Dandim 1615/Lotim : Babinsa Dampingi Petani Wujudkan Ketahanan Pangan

- Jurnalis

Rabu, 26 Januari 2022 - 12:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Timur – Ketersediaan pangan bagi masyarakat di daerah menjadi prioritas utama dalam pemenuhannya. Untuk mendorong hal tersebut, Kodim 1615/Lotim melalui Bintara Pembina Desa (Babinsa) terus berupaya melakukan pendampingan para petani di desa seperti yang dilakukan Babinsa Masbagik Timur Koramil 1615-05/Masbagik Koptu Lalu Zainudin.

Koptu Lalu Zainudin melaksanakan pendampingan pembajakan sawah seluas 30 yang akan ditanami padi di Dusun Penyaong Desa Masbagik Timur Kecamatan Masbagik. Dihari yang berbeda, Koptu Lalu Zainudin juga membantu petani Dusun Tuntel di Desa setempat untuk memanen lombok hijau.

Terkait dengan itu, Komandan Kodim 1615/Lotim Letnan Kolonel Inf Amin Muhammad Said, SH., disela-sela kesibukannya di Makodim, Rabu (26/1/2022) mengatakan Babinsa sebagai ujung tombak satuan teritorial harus berada ditengah-tengah masyarakat karena memang ia harus dekat dengan warga desa binaannya.

Baca Juga :  Lindungi Masa Depan Generasi Muda, Kumham NTB Bersinergi dengan BNN Provinsi NTB

Kedekatan itu menurutnya, bisa dilakukan dengan memperbanyak silaturahmi dan komunikasi sosial dengan masyarakat baik tokoh agama, tokoh masyarakat dan seluruh komponen masyarakat tidak terkecuali petani yang ada di desanya.

“Jadi komunikasi sosial itu tidak hanya bisa dilakukan di rumah, namun bisa dilakukan dimana saja seperti yang dilakukan oleh Babinsa kita ini di areal persawahan sambil mensupport dan mendampingi para petani untuk mengelola dan mengusahakan lahan pertaniannya dengan baik,” papar Amin.

Baca Juga :  RSUD Kota Bima Belajar Soal SIM RS di RSUD Praya

Dengan demikian, sambungnya, ketahanan pangan di wilayah khususnya di Kabupaten Lombok Timur dapat terpenuhi secara merata.

Alumnus Akmil 2002 itu juga menjelaskan ketahanan pangan merupakan suatu kondisi terpenuhinya kebutuhan akan pangan bagi keluarga yang dapat dilihat dengan tersedianya pangan secara cukup baik dari jumlah, mutu, keragaman dan terjangkau oleh masyarakat.

Untuk itu, ia mendorong para petani untuk mengelola dan memanfaatkan lahan persawahannya secara maksimal sehingga kebutuhan pangan masyarakat khususnya di daerah tercukupi.

Berita Terkait

200 Marshal Lokal NTB Kunci Sukses Penyelenggaraan Ajang Balap Internasional di The Mandalika
Lewat MotoGP Mandalika, Indonesia Catat Dampak Ekonomi Signifikan hingga Triliunan Rupiah
KEK Mandalika Tawarkan Insentif Fiskal Kompetitif dan Infrastruktur Terintegrasi untuk Percepat Realisasi Investasi Strategis
Rapat Paripurna DPRD Loteng, Bupati Lombok Tengah Klaim IPM Meningkat
DPRD Lombok Tengah Dorong Pemda Optimalkan Aset untuk Tingkatan PAD
Wakil Bupati Lombok Tengah Hadiri Halal Bihalal Karang Taruna Pringgarata
Cetak Sejarah! Pembalap Muda Indonesia Veda Ega Pratama Berhasil Naik Podium GP Brasil
Pawai Lampion Malam Takbiran Desa Taman Indah Berlangsung Meriah

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 22:40 WIB

200 Marshal Lokal NTB Kunci Sukses Penyelenggaraan Ajang Balap Internasional di The Mandalika

Selasa, 31 Maret 2026 - 22:36 WIB

Lewat MotoGP Mandalika, Indonesia Catat Dampak Ekonomi Signifikan hingga Triliunan Rupiah

Selasa, 31 Maret 2026 - 08:57 WIB

KEK Mandalika Tawarkan Insentif Fiskal Kompetitif dan Infrastruktur Terintegrasi untuk Percepat Realisasi Investasi Strategis

Selasa, 31 Maret 2026 - 08:54 WIB

Rapat Paripurna DPRD Loteng, Bupati Lombok Tengah Klaim IPM Meningkat

Selasa, 31 Maret 2026 - 08:52 WIB

DPRD Lombok Tengah Dorong Pemda Optimalkan Aset untuk Tingkatan PAD

Berita Terbaru

Lombok Tengah

DPRD Lombok Tengah Dorong Pemda Optimalkan Aset untuk Tingkatan PAD

Selasa, 31 Mar 2026 - 08:52 WIB