Korban Meninggal di Pantai Kuta Diduga Memiliki Riwayat Penyakit Epilepsi

- Jurnalis

Minggu, 21 Februari 2021 - 09:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Tengah – Seorang laki-laki inisial A (35) warga Desa Kuta Kecamatan Pujut Lombok Tengah ditemukan meninggal dalam keadaan mengapung di kawasan Pantai Kuta. Minggu (21/2/21) pagi.

Kapolsek Kuta Polres Lombok Tengah Iptu Muh. Fajri S.Trk yang langsung ke TKP menerangkan, dari keterangan saksi Muh. Elip (51) warga Desa Rembitan Kecamatan Pujut bahwa korban pertamakali dilihat mengapung oleh anak-anak yang sedang bermain disekitar lokasi penemuan.

Baca Juga :  35 Ribu Dosis Perhari Target Kodam III/Siliwangi Dukung Program Percepatan Vaksinasi

“Korban dilihat mengapung oleh anak-anak yang sedang bermain disekitar lokasi, lalu kemudian memberitahukan kepada saksi dan warga sekitar,” terang Fajri.

Setelah itu, korban dievakuasi oleh warga dan sudah dalam keadaan meninggal dunia. Tak berselang lama, pihak kepolisian yang mendapat laporan tersebut langsung menuju tempat kejadian. Dari penuturan warga, sebelum meninggal korban dilihat membawa pancing menuju arah pantai sekitar pukul 07.30 wita.

Baca Juga :  Ganjar Ingin Wujudkan Kesetaraan dan Beri Ruang Publik Ramah Bagi Disabilitas

“Dari keterangan pihak keluarga, korban memiliki riwayat penyakit Epilepsi atau ayan. Diduga penyakitnya kambuh saat sedang memancing,” ujarnya.

Atas kejadian tersebut pihak keluarga mengaku sudah mengikhlaskan kematian korban. Dan rencananya jenazah korban akan dimakamkan di Desa Selong Belanak Kecamatan Praya Barat Lombok Tengah.(red)

Berita Terkait

Debut Mengaspal di Sirkuit Pertamina Mandalika, Valentino Rossi Pantau Pengembangan Pelumas Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy
Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy Kembali Perkuat Pembinaan Pembalap Muda  Indonesia di Mandalika
Komentator MotoGP Dari Belanda Guido Fenneman : Mencoba Sirkuit Mandalika. Bagus
Pemberhentian Ahli Gizi Disebabkan Akumulasi Masalah Kinerja, Bukan Semata-mata Karena Menu Ubi
MGPA Hadiri Peluncuran Monster Energy Yamaha MotoGP 2026 di Jakarta
RSUD Praya Perkuat Kerjasama Dengan FK Universitas Bumi Gora
InJourney Target Tekan Emisi 4.000 Ton CO2e di 2026, Perkuat Sektor Aviasi dan Pariwisata Berkelanjutan di Indonesia
Optimalkan Layanan Rujukan, Kadinkes Lombok Tengah Tinjau Fasilitas Rumah Singgah di Bali

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 12:32 WIB

Debut Mengaspal di Sirkuit Pertamina Mandalika, Valentino Rossi Pantau Pengembangan Pelumas Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy

Selasa, 27 Januari 2026 - 12:16 WIB

Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy Kembali Perkuat Pembinaan Pembalap Muda  Indonesia di Mandalika

Senin, 26 Januari 2026 - 11:39 WIB

Komentator MotoGP Dari Belanda Guido Fenneman : Mencoba Sirkuit Mandalika. Bagus

Jumat, 23 Januari 2026 - 21:32 WIB

Pemberhentian Ahli Gizi Disebabkan Akumulasi Masalah Kinerja, Bukan Semata-mata Karena Menu Ubi

Jumat, 23 Januari 2026 - 15:04 WIB

MGPA Hadiri Peluncuran Monster Energy Yamaha MotoGP 2026 di Jakarta

Berita Terbaru