GJI NTB Tanggapi Polemik ASN Wajib beli Tiket MotoGP

- Jurnalis

Sabtu, 5 Maret 2022 - 08:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mataram NTB – Polemik terkait Tiket MotoGP yang ditawarkan ke seluruh Aparatur Sipil Negara ( ASN ) di lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB oleh Sekretaris Daerah NTB ramai di bicarakan. Isu tersebut bahkan semakin melebar kesana sini disaat Masyarakat NTB sedang mempersiapkan diri untuk menerima para tamu dari berbagai daerah dan bahkan mancanegara yang akan menonton MotoGP.

Menanggapi polemik tersebut Ketua Dewan Pembina Gabungan Jurnalis Investigasi ( GJI ) NTB Aminuddin atau yang kerap disapa Babe Amin angkat bicara saat menggelar konferensi pers di Markas besar GJI NTB Jl. Selaparang 36 Mayure, Cakranegara kota Mataram, Sabtu (05/03/2022).

Menurut nya, hal semacam ini tidak pas dijadikan polemik dimana saat ini kita sedang mempersiap diri untuk bagai mana event internasional motoGP yang baru pertama kali di gelar di Indonesia ini dapat berlsngsung dengan baik.

Apa lagi event MotoGP ini bukan satu-satunya sasaran utama yang ingin kita capai selaku masyarakat NTB sebagai lokasi penyelenggara, tetapi juga memperkenalkan Lombok sebagai salah satu daerah wisata yang memiliki kekayaan alam dan budaya yang mungkin tidak dimiliki daerah lain atau negara lain.

Baca Juga :  Kapolres Loteng Janji Akan Tindak Tegas Oknum Yang Terbukti Lakukan Pungli

Oleh karena itu menurut pria Asal Sumbawa ini, tidak elok bila masalah tiket MotoGP yang konon ceritanya dipaksakan itu untuk dibesar-besarkan.

Menurut sumber yang diperoleh Babe Amin bahwa dalam sebuah surat edaran dari Staf ahli bidang ekonomi pada kantor Gubernur NTB Sadimin yang dikeluarkan pemprov, yang berbunyi “kepada seluruh Kepala perangkat daerah diminta agar dapat mempasilitasi penjualan tiket MotoGP kepada seluruh ASN / karyawan pada lingkup perangkat daerah masing-masing, keluarganya dan masyarakat sekitar yang ber KTP NTB secara berkelompok/kolektif agar masyarakat yang ingin mendapat tiket MotoGP dapat terfasilitasi dengan baik”.

Menurut Pembina Jurnalis Investigasi ini kutipan dalam edaran tersebut sebagai bentuk upaya pemerintah daerah untuk mempasilitasi masyarakat NTB khususnya yang ingin menonton MotoGP agar dapat memperoleh tiket dengan mudah.

“Kalimat itu menurut saya tidak mengandung pemaksaan untuk harus di beli oleh ASN tetapi memfasilitasi masyarakat yang ingin memperoleh tiket melalui OPD yang membeli secara kolektif,”tegasnya.

Baca Juga :  Kabupaten Lombok Tengah Siap Laksanakan Pekan Imunisasi Nasional Polio Tahun 2024

Babe Amin yang juga CEO Pos Kota NTB berharap kepada seluruh masyarakat NTB untuk mensukseskan MotoGP agar nama baik NTB bisa mendunia. Keindahan alam dan kearifan budaya dan masyarakat nya sangat diperlukan untuk menarik simpati para penonton MotoGP untuk dapat kembali berkunjung ke NTB.

“Mari kita buat NTB ini tersenyum sehingga para tamu merasa ingin untuk menginjak kakinya ke NTB,”pungkas Babe.

Sementara itu Ketua Gabungan Jurnalis Investigasi ( GJI ) NTB Hari Kasidi mengatakan bahwa langkah yang dilakukan oleh pemerintah provinsi NTB itu semata-mata ingin Mensukseskan event yang berskala internasional, ini semacam euporia betapa kita berbangga mempunyai kesempatan yang mungkin juga di inginkan oleh berbagai daerah lain di Indonesia.

“Jadi menurut saya apa yang dilakukan Pemprov tersebut terkait penjualan tiket MotoGP adalan upaya meramaikan perhelatan MotoGP NTB pertama yang di laksanakan di Indonesia,”pungkas Harkas panggilan akrab Hari Kasidi.

Berita Terkait

Tawarkan Pengalaman Unik bagi Penonton,  ITDC Hadirkan Camping Ground Pertama di Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026
Rumah Adat Sade Terbakar, Kodim 1620/Loteng Turun Langsung Bantu Warga kebakaran
Kapolresta Loteng Dampingi Kapolda NTB Tinjau Langsung Kebakaran Dusun Sade di Pujut
MGPA dan Gekrafs NTB Perkuat Kolaborasi Official Merchandise MotoGP 2026, Dorong UMKM Lokal Mendunia
Diskominfo Lombok Tengah Perkuat Sinergi dengan BSSN dalam Pengamanan Ruang Siber
Pilkades Serentak 2026, Pengadaan Logistik Kini Dikelola Panitia Desa
Meriah dan Penuh Keakraban, Kecamatan Pringgarata Gelar Gala Dinner Pembubaran Panitia dan Pelepasan Anggota Paskibraka HUT RI ke-81
Pemkab Lombok Tengah Targetkan Kemiskinan Turun Jadi 10,30 Persen pada 2026

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 13:18 WIB

Tawarkan Pengalaman Unik bagi Penonton,  ITDC Hadirkan Camping Ground Pertama di Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:41 WIB

Rumah Adat Sade Terbakar, Kodim 1620/Loteng Turun Langsung Bantu Warga kebakaran

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:38 WIB

Kapolresta Loteng Dampingi Kapolda NTB Tinjau Langsung Kebakaran Dusun Sade di Pujut

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 10:57 WIB

MGPA dan Gekrafs NTB Perkuat Kolaborasi Official Merchandise MotoGP 2026, Dorong UMKM Lokal Mendunia

Kamis, 20 Agustus 2026 - 09:44 WIB

Diskominfo Lombok Tengah Perkuat Sinergi dengan BSSN dalam Pengamanan Ruang Siber

Berita Terbaru