSSN dalam Pengamanan Ruang Siber
Pilkades Serentak 2026, Pengadaan Logistik Kini Dikelola Panitia Desa
Meriah dan Penuh Keakraban, Kecamatan Pringgarata Gelar Gala Dinner Pembubaran Panitia dan Pelepasan Anggota Paskibraka HUT RI ke-81
Pemkab Lombok Tengah Targetkan Kemiskinan Turun Jadi 10,30 Persen pada 2026

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 13:18 WIB

Tawarkan Pengalaman Unik bagi Penonton,  ITDC Hadirkan Camping Ground Pertama di Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:41 WIB

Rumah Adat Sade Terbakar, Kodim 1620/Loteng Turun Langsung Bantu Warga kebakaran

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:38 WIB

Kapolresta Loteng Dampingi Kapolda NTB Tinjau Langsung Kebakaran Dusun Sade di Pujut

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 10:57 WIB

MGPA dan Gekrafs NTB Perkuat Kolaborasi Official Merchandise MotoGP 2026, Dorong UMKM Lokal Mendunia

Kamis, 20 Agustus 2026 - 09:44 WIB

Diskominfo Lombok Tengah Perkuat Sinergi dengan BSSN dalam Pengamanan Ruang Siber

Berita Terbaru