Harga Cabai Meroket, Wabup Loteng Sidak Ke Pasar Renteng

- Jurnalis

Rabu, 15 Januari 2025 - 12:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Tengah,  – Harga cabai melambung tinggi hingga Rp100 ribu per kilogram membuat Wakil Bupati Lombok Tengah (Loteng) melakukan inspeksi mendadak ke Pasar Renteng, Praya, pada Selasa (14/1/2025).

Sidak ini dilakukan untuk memantau langsung kenaikan harga cabai serta mencari solusi atas persoalan tersebut yang telah menjadi perhatian pemerintah pusat.

“Kami ingin memastikan kondisi sebenarnya di lapangan agar data yang kami sampaikan ke pusat sesuai dengan fakta,” ujar Nursiah, Selasa (14/1). Dikatakan, harga cabai di Pasar Renteng bervariasi mulai dari Rp80-100 ribu per kilogram.

Baca Juga :  MotoGP 2022, ITDC Group Buka Penjualan Tiket Mulai 6 Januari 2022

 

Nursiah menyebutkan bahwa cabai yang dijual di pasar tersebut berasal dari berbagai daerah, seperti Lombok Timur, Lombok Barat, dan Loteng.

“Perbedaan harga ini menjadi acuan untuk merumuskan langkah-langkah stabilisasi harga di Pasaran,” imbuhnya.

Baca Juga :  Gubernur NTB Dampingi Presiden Jokowi Resmikan Bendungan Bintang Bano KSB

 

Wabup juga mengunjungi kelompok tani di Desa Jago, untuk melihat langsung kondisi lahan pertanian dan produksi cabai. Langkah ini dilakukan guna memastikan pasokan cabai dari Loteng dapat memenuhi kebutuhan pasar lokal.

“Pentingnya mitigasi lonjakan harga menjelang Bulan Puasa. Salah satu upaya yang diusulkan adalah memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam cabai,” tegasnya.

Berita Terkait

Debut Mengaspal di Sirkuit Pertamina Mandalika, Valentino Rossi Pantau Pengembangan Pelumas Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy
Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy Kembali Perkuat Pembinaan Pembalap Muda  Indonesia di Mandalika
Komentator MotoGP Dari Belanda Guido Fenneman : Mencoba Sirkuit Mandalika. Bagus
Pemberhentian Ahli Gizi Disebabkan Akumulasi Masalah Kinerja, Bukan Semata-mata Karena Menu Ubi
MGPA Hadiri Peluncuran Monster Energy Yamaha MotoGP 2026 di Jakarta
RSUD Praya Perkuat Kerjasama Dengan FK Universitas Bumi Gora
InJourney Target Tekan Emisi 4.000 Ton CO2e di 2026, Perkuat Sektor Aviasi dan Pariwisata Berkelanjutan di Indonesia
Optimalkan Layanan Rujukan, Kadinkes Lombok Tengah Tinjau Fasilitas Rumah Singgah di Bali

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 12:32 WIB

Debut Mengaspal di Sirkuit Pertamina Mandalika, Valentino Rossi Pantau Pengembangan Pelumas Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy

Selasa, 27 Januari 2026 - 12:16 WIB

Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy Kembali Perkuat Pembinaan Pembalap Muda  Indonesia di Mandalika

Senin, 26 Januari 2026 - 11:39 WIB

Komentator MotoGP Dari Belanda Guido Fenneman : Mencoba Sirkuit Mandalika. Bagus

Jumat, 23 Januari 2026 - 21:32 WIB

Pemberhentian Ahli Gizi Disebabkan Akumulasi Masalah Kinerja, Bukan Semata-mata Karena Menu Ubi

Jumat, 23 Januari 2026 - 15:04 WIB

MGPA Hadiri Peluncuran Monster Energy Yamaha MotoGP 2026 di Jakarta

Berita Terbaru