ITDC dan BPN Datang Tidak Bawa Berkas, Adu Data Bersama Pemilik Lahan Hari Ini Batal

- Jurnalis

Senin, 10 Januari 2022 - 13:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mataram – Proses adu data pihak Pemilik lahan dan ITDC juga BPN deadlock.
Rapat yang semestinya mulai pukul 09.00 Wita molor hingga pukul 12.00 Wita karena menunggu kedatangan pihak ITDC . “ mereka datang molor dan datang hanya membawa HandPhone ( HP ) tidak berkas data lahan ,” kata juru bicara Pejuang Lahan ITDC M samsul qomar.

Tentu saja, kedatangan Pihak ITDC dan BPN yang di wakili oleh dedi ini tidak membuahkan hasil seperti keinginan banyak pihak. ITDC sama sekali tidak membawa data apapun begitu juga pihak BPN hanya membawa dirinya sendiri saja.

“Mereka ini melecehkan satgas yang di bentuk pemprov , ini gubernur yang bentuk dan mereka bilang pihak yang tidak berwenang,” ketus MSQ.

Baca Juga :  Butuh Kiriman Uang dari Istri di Singapura, Bapak Bejat Aniaya Anak Kandung

Akibatnya, sempat terjadi ketegangan, ketua Satgas dengan naga sedikit tinggi mempertanyakan itikad baik ITDC dan BPN yang datang tanpa membawa berkas atau data sandingan apapun untuk di uji dengan pemilik lahan dan kuasa hukumnya.
L abdul wahid sedikit geram dan meminta para pihak untuk menyiapkan kembali data yang di maksud pada pertemuan berikutnya.

Sikap ITDC ini di sayangkan pihak tim pejuang lahan , koordinator Tim TGH Fauzan Zakaria menyesalkan sikap ini .” Mereka sekali lagi tidak profesional tidak menghargai gubernur NTB, ini tidak bagus dan menimbulkan reaksi keras warga pemilik Lahan. “ ulasnya.

Mantan ketua BPPD NTB ini menilai praktek yang di mainkan ITDC sama dengan 10 tahun lalu dengan memaksa pemilik lahan melakukan gugatan hukum sementara mereka berlindung di balik kekuasaan yang ada. Cara ini lanjut TGF adalah cara licik dan cenderung meninbulkan perlawanan warga dan reaksi keras .

Baca Juga :  Sebanyak 500 Mahasiswa Poltekpar Lombok Deklarasi Gerakan Anti Narkoba

Kita akan lihat nanti pada pertemuan berikutnya seperti apa, jika pihak ITDC masih tidak ada itikad baiknya maka tim pejuang lahan bersama warga pemilik lahan akan melakukan langkah lain .

“Sekali lagi warga mendukung sirkuit dan KEK ini tapi selesaikan soal lahan mereka , jika tidak maka tentu ada reaksi dari warga untuk mengambil Alih lahan mereka sesuai alas kepemilikan mereka,” pungkasnya.

Berita Terkait

Debut Mengaspal di Sirkuit Pertamina Mandalika, Valentino Rossi Pantau Pengembangan Pelumas Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy
Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy Kembali Perkuat Pembinaan Pembalap Muda  Indonesia di Mandalika
Komentator MotoGP Dari Belanda Guido Fenneman : Mencoba Sirkuit Mandalika. Bagus
Pemberhentian Ahli Gizi Disebabkan Akumulasi Masalah Kinerja, Bukan Semata-mata Karena Menu Ubi
MGPA Hadiri Peluncuran Monster Energy Yamaha MotoGP 2026 di Jakarta
RSUD Praya Perkuat Kerjasama Dengan FK Universitas Bumi Gora
InJourney Target Tekan Emisi 4.000 Ton CO2e di 2026, Perkuat Sektor Aviasi dan Pariwisata Berkelanjutan di Indonesia
Optimalkan Layanan Rujukan, Kadinkes Lombok Tengah Tinjau Fasilitas Rumah Singgah di Bali

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 12:32 WIB

Debut Mengaspal di Sirkuit Pertamina Mandalika, Valentino Rossi Pantau Pengembangan Pelumas Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy

Selasa, 27 Januari 2026 - 12:16 WIB

Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy Kembali Perkuat Pembinaan Pembalap Muda  Indonesia di Mandalika

Senin, 26 Januari 2026 - 11:39 WIB

Komentator MotoGP Dari Belanda Guido Fenneman : Mencoba Sirkuit Mandalika. Bagus

Jumat, 23 Januari 2026 - 21:32 WIB

Pemberhentian Ahli Gizi Disebabkan Akumulasi Masalah Kinerja, Bukan Semata-mata Karena Menu Ubi

Jumat, 23 Januari 2026 - 15:04 WIB

MGPA Hadiri Peluncuran Monster Energy Yamaha MotoGP 2026 di Jakarta

Berita Terbaru