Belasungkawa Meninggalnya Almarhum Syekh Ali Jaber Gubernur Berkunjung Kerumah Duka

- Jurnalis

Kamis, 14 Januari 2021 - 14:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mataram A- Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah berkunjung ke rumah duka Almarhum Syekh Ali Jaber di Jalan Ade Irma Suryani Monjok no 38B, Mataram.

Kepada pihak keluarga, Gubernur menyampaikan belasungkawa dan rasa duka yang mendalam.
Sampai di rumah duka sekitar pukul 08.22 wita.

Dr. Zul juga menyampaikan kekagumannnya pada sosok almarhum. “Allah cinta pada beliau,” ujarnya.
Selain itu, Dr. Zul juga mengenang pesan Syekh Ali Jaber yang sempat mengatakan ingin dimakamkam di Lombok jika meninggal. Namun dengan ketatnya prosedur untuk memberangkatkan jenazah maka pemakaman diputuskan untuk dilakukan di Tangerang.

Baca Juga :  Malam Tahun Baru 2021 Kodim dan Polres Loteng Gelar Patroli Skala Besar

“Kita sebenarnya berharap beliau bisa dimakamkan di Lombok sesuai dengan wasiatnya, tapi dengan prosedur segala macamnya kita juga mengerti,” jelasnya.

Keluarga Syekh Ali Jaber, Faisal Jaber, menerangkan bahwa keluarga besar almarhum telah sepakat melaksanakan pemakaman di Pondok Pesantren Tahfiz Daarul Qur’an (Daqu) pada Kamis (14/1) dan sudah selesai dimakamkan tadi sore

Pesantren tersebut merupakan pesantren yang didirikan oleh Ustaz Yusuf Mansur.
“Saudara dan sahabat-sahabatnya ingin beliau di makamkan di sana. Ada ibunda beliau juga di Jakarta,” ujar Faisal.

Baca Juga :  Wali Kota Pimpin Rapat Evaluasi Penanganan Covid-19 Kota Mataram

Dirinya juga mengenang kembali pertemuan terakhir dengan Syekh Ali Jaber. Saat itu almarhum sempat menginap selama lima hari pada November 2020 lalu setelah menghadiri kegiatan di Lombok Timur.

“Waktu itu yang paling lama beliau menginap di sini. Biasanya hanya 1-2 hari,” jelasnya.

Pihak keluarga dari rumah duka di Monjok sendiri telah berangkat ke Jakarta. Antara lain istri almarhum,, anak pertama almarhum, mertua almarhum dan beberapa orang anggota keluarga lainnya. “Keluarga akan di sana 3-4 hari,” pungkasnya.

Berita Terkait

Tawarkan Pengalaman Unik bagi Penonton,  ITDC Hadirkan Camping Ground Pertama di Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026
Rumah Adat Sade Terbakar, Kodim 1620/Loteng Turun Langsung Bantu Warga kebakaran
Kapolresta Loteng Dampingi Kapolda NTB Tinjau Langsung Kebakaran Dusun Sade di Pujut
MGPA dan Gekrafs NTB Perkuat Kolaborasi Official Merchandise MotoGP 2026, Dorong UMKM Lokal Mendunia
Diskominfo Lombok Tengah Perkuat Sinergi dengan BSSN dalam Pengamanan Ruang Siber
Pilkades Serentak 2026, Pengadaan Logistik Kini Dikelola Panitia Desa
Meriah dan Penuh Keakraban, Kecamatan Pringgarata Gelar Gala Dinner Pembubaran Panitia dan Pelepasan Anggota Paskibraka HUT RI ke-81
Pemkab Lombok Tengah Targetkan Kemiskinan Turun Jadi 10,30 Persen pada 2026

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 13:18 WIB

Tawarkan Pengalaman Unik bagi Penonton,  ITDC Hadirkan Camping Ground Pertama di Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:41 WIB

Rumah Adat Sade Terbakar, Kodim 1620/Loteng Turun Langsung Bantu Warga kebakaran

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:38 WIB

Kapolresta Loteng Dampingi Kapolda NTB Tinjau Langsung Kebakaran Dusun Sade di Pujut

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 10:57 WIB

MGPA dan Gekrafs NTB Perkuat Kolaborasi Official Merchandise MotoGP 2026, Dorong UMKM Lokal Mendunia

Kamis, 20 Agustus 2026 - 09:44 WIB

Diskominfo Lombok Tengah Perkuat Sinergi dengan BSSN dalam Pengamanan Ruang Siber

Berita Terbaru