Kapolresta Acungkan Jempol dan Bangga Disuntik Vaksin Covid-19

- Jurnalis

Kamis, 14 Januari 2021 - 07:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mataram – Kapolresta Mataram, Kombes Pol Heri Wahyudi bangga dengan mendapat kesempatan sebagai penerima Vaksin Covid-19. Pernyataan itu dia lontarkan sesaat setelah disuntikkan vaksin Sinovac bersama pejabat dan Forkopimda Kota Mataram, bertempat di Aula Pendopo Wali Kota Mataram, Kamis (14/01/2021). ‘’ Tentu saya bangga dengan kesempatan ini dan menerima Vaksin Covid-19,’’ ungkap Kapolresta Mataram, Kombes Pol Heri Wahyudi.
Kapolresta menerima vaksin perdana bersama Forkopimda saat pencanganan Vaksinasi Covid-19 lingkup Kota Mataram. Kapolresta mendapat suntikan vaksin setelah didahului oleh sejumlah pejabat Kota Mataram. Sebelum menerima vaksin, Kapolresta dan penerima vaksin yang lain. Terlebih dahulu mengikuti proses pemeriksaan kesehatan oleh tim medis Dinas Kesehatan Kota Mataram. Mulai dari pemeriksaan tekanan darah hingga pengecekan suhu tubuh. Setelah itu, Kapolresta Mataram disuntikkan vaksin dilengan sebelah kiri. Kombes Pol Heri Wahyudi dengan senyuman mengembang sambil mengacungkan jempol saat disuntikkan Vaksin Covid-19. ‘’ Alhamdulillah ini sudah selesai ya rekan-rekan semuanya,’’ bebernya.
Bersama penerima vaksin lainnya. Setelah menerima vaksin. Kapolresta menunggu 30 menit untuk menantikan ada tidaknya reaksi pasca vaksin disuntikkan. Tidak ada gangguan yang dirasakan setelah menunggu 30 menit. Kapolresta mengaku dalam keadaan sehat. ‘’ Sehat-sehat saja saya,’’ tuturnya.
Kapolresta lalu mengimbau masyarakat untuk tidak khawatir menerima vaksin Covid-19. Vaksin penting dilakukan sebagai upaya pencegahan Covid-19. ‘’ Jangan khawatir dengan vaksin. Pemerintah kan tentunya tidak sembarangan dengan vaksin ini,’’ imbaunya.
Masyarakat juga diajak untuk bersedia dan tidak menolak divaksin. Dampak atau efek samping Covid-19 menurutnya hanya disampaikan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab. ‘’ Yang jelas itu hanya berita hoax. Itu juga tidak bisa dipertanggungjawabkan. Kita mengimbau tidak perlu khawatir divaksin. Tapi saya tegaskan, setelah divaksin terus kita lengah. Protokol kesehatan harus tetap kita laksanakan,’’ harapnya.(red)

Baca Juga :  Wagub : PR Kita Bersama untuk Melindungi Seluruh Tenaga Kerja di NTB

Berita Terkait

DPRD Kaji Usulan Pemda Soal Penyertaan Modal ke PDAM
ITDC Gandeng Masyarakat Benoa Kelola Sampah Organik Jadi Eco Enzyme
Kepala BPJPH Babe Haikal Dijadwalkan Resmikan Ruang Kelas Baru di SD 2 Singgar Penjalin
Pemkab Lombok Tengah Raih Opini WTP Ke-14 Secara Berturut-turut
Investasi KEK Mandalika Tembus Rp6 Triliun, Serap 26 Ribu Tenaga Kerja
Golo Mori Sunset Run 2026 Siap Digelar, Tiket Mulai Dipasarkan
Kunjungan Wisata KEK Mandalika Melonjak, Tembus 285 Ribu Pengunjung hingga April 2026
ITDC Raih Penghargaan Tertinggi “Sapphire” pada Indonesia Regulatory Compliance Awards 2026

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 11:50 WIB

DPRD Kaji Usulan Pemda Soal Penyertaan Modal ke PDAM

Senin, 1 Juni 2026 - 21:19 WIB

ITDC Gandeng Masyarakat Benoa Kelola Sampah Organik Jadi Eco Enzyme

Senin, 1 Juni 2026 - 20:20 WIB

Kepala BPJPH Babe Haikal Dijadwalkan Resmikan Ruang Kelas Baru di SD 2 Singgar Penjalin

Selasa, 26 Mei 2026 - 01:21 WIB

Pemkab Lombok Tengah Raih Opini WTP Ke-14 Secara Berturut-turut

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:34 WIB

Investasi KEK Mandalika Tembus Rp6 Triliun, Serap 26 Ribu Tenaga Kerja

Berita Terbaru

News

DPRD Kaji Usulan Pemda Soal Penyertaan Modal ke PDAM

Selasa, 2 Jun 2026 - 11:50 WIB