Bupati Lombok Timur M. Sukiman Azmy Launching Kampung Inggris

- Jurnalis

Selasa, 9 Maret 2021 - 11:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok timur,- Kampung Inggris, sebuah akselerasi baru dalam mengembangkan kemampuan berbahasa Inggris telah lahir di  Lombok Timur. Ini terwujud atas prakarsa dan sinergi Pemkab Lotim dengan masyarakat Tete Batu Selatan, kecamatan Sikur.

Dirintis sejak tahun 2019 lalu, setelah melaluikomunikasi intens, para pihak akhirnya bersepakat untuk membangun kampung Inggris. Mengalami proses cukup panjang dengan berbagai kendala dan rintangan, terutama merebaknya virus Covid-19.

Program kampung Inggris di launching Bupati Lombok Timur M. Sukiman Azmy. Acara berlangsung di Green Orry Language Center, Kampung Inggris TBS, senin 08/03/2021.

Acara tersebut dihadiri langsung Sekda, lembaga kursus dari Pare Jawa Timur, para Pejabat, 80 orang peserta siswa SMP dan 1 orang peserta umum serta tokoh masyarakat setempat.

Launching ditandai penandatanganan prasasti oleh para pihak yang bekerjasama, dilanjutkan dengan penyematan tanda peserta secara simbolik kepada dua orang peserta. Untuk tahap pertama, sebanyak 80 orang siswa yang dikirim oleh sekolah masing-masingakan menjalani masa kursus selama satu bulan, secara bergantian sesuai kapasitas pelaksana kursus.

Bupati dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada OPD terkait yang secara terpadu gigih berjuang mewujudkan program tersebut.

Selanjutnya, Ia berharap agar 80 orang siswa yang menjadi peserta awal memanfaatkan kesempatan berlatih bahasa Inggris dengan sungguh-sungguh agar setelah selesai dan kembali ke sekolah mampu menjadi pionir dan memiliki kemampuan berbahasa Inggris yang lebih baik dari siswa yang lain, sehingga menarik minat siswa yang lain untuk mengikuti kursus di kampung Inggris. Menurut Bupati, keberhasilan dan kelanjutan lembaga tersebut sangat ditentukan oleh hasil dicapai 80 peserta awal tersebut.

Baca Juga :  Sukses Budi Daya Ikan, Kodim 1620/Loteng Gelar Panen Dan Mancing Ikan Bersama Komunitas Binaan

Karena itu Ia menitip para siswa peserta kepada para tutor untuk diberikan pembimbingan yang terbaik agar mampu menjadi teladan dalam berbahasa Inggris yang baik di lingkungan masing-masing, serta berguna bagi pengembangan pribadi siswa, baik dalam melanjutkan pendidikan maupun meraih berbagai kesempatan beasiswa. Ia mengingatkan, salah satu program beasiswa ke lua negeri oleh Pemprop NTB, salah satu syarat utamanya menguasai bahasa asing termasuk bahasa Inggris.

Bupati berharap, lembaga penyelenggara kursus terus berkembang dan tidak hanya ada di satu lokasi, tetapi keberadaan lokasi praktek berbahasa Inggris dapat ditemukan di berbagai sudut desa, sehingga semakin banyak anak-anak yang bisa tertampung belajar.

Baca Juga :  Kakanwil Kemenkumham NTB : Berikan Kontribusi Terbaik, Bagi Bangsa dan Negara

“Kemajuan dan perkembangan kursus bahasa Inggris diTBS diharapkan memberikan multiplier efek terutama menghidupkan aktivitas ekonomi dengan berbagai usaha masyarakat sekitar,”terang bupati.

Diharapkan Green Orry menjadi pelopor yang menginspirasi pihak-pihak lain, dan memunculkan persaingan sehat antar lembaga dalam memberikan pelayanan terbaik. Dengan demikian setiap lulusannya akan menjadi penutur ulung dalam bahasa Inggris.

Sementara Direktur lembaga kursus Bahasa Inggris dari Pare yang akrab disapa Mas Pian, mengawali sambutannya dengan logat Inggris. Ia menuturkan gagasan pembentukan Green Orry Language Center TBS di Desa Tete Batu Selatan dimulai sejak Pemkab Lotim dan pihak Green Orry mengunjungi lokasi lembaganya di Pare, Jawa Timur awal tahun 2020 lalu.

Ia bersedia ikut membangun lembaga tersebut ketika mengetahui Pemkab Lombok Timur memberikan respon positif atas rencana itu.

“Ia percaya perkembangan lembaga kursus yang pesat akan berdampak secara ekonomi bagi masyarakat, seperti halnya di Pare,”ucapnya.

Pian nama sapaanya, menyatakan optimis dengan masa depanKampung Inggris Tete Batu Selatan. Optimisme tersebut datang dari posisi TBS sebagai desa wisata dan dukungan Pemda.  Menurutnya ini bisa menjadi salah satu alternatif bagi orang tua untuk memberikan pendidikan terbaik bagi anak-anak.

Berita Terkait

Tawarkan Pengalaman Unik bagi Penonton,  ITDC Hadirkan Camping Ground Pertama di Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026
Rumah Adat Sade Terbakar, Kodim 1620/Loteng Turun Langsung Bantu Warga kebakaran
Kapolresta Loteng Dampingi Kapolda NTB Tinjau Langsung Kebakaran Dusun Sade di Pujut
MGPA dan Gekrafs NTB Perkuat Kolaborasi Official Merchandise MotoGP 2026, Dorong UMKM Lokal Mendunia
Diskominfo Lombok Tengah Perkuat Sinergi dengan BSSN dalam Pengamanan Ruang Siber
Pilkades Serentak 2026, Pengadaan Logistik Kini Dikelola Panitia Desa
Meriah dan Penuh Keakraban, Kecamatan Pringgarata Gelar Gala Dinner Pembubaran Panitia dan Pelepasan Anggota Paskibraka HUT RI ke-81
Pemkab Lombok Tengah Targetkan Kemiskinan Turun Jadi 10,30 Persen pada 2026

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 13:18 WIB

Tawarkan Pengalaman Unik bagi Penonton,  ITDC Hadirkan Camping Ground Pertama di Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:41 WIB

Rumah Adat Sade Terbakar, Kodim 1620/Loteng Turun Langsung Bantu Warga kebakaran

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:38 WIB

Kapolresta Loteng Dampingi Kapolda NTB Tinjau Langsung Kebakaran Dusun Sade di Pujut

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 10:57 WIB

MGPA dan Gekrafs NTB Perkuat Kolaborasi Official Merchandise MotoGP 2026, Dorong UMKM Lokal Mendunia

Kamis, 20 Agustus 2026 - 09:44 WIB

Diskominfo Lombok Tengah Perkuat Sinergi dengan BSSN dalam Pengamanan Ruang Siber

Berita Terbaru