Peduli, Hj Niken Ingin Vaksinasi Diprioritaskan Bagi Lansia

- Jurnalis

Selasa, 23 Maret 2021 - 01:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Utara – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah berharap, vaksinasi di wilayah kabupaten Lombok Utara diprioritaskan bagi kaum lanjut usia karena rentan terpapar virus Covid 19.

“Saya menghimbau jika saatnya nanti vaksinasi dimulai di Kabupaten Lombok Utara agar memprioritaskan para lansia. Setidaknya memudahkan akses mereka mendapatkan vaksinasi setelah nakes dan golongan prioritas lainnya”, himbau Hj Niken saat berkunjung ke Desa Sambik Bangkol, Kecamatan Gangga, KLU, Senin (22/03).

Kunjungan TP PKK provinsi dalam rangka Hari Kesatuan Gerak PKK ke 49 ini juga memberikan bantuan sembako kepada 50 kepala keluarga penerima dari 14 dusun di desa tersebut. Bantuan berupa paket sembako dan masker tersebut diserahkan kepada 20 warga lanjut usia di kantor kepala desa setempat. Harapannya dapat meringankan beban konsumsi sehari hari di tengah pandemi Covid 19.

Baca Juga :  Golden Visa Tarik Investor Asing di NTB, Kakanwil Kemenkumham NTB: Imigrasi Siap Tingkatkan Pengawasan

Dalam sambutannya, Hj Niken memahami kondisi warga masyarakat KLU umumnya pasca gempa dan hidup di tengah pandemi. Terlebih, kaum lanjut usia yang tak lagi produktif dalam bekerja. Namun demikian, sebagai bagian dari ketahanan keluarga, jaminan kesehatan dan ekonomi tetap menjadi hak asasi mereka. Hj Niken berharap, kondisi pandemi yang belum menentu kapan usainya ini disikapi dengan sabar dan mengingatkan bahwa pemerintah selalu hadir dan siap membantu warga masyarakat.

Baca Juga :  GT World Challenge Asia 2025 Siap Digelar di The Mandalika, Dorong Investasi Sport Tourism Nasional

Ketua TP PKK KLU, Hj Galauh Nurdian Djohan Syamsu mengatakan, faktanya memang sejak gempa dan pandemi melanda, kemiskinan meningkat. Pemerintah kabupaten juga melalui organisasi seperti PKK atau lainnya banyak memberikan program pemberdayaan agar masyarakat dapat keluar dari kemiskinan dan persoalan sosial lainnya.

“Hampir 29 persen dari jumlah penduduk KLU sekarang berstatus miskin. Terbesar di NTB. Semoga, kegiatan seperti ini dapat benar benar bermanfaat dan membantu warga kami yang sedang berjuang memulihkan ekonomi juga bertahan di tengah pandemi untuk tetap sehat. Terutama lansia di tengah keluarga mereka”, ucap istri bupati KLU ini.

Berita Terkait

Tawarkan Pengalaman Unik bagi Penonton,  ITDC Hadirkan Camping Ground Pertama di Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026
Rumah Adat Sade Terbakar, Kodim 1620/Loteng Turun Langsung Bantu Warga kebakaran
Kapolresta Loteng Dampingi Kapolda NTB Tinjau Langsung Kebakaran Dusun Sade di Pujut
MGPA dan Gekrafs NTB Perkuat Kolaborasi Official Merchandise MotoGP 2026, Dorong UMKM Lokal Mendunia
Diskominfo Lombok Tengah Perkuat Sinergi dengan BSSN dalam Pengamanan Ruang Siber
Pilkades Serentak 2026, Pengadaan Logistik Kini Dikelola Panitia Desa
Meriah dan Penuh Keakraban, Kecamatan Pringgarata Gelar Gala Dinner Pembubaran Panitia dan Pelepasan Anggota Paskibraka HUT RI ke-81
Pemkab Lombok Tengah Targetkan Kemiskinan Turun Jadi 10,30 Persen pada 2026

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 13:18 WIB

Tawarkan Pengalaman Unik bagi Penonton,  ITDC Hadirkan Camping Ground Pertama di Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:41 WIB

Rumah Adat Sade Terbakar, Kodim 1620/Loteng Turun Langsung Bantu Warga kebakaran

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:38 WIB

Kapolresta Loteng Dampingi Kapolda NTB Tinjau Langsung Kebakaran Dusun Sade di Pujut

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 10:57 WIB

MGPA dan Gekrafs NTB Perkuat Kolaborasi Official Merchandise MotoGP 2026, Dorong UMKM Lokal Mendunia

Kamis, 20 Agustus 2026 - 09:44 WIB

Diskominfo Lombok Tengah Perkuat Sinergi dengan BSSN dalam Pengamanan Ruang Siber

Berita Terbaru