Dihadiri Sekda, Espe Syndicate Ownbeat Festival, Ajang Musik Dangdut Bergengsi NTB

- Jurnalis

Minggu, 31 Oktober 2021 - 09:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mataram-Malam Grand Final Espe Syndicate Ownbeat Festival berlangsung megah dan meriah. Sepuluh finalis tampil memukau yang kian menahbiskan posisi Bumi Gora sebagai “gudang” talenta-talenta musik dangdut di Indonesia.
 
Digelar di De La Sirra Café, Sabtu (30/10) malam, event pemilihan Raja dan Ratu Dangdut NTB yang diinisiasi Sirra Prayuna (ESPE) Syndicate dengan menggandeng Before 2 Production ini dihadiri Sekretaris Daerah NTB HL Gita Ariadi.
 
Setelah melalui babak penyisihan, sepuluh finalis tampil di malam grand final. Lima peserta laki-laki atau disebut raja dangdut dan lima wanita atau disebut ratu dangdut.
 
Lima raja dangdut adalah, Mawardi dengan lagu “Rembulan Bersinar Lagi”, Ahmad Suardi “Mengejar Badai”, Yori dengan lagu “Seni”, M. Usman “Khana”, dan L Abhie “Gembala Cinta.”
 
Kemudian ratu dangdut masing-masing; Bening “Trauma”, Dirgania “Cinta Rahasia”, Gina Anggraini “Bagai Ranting Kering”, Julia Miranda “Gula-Gula”, Maya Arista “Dua Kursi.”
 
Melalui serangkaian penilaian yang ketat, Yori yang membawakan lagu milik Rhoma Irama dengan judul “Seni” terpilih menjadi Raja Dangdut NTB 2021. Dengan iringan musik dari Pelita Harapan, talenta muda asal Sumbawa ini memang menyuguhkan penampilan yang benar-benar komplet. Padahal, menurut dewan juri, lagu yang dibawakan memiliki tingkat kesulitan yang tinggi.
 
Sementara predikat Ratu Dangdut NTB 2021 menjadi milik Julia Miranda yang membawakan lagu yang dipopulerkan Elvie Sukaesih berjudul “Gula-Gula”. Dara asal Lombok Barat yang masih berusia 13 tahun ini tampil sungguh memesona. Dewan juri menilai, Julia tampil menghipnotis para hadirin tanpa cacat sedikitpun.
 
Sekda NTB HL Gita Ariadi menyerahkan hadiah, tropi, dan piagam kepada Raja dan Ratu Dangdut NTB 2021 didampingi founder ESPE Syndicate Sirra Prayuna. Sekda sangat gembira dengan penampilan terbaik yang disuguhkan seluruh finalis. Secara khusus Sekda menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Sirra Prayuna yang telah menggelar event seni budaya yang menjadi panggung bagi talenta-talenta NTB mengekspresikan bakat bermusik yang mereka miliki.
 
“Jika dengan ilmu hidup menjadi mudah, dengan agama hidup menjadi terarah, maka dengan seni budaya, hidup menjadi indah,” kata Sekda.
 
Hari-hari ini, NTB kata Gita sedang diselimuti berbagai prestasi membanggakan. NTB berada pada posisi sembilan besar nasional dengan meraih 15 emas pada PON XX di Papua. Prestasi tertinggi yang diraih NTB sepanjang sejarah di ajang olahraga multievent di tanah air. Kemudian setelahnya, NTB juga berada pada posisi sembilan besar nasional di ajang STQ Nasional. Sekda pun haqqulyakin, talenta-talenta musik dangdung NTB pada kesempatan berikutnya akan mengharumkan nama NTB dalam ajang prestasi musik di tingkat nasional.
 
Secara keseluruhan, untuk raja dangdut, tampil sebagai Juara II adalah M Usman. Kemudian Juara III adalah Lalu Abhie. Juara Harapan I Mawardi, dan Juara Harapan II Ahmad Suardi. Sementara terpilih sebagai Juara Favorit adalah Jihan Jayadi. Sedangkan untuk ratu dangdut, Juara II adalah Maya Arista. Juara III Gina Anggraini. Juara Harapan I, Bening. Harapan II, Dirgania. Dan Juara Favorit, Verawati.
 
