Dinas Sosial Lombok Tengah Mulai Persiapan Data Siswa Program Sekolah Rakyat

- Jurnalis

Senin, 14 April 2025 - 07:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Tengah – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Lombok Tengah menugaskan 236 orang pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) untuk ground check Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Ini tujuan untuk memverifikasi ulang data keluarga penerima PKH sekaligus persiapan data siswa program Sekolah Rakyat yang akan dibangun di Desa Taman Indah, Kecamatan Pringgarata.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Lombok Tengah, Masnun mengatakan, saat ini pihaknya telah menurunkan petugas dari pendamping PKH di semua desa dan kelurahan di Lombok Tengah untuk melakukan ground check Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

“Jadi kita mengecek rumah tangga itu apakah masih hidup, masih menjadi penduduk Lombok Tengah dan apakah masih layak masuk data itu atau tidak, jadi ini dalam proses verifikasi,” terangnya.

Proses ground check atau verifikasi data PKH ini akan berjalan sampai akhir bulan ini. Sejauh ini proses verifikasi ini baru mencapai 25 persen. Diketahui siswa yang akan belajar di Sekolah Rakyat diambil dari anak-anak dalam keluarga yang terdaftar dalam Desil 1 Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) sebanyak 136.920 kepala keluarga yang nantinya akan dimasukkan dalam DTSEN.

Baca Juga :  PKB Lobar Solid Dukung Muhaimin Iskandar Pimpin Kembali DPP

“Saat ini ground check telah berjalan sekitar 25 persen atau sekitar 88.897 jiwa yang harus diverifikasi di lapangan setiap kecamatan,” ungkapnya.

Sementara itu pada tahun ini, sembari menunggu rampungnya ground check tersebut, Kementerian Sosial akan membangun dahulu infrastruktur Sekolah Rakyat di atas lahan seluas 10 hektare di Kecamatan Pringgarata dan rencananya akan mulai dibangun pada Agustus mendatang.

“Saat ini masih masuk ke persiapan infrastrukturnya, karena kita akan masuk ke tahap kedua artinya mulai buka tahun ajaran 2026, jadi info terbaru kita terima surat dari Kementerian Sosial untuk pinjam pakai lahan ini kepada pemerintah daerah,” ujarnya.

Baca Juga :  Bagaimana optimasi membantu mengatasi tantangan efisiensi data center

Sementara itu nantinya terkait jenjang pendidikan yang akan dibuka, pihaknya masih akan melihat data yang masuk nanti. sedangkan terkait kurikulum yang diajarkan selain kurikulum umum juga ada tambahan pendidikan karakter seperti keagamaan, olahraga dan wawasan kebangsaan.

Jika nanti dari siswa-siswi yang belajar di sekolah tersebut memiliki prestasi secara akademik yang memuaskan, mereka akan mendapat beasiswa di perguruan tinggi ternama bahkan di luar negeri atau bisa juga melanjutkan pendidikan sebagai anggota militer melalui beasiswa di Universitas Pertahanan.

“Sekolah Rakyat ini modelnya berasrama dan biaya gratis. Jadi dia tidak boleh pulang termasuk guru-gurunya. Nanti mulai diberi makan, pakaian semua ditanggung tetapi khusus dari anak keluarga miskin dan katanya sih sesuai dengan undang-undang yang menyatakan fakir miskin dan anak terlantar dipelihara negara,” pungkasnya.

 

Berita Terkait

Tawarkan Pengalaman Unik bagi Penonton,  ITDC Hadirkan Camping Ground Pertama di Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026
Rumah Adat Sade Terbakar, Kodim 1620/Loteng Turun Langsung Bantu Warga kebakaran
Kapolresta Loteng Dampingi Kapolda NTB Tinjau Langsung Kebakaran Dusun Sade di Pujut
MGPA dan Gekrafs NTB Perkuat Kolaborasi Official Merchandise MotoGP 2026, Dorong UMKM Lokal Mendunia
Diskominfo Lombok Tengah Perkuat Sinergi dengan BSSN dalam Pengamanan Ruang Siber
Pilkades Serentak 2026, Pengadaan Logistik Kini Dikelola Panitia Desa
Meriah dan Penuh Keakraban, Kecamatan Pringgarata Gelar Gala Dinner Pembubaran Panitia dan Pelepasan Anggota Paskibraka HUT RI ke-81
Pemkab Lombok Tengah Targetkan Kemiskinan Turun Jadi 10,30 Persen pada 2026

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 13:18 WIB

Tawarkan Pengalaman Unik bagi Penonton,  ITDC Hadirkan Camping Ground Pertama di Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:41 WIB

Rumah Adat Sade Terbakar, Kodim 1620/Loteng Turun Langsung Bantu Warga kebakaran

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:38 WIB

Kapolresta Loteng Dampingi Kapolda NTB Tinjau Langsung Kebakaran Dusun Sade di Pujut

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 10:57 WIB

MGPA dan Gekrafs NTB Perkuat Kolaborasi Official Merchandise MotoGP 2026, Dorong UMKM Lokal Mendunia

Kamis, 20 Agustus 2026 - 09:44 WIB

Diskominfo Lombok Tengah Perkuat Sinergi dengan BSSN dalam Pengamanan Ruang Siber

Berita Terbaru