Bupati Lombok Barat Meninjau Lokasi Longsor Di Desa Kekait Lombok Barat

- Jurnalis

Rabu, 12 Januari 2022 - 01:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Barat – Peninjauan lokasi longsor di Desa Kekait, Kecamatan Gunung Sari, Lombok Barat yang dilaksanakan pada hari Selasa (11/1/2022).

Hadir dalam kegiatan Kepala Dinas PUTR Made Arthadana, Camat Gunung Sari, Kepala Desa Kekait TGH. M. Zaini, para tokoh agama serta masyarakat Desa Kekait.

Dalam laporannya Camat Gunung Sari menjelaskan bahwa salah satu kegiatan yang dilaksanakan pada hari ini adalah melihat secara langsung lokasi longsor yang didampingi dari PUTR.

“Selama lima minggu pasca longsor hingga sekarang telah banyak pertimbangan teknis seperti memperluas akses masuk alat berat dan yang kedua ialah merusak jalan masuk keperdesaan yang kemudian akan dibuat jalur air yang sejajar dengan jalan agar air tersebut tidak masuk kerumah warga.” Jelasnya.

Baca Juga :  Kanwil Kemenkumham NTB Siap Perkenalkan KUHP Terbaru ke Masyarakat

Ia juga menyampaikan akan mulai merapikan daerah-daerah yang berantakan dan kemudian membuat permukaan tanah rata sehingga masyarakat dapat membangun rumah mereka kembali.

Bupati Lombok Barat menyampaikan bahwa Lombok Barat telah dinilai tanggap bencana karena masyarakat yang sering saling tolong menolong.

“Seperti yang kita lihat ketika peristiwa kemarin semua masyarakat langsung serempak membantu para korban bencana seperti bahan makanan dan kebutuhan dasar lainnya.” Jelasnya.

H. Fauzan Khalid juga mengatakan bahwa pemda dengan BPPD akan menanam tumbuhan bernama akar wangi yang memiliki akar menyerupai beringin pada pinggiran jalur air dan beberapa lahan kosong agar dapat membantu mengurangi volume air pada saat musim hujan dan akan dialirkan kembali pada musim kering.

Baca Juga :  Antusiasme Tinggi, 7.583 Pelari Ramaikan Korpri Fun Night Run 2025 di The Mandalika

“Kemudian perihal rumah masyarakat yang rusak, saat ini kami belum dapat memastikan waktunya akan tetapi kami yakin pemerintah tidak akan diam, karena sebenarnya di Lombok Barat ini masih memiliki sisa dana rumah gempa dan kami tidak bisa memakai dana tersebut jika tanpa adanya persetujuan dari pemerintah pusat.” Lanjutnya.

Berita Terkait

Tawarkan Pengalaman Unik bagi Penonton,  ITDC Hadirkan Camping Ground Pertama di Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026
Rumah Adat Sade Terbakar, Kodim 1620/Loteng Turun Langsung Bantu Warga kebakaran
Kapolresta Loteng Dampingi Kapolda NTB Tinjau Langsung Kebakaran Dusun Sade di Pujut
MGPA dan Gekrafs NTB Perkuat Kolaborasi Official Merchandise MotoGP 2026, Dorong UMKM Lokal Mendunia
Diskominfo Lombok Tengah Perkuat Sinergi dengan BSSN dalam Pengamanan Ruang Siber
Pilkades Serentak 2026, Pengadaan Logistik Kini Dikelola Panitia Desa
Meriah dan Penuh Keakraban, Kecamatan Pringgarata Gelar Gala Dinner Pembubaran Panitia dan Pelepasan Anggota Paskibraka HUT RI ke-81
Pemkab Lombok Tengah Targetkan Kemiskinan Turun Jadi 10,30 Persen pada 2026

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 13:18 WIB

Tawarkan Pengalaman Unik bagi Penonton,  ITDC Hadirkan Camping Ground Pertama di Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:41 WIB

Rumah Adat Sade Terbakar, Kodim 1620/Loteng Turun Langsung Bantu Warga kebakaran

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:38 WIB

Kapolresta Loteng Dampingi Kapolda NTB Tinjau Langsung Kebakaran Dusun Sade di Pujut

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 10:57 WIB

MGPA dan Gekrafs NTB Perkuat Kolaborasi Official Merchandise MotoGP 2026, Dorong UMKM Lokal Mendunia

Kamis, 20 Agustus 2026 - 09:44 WIB

Diskominfo Lombok Tengah Perkuat Sinergi dengan BSSN dalam Pengamanan Ruang Siber

Berita Terbaru