Hadapi Pandemi Covid19, Pemkab Lombok Barat Dorong Kolaborasi Koperasi dan UMKM

- Jurnalis

Jumat, 3 September 2021 - 05:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Barat – Pendemi covid19 yang masih melanda dunia hingga saat ini memiliki dampak yang cukup signifikan terhadap perekonomian dunia. Banyak usaha yang mengalami kerugian bahkan hingga gulung tikar akibat pandemi covid19 ini. Namun sektor rill seperti UMKM dan Koperasi ternyata dapat bertahan di tengah guncangan pandemi covid19. Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Barat DR. H. Baehaqi saat membuka acara pelatihan Koperasi di GEM Pearls Batulayar Kamis, 2 September 2021.

Ditemui usai membuka acara pelatihan koperasi yang diikuti oleh 48 Pengurus Koperasi di Lombok Barat, Sekda Lobar DR Baehaqi mengatakan bahwa pada masa pandemi ini Lombok Barat terus berupaya untuk meningkatkan produktifitas sektor usaha untuk terus bertahan di masa pandemi. Salah satunya dengan menyelenggarakan pelatihan pelatihan bagi pelaku usaha UMKM dan Koperasi. Hal ini agar pelaku usaha memiliki kemampuan dan kekuatan dalam menghadapi situasi ekonomi yang cukup sulit di masa pandemi ini. Karenanya Lombok Barat memberikan perhatian khusus pada sektor rill karena sektor ini memiliki kekuatan yang signifikan dalam menunjang ekonomi di tengah situasi pandemi saat ini. “Yang bisa bertahan saat saat seperti ini adalah sektor rill dan kami memberikan perhatian khusus agar dapat menggerakan ekonomi masyarakat di tengah pandemi saat ini” ujarnya.

Baca Juga :  Pastikan Layanan Kesehatan Tetap Berjalan Saat Libur Lebaran, Wabup Sidak 6 Puskesmas di Lombok Tengah

DR Baehaqi menambahkan bahwa pihaknya mendorong para pelaku usaha khususnya koperasi untuk menatapa masa depan dengan melakukan elaborasi dan kolaborasi usaha. Hal ini penting agar terjadi konektivitas usaha sehingga dapat memperoleh nilai tambah dan keuntungan bagi koperasi. Ia mengatakan bahwa Lombok Barat ingin adanya kolaborasi dari berbagai sektor usaha yang saling berkaitan sehingga dapat mewujudkan konektivitas usaha di hulu hingga hilir. Selain itu dengan kolaborasi ini tentu akan menguatkan antara usaha inti dan usaha plasma yang sudah mulai berkembang saat ini. “Kami di Lombok Barat ingin adanya kolaborasi ini karena jika semua sektor rill berjalan tentu hal tersebut akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan angka kemiskinan akan menurun” ujarnya.

Sementara Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Lombok Barat H.M Fajar Taufik mengatakan bahwa pelatihan hari ini merupakan rangkaian pelatihan yang sudah dilakukan saat masa pandemi covid19. Pelatihan koperasi ini dilakukan agar pengurus koperasi dapat bertahan di masa pandemi covid19. Ia mengatakan bahwa pelatihan hari ini diikuti oleh 48 orang. Hingga saat ini Dinas Koperasi telah melakukan pelatihan 120 gerakan koperasi. Hal ini dilakukan agar Koperasi dapat bertahan di masa pandemi ini. “Pelatihan ini berlangsung selama 4 hari dan hingga saat ini sudah 120 gerakan koperasi yang kita latihan pada masa pandemi ini agar mereka bisa bertahan di masa pandemi ini” ujarnya.

Baca Juga :  Wakil Ketua DPRD Provinsi NTB Nauval Furqony Parinduan Ajak Duta Lingkungan Jadi Mesin Tiktok Soal Pelestarian Alam

Fajar Taufiq mengatakan bahwa saat ini hampir 70 persen koperasi di Lombok Barat bergerak pada usaha simpan pinjam. Hal ini tentu memiliki pengaruh yang besar di masa pandemi ini. Sebab usaha simpan pinjam diperkirakan akan berdampak pada mancetnya kredit di masa pandemi ini. Karenanya dinas koperasi terus melakukan usaha dan ikhtiar agar koperasi tidak gulung tikar atau bubar. “Salah satunya yang kami lakukan adalah dengan pelatihan pelatihan ini dan kami juga mendorong koperasi untuk melakukan intensifikasi usaha dengan berkolaborasi dengan pelaku usaha UMKM” ujarnya.

Berita Terkait

Tawarkan Pengalaman Unik bagi Penonton,  ITDC Hadirkan Camping Ground Pertama di Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026
Rumah Adat Sade Terbakar, Kodim 1620/Loteng Turun Langsung Bantu Warga kebakaran
Kapolresta Loteng Dampingi Kapolda NTB Tinjau Langsung Kebakaran Dusun Sade di Pujut
MGPA dan Gekrafs NTB Perkuat Kolaborasi Official Merchandise MotoGP 2026, Dorong UMKM Lokal Mendunia
Diskominfo Lombok Tengah Perkuat Sinergi dengan BSSN dalam Pengamanan Ruang Siber
Pilkades Serentak 2026, Pengadaan Logistik Kini Dikelola Panitia Desa
Meriah dan Penuh Keakraban, Kecamatan Pringgarata Gelar Gala Dinner Pembubaran Panitia dan Pelepasan Anggota Paskibraka HUT RI ke-81
Pemkab Lombok Tengah Targetkan Kemiskinan Turun Jadi 10,30 Persen pada 2026

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 13:18 WIB

Tawarkan Pengalaman Unik bagi Penonton,  ITDC Hadirkan Camping Ground Pertama di Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:41 WIB

Rumah Adat Sade Terbakar, Kodim 1620/Loteng Turun Langsung Bantu Warga kebakaran

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:38 WIB

Kapolresta Loteng Dampingi Kapolda NTB Tinjau Langsung Kebakaran Dusun Sade di Pujut

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 10:57 WIB

MGPA dan Gekrafs NTB Perkuat Kolaborasi Official Merchandise MotoGP 2026, Dorong UMKM Lokal Mendunia

Kamis, 20 Agustus 2026 - 09:44 WIB

Diskominfo Lombok Tengah Perkuat Sinergi dengan BSSN dalam Pengamanan Ruang Siber

Berita Terbaru