Mahasiswa KKN Unram Sulap Pembuangan Sampah Jadi Tempat Nongkrong

- Jurnalis

Minggu, 4 Juli 2021 - 10:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Tengah, – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Mataram (Unram) di kelurahan Leneng menjadi inisiator untuk merubah tempat pembuangan sampah menjadi tempat nongkrong.

Ketua KKN, Risky Yoga yang dikonfirmasi terkait ide brilian tersebut mengatakan bahwa program KKN di kelurahan Leneng fokus untuk menangani persoalan sampah. Sebagaimana diketahui, di Leneng sendiri sudah memiliki bank sampah. Sehingga sangat relevan dengan program yang hendak diterapkan.

“Kami sangat tergugah untuk bersama-sama menangani persoalan sampah. Begitu mengetahui ada warga yang membuang sampah tidak pada tempatnya maka kami bantu untuk menyadarkan akan pentingnya membuang sampah pada tempatnya,” kata Risky.

Pihaknya akan membantu masyarakat untuk memanfaatkan sampah menjadi kompos dengan alat pembuat kompos cair dari sisa sampah organik.

“Sampah yang keluar dari rumah tangga bisa kita olah. Tinggal kita sesuaikan. Yang tidak bisa dijadikan kompos cair tentunya nanti memasukkan sampahnya ke bank sampah yang sudah ada atau bisa juga dijadikan sebagai hasil kerajinan,” ujarnya.

Diakui, untuk menangani persoalan sampah memang dibutuhkan sosialiasi atau pendekatan terhadap masyarakat. Dengan begitu, kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah akan terbangun.

Baca Juga :  Ratusan Pembalap Siap Jajal Sirkuit Motor Kros 459 Lantan

“Seperti halnya waktu kami berjibaku bersama warga membersihkan tempat pembuangan sampah di lingkungan Wakan Lauk yang kini menjadi tempat nongkrong. Sebelumnya, kami melakukan pendekatan kepada masyarakat dan Alhamdulillah disambut baik,” imbuhnya.

Anggota KKN lainnya, yakni Dila Muhidah, S, menegaskan bahwa beberapa kali pihaknya telah melakukan sosialisasi untuk memberi penjelasan kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan.

“Siapa sih yang tidak ingin hidup di lingkungan yang bersih. Hanya saja, tinggal bagaimana kita menjelaskan dan mencarikan solusi kepada warga untuk membuang sampahnya,” kata wanita berparas cantik itu.

Putri dari seorang prajurit TNI itu juga mengaku di kelurahan Leneng saat ini sedang gencar-gencarnya menangani persoalan sampah dengan adanya bank sampah. Hal itu tentu menjadi alternatif bagi warga untuk tidak membuang sampah ke sembarang tempat.

“Warga tinggal mengumpulkan sampah di kantong plastik yang sudah disediakan. Dari pihak kelurahan sendiri sudah memiliki armada untuk menjemput sampah pada malam harinya,” jelas Dila.

Baca Juga :  Front Nelayan dan Masyarakat Pesisir Tanjung Luar Lombok Timur deklarasi dukung dan siap Menangkan Ganjar Mahfud MD

Salah seorang warga lingkungan Wakan Lauk, Pranoto, sangat menyambut baik kehadiran dan peran dari adik-adik mahasiswa KKN Unram. Ia tak segan-segan ikut serta membantu mensukseskan program dari mahasiswa yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

“Kami berjibaku bersama adik-adik ini pada malam hari membersihkan sampah di sebelah selatan kantor lurah. Begitu sudah bersih kami taruhkan berugak sebagai tempat istirahat ataupun nongkrong warga,” akunya.

Sementara, Lurah Leneng L. Muh. Isnaini, S.Sos, mengapresiasi inisiatif maupun program dari mahasiswa KKN Unram Mataram.

“Kehadiran mahasiswa KKN ini telah merubah keadaan yang semula tidak nyaman menjadi tempat duduk santai,” ungkap Ajik, sapaan akrab Lurah Leneng.

Diharapkan Ajik, semoga kedepannya tempat nongkrong itu bisa dijadikan sentral pemuda. Yang mana, di sana dijadikan tempat diskusi pemuda. Anak muda merupakan agen of change.

“Pemuda butuh sekretariat untuk berdiskusi, kami harapkan di sana bisa dijadikan sebagai wadah bertukar pikiran untuk membangun kelurahan Leneng ini ke arah yang lebih baik lagi,” harapnya.

Berita Terkait

Tawarkan Pengalaman Unik bagi Penonton,  ITDC Hadirkan Camping Ground Pertama di Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026
Rumah Adat Sade Terbakar, Kodim 1620/Loteng Turun Langsung Bantu Warga kebakaran
Kapolresta Loteng Dampingi Kapolda NTB Tinjau Langsung Kebakaran Dusun Sade di Pujut
MGPA dan Gekrafs NTB Perkuat Kolaborasi Official Merchandise MotoGP 2026, Dorong UMKM Lokal Mendunia
Diskominfo Lombok Tengah Perkuat Sinergi dengan BSSN dalam Pengamanan Ruang Siber
Pilkades Serentak 2026, Pengadaan Logistik Kini Dikelola Panitia Desa
Meriah dan Penuh Keakraban, Kecamatan Pringgarata Gelar Gala Dinner Pembubaran Panitia dan Pelepasan Anggota Paskibraka HUT RI ke-81
Pemkab Lombok Tengah Targetkan Kemiskinan Turun Jadi 10,30 Persen pada 2026

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 13:18 WIB

Tawarkan Pengalaman Unik bagi Penonton,  ITDC Hadirkan Camping Ground Pertama di Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:41 WIB

Rumah Adat Sade Terbakar, Kodim 1620/Loteng Turun Langsung Bantu Warga kebakaran

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:38 WIB

Kapolresta Loteng Dampingi Kapolda NTB Tinjau Langsung Kebakaran Dusun Sade di Pujut

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 10:57 WIB

MGPA dan Gekrafs NTB Perkuat Kolaborasi Official Merchandise MotoGP 2026, Dorong UMKM Lokal Mendunia

Kamis, 20 Agustus 2026 - 09:44 WIB

Diskominfo Lombok Tengah Perkuat Sinergi dengan BSSN dalam Pengamanan Ruang Siber

Berita Terbaru