Harumkan Nama Daerah
 
Ketua Panitia ESPE Syndicate Ownbeat Festival, Jojo Joseph, mengatakan, sepuluh finalis yang tampil diharapkan akan berkarier menuju jenjang lebih tinggi.
 
“Acara 10 raja dan ratu dangdut ini menjadi batu loncatan mereka,” katanya.
 
Sementara, Founder ESPE Syndicate, Sirra Prayuna menegaskan, event ini terinspirasi dari animo dangdut di NTB yang semakin tinggi. Apalagi banyak talenta dangdut NTB yang berhasil juara di kancah nasional.
 
“Acara ini diilhami dari sebuah keinginan atau niat menjaring para talent untuk melahirkan penyanyi profesional di bidangnya,” katanya.
 
Sirra mengatakan, Ownbeat Festival ini sebagai proses menjaring penyanyi dangdut yang profesional dan mampu mengharumkan nama daerah.
 
“Ini adalah proses yang kita lakukan sehingga memperoleh penyanyi yang memiliki karakter, daya juang, profesional,” katanya.
 
Ajang pencarian bakat raja dan ratu dangdut ini dikatakan untuk memberikan kesempatan bagi anak-anak NTB yang belum mendapat kesempatan, namun memiliki mimpi yang besar.
 
“Saya kira ini menjadi modal sosial yang cukup untuk bersaing di kancah nasional,” ujarnya.
 
Dewan juri dalam event ini adalah penyanyi senior Yuliati Eka Astuti, Dimas Valentino dan Oon PH, dengan dipandu pembawa acara Abhi Narayan.

Baca Juga :  Kabaharkam Patroli Udara dan Laut Cek Kesiapan Pengamanan WSBK

Selain itu acara Festival Ownbeat Raja dan Ratu Dangdut ini didukung oleh Ricky Smartphone, Al Khair Jewelery, Dapoer Nyonya , Ichitan dan OM Pelita Harapan.

Berita Terkait

Debut Mengaspal di Sirkuit Pertamina Mandalika, Valentino Rossi Pantau Pengembangan Pelumas Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy
Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy Kembali Perkuat Pembinaan Pembalap Muda  Indonesia di Mandalika
Komentator MotoGP Dari Belanda Guido Fenneman : Mencoba Sirkuit Mandalika. Bagus
Pemberhentian Ahli Gizi Disebabkan Akumulasi Masalah Kinerja, Bukan Semata-mata Karena Menu Ubi
MGPA Hadiri Peluncuran Monster Energy Yamaha MotoGP 2026 di Jakarta
RSUD Praya Perkuat Kerjasama Dengan FK Universitas Bumi Gora
InJourney Target Tekan Emisi 4.000 Ton CO2e di 2026, Perkuat Sektor Aviasi dan Pariwisata Berkelanjutan di Indonesia
Optimalkan Layanan Rujukan, Kadinkes Lombok Tengah Tinjau Fasilitas Rumah Singgah di Bali

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 12:32 WIB

Debut Mengaspal di Sirkuit Pertamina Mandalika, Valentino Rossi Pantau Pengembangan Pelumas Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy

Selasa, 27 Januari 2026 - 12:16 WIB

Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy Kembali Perkuat Pembinaan Pembalap Muda  Indonesia di Mandalika

Senin, 26 Januari 2026 - 11:39 WIB

Komentator MotoGP Dari Belanda Guido Fenneman : Mencoba Sirkuit Mandalika. Bagus

Jumat, 23 Januari 2026 - 21:32 WIB

Pemberhentian Ahli Gizi Disebabkan Akumulasi Masalah Kinerja, Bukan Semata-mata Karena Menu Ubi

Jumat, 23 Januari 2026 - 15:04 WIB

MGPA Hadiri Peluncuran Monster Energy Yamaha MotoGP 2026 di Jakarta

Berita Terbaru