Pemkab Loteng Sukses Tekan Kemiskinan Ekstrem dan Genjot Pertumbuhan Ekonomi

- Jurnalis

Selasa, 8 Oktober 2024 - 15:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekertaris Daerah Kabupaten Lombok Tengah H. Lalu Firman Wijaya, ST., MT.,

Lombok Tengah – Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Tengah, H. Lalu Firman Wijaya, ST., MT., memaparkan bahwa Pemerintah Kabupaten Lombok di bawah kepemimpinan Bupati H. Lalu Pathul Bahri dan Wakil Bupati M. M. Nursiah, mencatatkan pencapaian signifikan. Dalam kurun waktu 2021 hingga 2024, sejumlah indikator makro ekonomi menunjukkan tren positif, mulai dari penurunan angka kemiskinan hingga peningkatan laju pertumbuhan ekonomi.

Salah satu capaian penting adalah peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), yang melonjak dari 66,72 pada 2021 menjadi 70,41 pada 2023. Lonjakan 3,69 poin ini terbilang signifikan jika dibandingkan dengan lima tahun sebelumnya yang hanya meningkat 3,21 poin. Hal ini mencerminkan efektivitas kebijakan di bidang pendidikan, kesehatan, serta perekonomian yang diusung pemerintah daerah.

”Peningkatan ini juga menunjukkan bahwa kita pada jalur yang tepat. Namun perjuangan belum selesai, kita harus terus bekerjasama guna menciptakan masa depan yang lebih baik” kata Sekda Loteng, H. Lalu Firman Wijaya, Selasa (8/10/2024).

Baca Juga :  Polres Lombok barat bubarkan Acara Musik di batulayar

Tidak hanya itu, pemerintah Lombok Tengah juga berhasil menekan angka kemiskinan. Selama tiga tahun terakhir, angka kemiskinan turun 1,37%, sementara kemiskinan ekstrem mencatatkan penurunan drastis dari 3,40% menjadi 0,72%. Dengan pencapaian ini, Lombok Tengah kini memiliki angka kemiskinan ekstrem terendah di Nusa Tenggara Barat.

“Penurunan angka kemiskinan ini menjadi bukti bahwa upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat mulai membuahkan hasil. Akses masyarakat terhadap pendidikan dan kesehatan semakin luas, serta program perlindungan sosial berjalan lebih efektif,” ujar H. L. Firman Wijaya.

Sementara itu, di sektor ekonomi, Lombok Tengah menunjukkan pemulihan yang solid pascapandemi COVID-19. Pada 2023, laju pertumbuhan ekonomi mencapai 5,77%, naik dari 3,55% pada 2022. Pertumbuhan ini menjadi yang tertinggi di Provinsi NTB, didorong oleh peningkatan sektor pariwisata, pertanian, dan pembangunan infrastruktur.

Baca Juga :  PBNW dan Kajati Siap Bersinergi Sosialisasikan Soal Kepatuhan Hukum

Penurunan angka pengangguran juga menjadi bukti suksesnya strategi pemulihan ekonomi. Angka pengangguran terbuka berhasil ditekan dari 3,02% pada 2022 menjadi 2,78% pada 2023. Penurunan angka pengangguran ini didorong oleh program padat karya, dukungan terhadap UMKM, serta peningkatan kompetensi tenaga kerja.

Sejalan dengan itu, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita Lombok Tengah juga menunjukkan peningkatan, dari Rp 11,47 juta pada 2021 menjadi Rp 12,10 juta pada 2023. Peningkatan ini mencerminkan bahwa kesejahteraan masyarakat semakin membaik.

”Dengan berbagai pencapaian ini, Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah berada di jalur yang tepat dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Kami optimis, Insyaallah pembangunan yang telah dirintis akan terus berlanjut, dan semakin baik” tutup Sekda Loteng H. L. Firman Wijaya.

Berita Terkait

Tawarkan Pengalaman Unik bagi Penonton,  ITDC Hadirkan Camping Ground Pertama di Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026
Rumah Adat Sade Terbakar, Kodim 1620/Loteng Turun Langsung Bantu Warga kebakaran
Kapolresta Loteng Dampingi Kapolda NTB Tinjau Langsung Kebakaran Dusun Sade di Pujut
MGPA dan Gekrafs NTB Perkuat Kolaborasi Official Merchandise MotoGP 2026, Dorong UMKM Lokal Mendunia
Diskominfo Lombok Tengah Perkuat Sinergi dengan BSSN dalam Pengamanan Ruang Siber
Pilkades Serentak 2026, Pengadaan Logistik Kini Dikelola Panitia Desa
Meriah dan Penuh Keakraban, Kecamatan Pringgarata Gelar Gala Dinner Pembubaran Panitia dan Pelepasan Anggota Paskibraka HUT RI ke-81
Pemkab Lombok Tengah Targetkan Kemiskinan Turun Jadi 10,30 Persen pada 2026

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 13:18 WIB

Tawarkan Pengalaman Unik bagi Penonton,  ITDC Hadirkan Camping Ground Pertama di Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:41 WIB

Rumah Adat Sade Terbakar, Kodim 1620/Loteng Turun Langsung Bantu Warga kebakaran

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:38 WIB

Kapolresta Loteng Dampingi Kapolda NTB Tinjau Langsung Kebakaran Dusun Sade di Pujut

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 10:57 WIB

MGPA dan Gekrafs NTB Perkuat Kolaborasi Official Merchandise MotoGP 2026, Dorong UMKM Lokal Mendunia

Kamis, 20 Agustus 2026 - 09:44 WIB

Diskominfo Lombok Tengah Perkuat Sinergi dengan BSSN dalam Pengamanan Ruang Siber

Berita Terbaru