Kelangkaan Pupuk Jadi Perhatian Kusus DPRD Lombok Tengah

- Jurnalis

Jumat, 22 Januari 2021 - 07:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Tengah – Kelangkaan pupuk bersubsidi dan beredar pupuk palsu di tengah masyarakat di musim tanam tahun ini menjadi perhatian khusus Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lombok Tengah.

Ketua Komisi III Kabupaten Lombok Tengah Andi Mardan mengatakan terkait kelangkaan pupuk bersubsidi dan banyaknya pupuk palsu yang beredar menjadi atensi DPRD Kabupaten Lombok Tengah.

“Kelangkaan pupuk ini merupakan atensi kita bersama, mengingat beberapa persoalan yaitu terkait pola tanam yang maju, kemudian pengusulan RDKK. Namun seiring waktu saat ini pun berubah menjadi E-RDKK. Pemerintah pusat juga memberikan kartu tani namun itu juga tidak berfungsi,” terangnya.

Baca Juga :  Tangkal Cegah Radikalisme Kodim Loteng Silaturahmi Dengan Para Tokoh

Menurutnya, persoalan lain adalah adanya pupuk palsu dan lain sebagainya yang dijual karena memanfaatkan situasi, itu yang menjadi persoalan. Belum lagi maraknya penjualan secara ilegal yang memanfaatkan situasi.

“Adapun yang kami temukan di lapangan adanya penjualan pupuk bersubsidi yang dicampurkan dengan pupuk non subsidi. Ini seolah untuk mengelabui dan membodoh-bodohi petani,” ungkap Andi Mardan

Baca Juga :  Kapolres Loteng Apresiasi Masyarakat Taati Larangan Liburan ke Lokasi Wisata

Pihaknya meminta kepada Dinas Pertanian Kabupaten maupun Provinsi untuk lebih tegas. bisa dengan mengerahkan Pol PP dan pihak kepolisian untuk melakukan pengawasan.

“Nanti mungkin kita akan turun ke lapangan. Komisi II kemarin sudah memanggil pihak ketiga. Kita akan tunggu progres dari teman-teman dan nanti juga saya akan menyampaikan di internal. Di lintas Komisi juga menyampaikan hal yang sama ke teman-teman ke komisi II,” ungkap Andi Mardan.

Berita Terkait

Tawarkan Pengalaman Unik bagi Penonton,  ITDC Hadirkan Camping Ground Pertama di Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026
Rumah Adat Sade Terbakar, Kodim 1620/Loteng Turun Langsung Bantu Warga kebakaran
Kapolresta Loteng Dampingi Kapolda NTB Tinjau Langsung Kebakaran Dusun Sade di Pujut
MGPA dan Gekrafs NTB Perkuat Kolaborasi Official Merchandise MotoGP 2026, Dorong UMKM Lokal Mendunia
Diskominfo Lombok Tengah Perkuat Sinergi dengan BSSN dalam Pengamanan Ruang Siber
Pilkades Serentak 2026, Pengadaan Logistik Kini Dikelola Panitia Desa
Meriah dan Penuh Keakraban, Kecamatan Pringgarata Gelar Gala Dinner Pembubaran Panitia dan Pelepasan Anggota Paskibraka HUT RI ke-81
Pemkab Lombok Tengah Targetkan Kemiskinan Turun Jadi 10,30 Persen pada 2026

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 13:18 WIB

Tawarkan Pengalaman Unik bagi Penonton,  ITDC Hadirkan Camping Ground Pertama di Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:41 WIB

Rumah Adat Sade Terbakar, Kodim 1620/Loteng Turun Langsung Bantu Warga kebakaran

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:38 WIB

Kapolresta Loteng Dampingi Kapolda NTB Tinjau Langsung Kebakaran Dusun Sade di Pujut

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 10:57 WIB

MGPA dan Gekrafs NTB Perkuat Kolaborasi Official Merchandise MotoGP 2026, Dorong UMKM Lokal Mendunia

Kamis, 20 Agustus 2026 - 09:44 WIB

Diskominfo Lombok Tengah Perkuat Sinergi dengan BSSN dalam Pengamanan Ruang Siber

Berita Terbaru