Majukan Pendidikan Swasta, Tenaga Kkependidikan Harus Bisa Berkreasi dan Berinovasi

- Jurnalis

Rabu, 17 Februari 2021 - 09:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mataram-Tenaga Kependidikan baik Kepala Sekolah, Guru ataupun perangkat kependidikan lainnya di sekolah ditengan tuntutan akan daya saing yang cukup kompetitif hendaknya harus bisa berinovasi, berkreasi dan bisa melakukan lompatan-lompatan yang berdampak signifikan bagi pengembangan dan kemajuan pendidikan itu sendiri.

“Dengan kreasi dan inovasi yang berkesinambungan dengan visi dan misi yang jelas untuk memajukan pendidkan di sekolah persoalan-persoalan intern semisal sarana-parasarana ataupun persoalan anggaran sekolah bisa dicarikan solusinya,” kata Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, M.Sc pada penerimaan para Kepala Sekolah SMA Swasta se Kabupaten Lombok Timur, Rabu (17/2/2021) di ruang kerja Gubernur NTB.

Gubernur juga memberikan penekanan kepada Dikbud NTB agar mendorong para Kepala Sekolah ataupun guru-guru di sekolah swasta agar lebih kreatif dalam hal mencari bantuan agar kreatif dengan menjemput bolah ke pusat. Bagi Gubernur, kreatifitas dan sikap pro aktif seperti ini jug a sangat diperlukan agar sekolah menjadi lebih maju dan berkembang di masa-masa yang akan datang.

Berkenaan dengan kesejahteraan guru, mantan anggota DPR RI tiga periode ini menyarankan agar sekolah swasta itu lebih berkreasi agar bisa mendapatkan penghasilan sendiri. Gubernur memberi contoh sekolah bisa punya usaha sendiri. Yang mana dari usaha itu diharapkan ada tambahan pendapatan untuk menambah honor guru di sekolah swasta.

Baca Juga :  Kapolri Terbitkan Maklumat Kepatuhan Prokes Saat Libur Natal dan Tahun Baru

“Karena itu sekolah swasta diharapkan bisa bekerjasama ke instansi atau dinas terkait untuk bisa mengembangkan usaha sekolah seperti di bidang pertanian ataupun peternakan,” tukas Doktor Ekonomi Industri ini.

Meski demikian Gubernur mengakui pengelolaan sekolah swasta itu tidak gampang. Kaitan dengan itu Gubernur menyarankan agar para pengelola pendidikan bisa membuka sekolah walaupun sedikit berbiaya mahal, tapi berkualitas dan output dari sekolah itu bisa memberi harapan kepada lulusannya.

“Sekolah berbiaya mahal itu bisa dibandingkan hasilnya dari sisi kualitas. Namun fakta sekarang ini kan masyarakat inginnya sekolah berbiaya sedikit, namun kualitas kelulusannya bagus. Ini tentu jadi kendala besar bagi pengurus sekolah swasta.

Terkait dengan usulan sarana dan prasarana sekolah swasta agar bisa disamakan dengan sekolah negeri ataupun tambahan tunjangan jam mengajar mengajar para guru, Kadis Dikbud NTB melalui Kabid SMA/SMK Lalu M Hidir menjelaskan, untuk sarana dan parasarana itu terkait dengan Dana Alokasi Khusus (DAK) tergantung dari Data Pokok Pendidikan (Dapodik) di masing-masing sekolah. Karena penentuan DAK itu merupakan kebijakan pusat.

Baca Juga :  Menyikapi Peringatan BMKG, Polres Lombok Barat Tingkatkan Kewaspadaan dan Kesiapsiagaan Hadapi Dampak Cuaca Buruk

“Karena itu kami sarankan agar masing-masing sekolah bisa memberikan data yang akurat sekaligus melakukan perbaikan terhadap Dapodik yang masih kurang lengkap. Jika Dapodik sudah lengkap kemungkinan besar DAK bisa diperoleh meski diberikan secara bergiliran, karena begitu banyaknya permintaan serupa di Kementerian Dikbud,” ujar L HIdir.

Selanjutnya terkait dengan tunjangan jam mengajar guru yang perlu ditambah, Hidir mengungkapkan, seperti yang disarankan oleh Gubernur Zulkieflimansyah agar sekolah punya inovasi seperti membuka usaha sekolah bekerjasama dengan instansi terkait juga bisa memberikan solusi terhadap tambahan honor mengajar para guru.

Usulan lainnya agar para guru swasta bisa diberikan kesempatan untuk diangkat menjadi tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K), L Hidir menjelaskan, bahwa penerimaan guru tahun ini bisa melalui jalur P3K. Guru-guru swastapun bisa mengikuti test P3K dan kuota tahun ini cukup tersedia banyak. Guru swasta diharapkan juga turut berkompetisi dalam penermaan P3K ini.(red)

Berita Terkait

Tawarkan Pengalaman Unik bagi Penonton,  ITDC Hadirkan Camping Ground Pertama di Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026
Rumah Adat Sade Terbakar, Kodim 1620/Loteng Turun Langsung Bantu Warga kebakaran
Kapolresta Loteng Dampingi Kapolda NTB Tinjau Langsung Kebakaran Dusun Sade di Pujut
MGPA dan Gekrafs NTB Perkuat Kolaborasi Official Merchandise MotoGP 2026, Dorong UMKM Lokal Mendunia
Diskominfo Lombok Tengah Perkuat Sinergi dengan BSSN dalam Pengamanan Ruang Siber
Pilkades Serentak 2026, Pengadaan Logistik Kini Dikelola Panitia Desa
Meriah dan Penuh Keakraban, Kecamatan Pringgarata Gelar Gala Dinner Pembubaran Panitia dan Pelepasan Anggota Paskibraka HUT RI ke-81
Pemkab Lombok Tengah Targetkan Kemiskinan Turun Jadi 10,30 Persen pada 2026

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 13:18 WIB

Tawarkan Pengalaman Unik bagi Penonton,  ITDC Hadirkan Camping Ground Pertama di Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:41 WIB

Rumah Adat Sade Terbakar, Kodim 1620/Loteng Turun Langsung Bantu Warga kebakaran

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:38 WIB

Kapolresta Loteng Dampingi Kapolda NTB Tinjau Langsung Kebakaran Dusun Sade di Pujut

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 10:57 WIB

MGPA dan Gekrafs NTB Perkuat Kolaborasi Official Merchandise MotoGP 2026, Dorong UMKM Lokal Mendunia

Kamis, 20 Agustus 2026 - 09:44 WIB

Diskominfo Lombok Tengah Perkuat Sinergi dengan BSSN dalam Pengamanan Ruang Siber

Berita Terbaru