NTB Siap Hadapi Bencana Hidrometeorologi

- Jurnalis

Senin, 14 Desember 2020 - 12:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mataram – Fenomena bencana Hidrometeorologi hampir setiap tahun terjadi di Provinsi NTB. Bencana tersebut menyebabkan banyak kerugian, sehingga diperlukan sinergitas dan kolaborasi antar stakeholders untuk sama – sama mengurangi dampak dari bencana ini.

Seperti yang disampaikan Asisten (III) Administrasi dan Umum Setda Pemprov NTB, Drs. H. Lalu Syafi’I, M.M., bahwa bencana ini merupakan bencana musiman disetiap tahunnya.

“Yang harus kita lakukan adalah bersinergi agar dapat memberikan manfaat yang besar untuk memberikan pertolongan kepada masyarakat yang terkena musibah, karena ini adalah musibah musiman yang setiap tahunnya kita terus perkuat sinergi,” tuturnya dalam Rapat Koordinasi Penanganan Bencanan Hidrometeorologi, yang berlangsung di Ruang Rapat Anggrek Kantor Gubernur Provinsi NTB, Senin (14/12).

Baca Juga :  Bandara Lombok Siap Layani Penumpang Libur Nataru 2023/2024

Senada dengan Asisten III, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi NTB, Ir. I Gusti Bagus Sugihartha, MT Juga mengharapkan kolaborasi untuk menghimpun kekuatan menghadapi bencana ini.

“Saat ini kolaborasi sangat penting untuk menciptakan kekuatan menghadapi kondisi kedepan, karena curah hujan saat ini berada di atas normal sehingga kita harus mempersiapkan diri dengan kondisi upnormal,” ujarnya.

Menurut prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) NTB diperkirakan akhir Desember menuju Januari hingga Februari akan terjadinya curah hujan yang cukup tinggi.

Baca Juga :  Bupati Loteng Beri BPS Penghargaan atas Prestasi Membina Mujur Sebagai Desa Cantik Nasional

“Dampak dari curah hujan yang cukup tinggi akan terjadinya banjir dan tanah longsor, sehingga dalam koordinasi saat ini kami membuat kekuatan seluruh stakeholders yang berkaitan untuk bersama – sama bertanggungjawab,” tuturnya.

Dalam rapat koordinasi ini juga membahas mengenai Sumber Daya Manusia yang nanti akan turun langsung seperti relawan, pemilihan bahan dan peralatan yang diperlukan saat bencana terjadi dan beberapa lokasi yang akan dituju.

“Sehingga kita tahu kedepan ketika bencana terjadi, maka kita sudah memiliki persiapan yang matang untuk segera menghadapinya. Harapan kedepan kita dapat mengurangi resiko kemungkinan yang terjadi,” tutupnya.(red)

Berita Terkait

Debut Mengaspal di Sirkuit Pertamina Mandalika, Valentino Rossi Pantau Pengembangan Pelumas Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy
Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy Kembali Perkuat Pembinaan Pembalap Muda  Indonesia di Mandalika
Komentator MotoGP Dari Belanda Guido Fenneman : Mencoba Sirkuit Mandalika. Bagus
Pemberhentian Ahli Gizi Disebabkan Akumulasi Masalah Kinerja, Bukan Semata-mata Karena Menu Ubi
MGPA Hadiri Peluncuran Monster Energy Yamaha MotoGP 2026 di Jakarta
RSUD Praya Perkuat Kerjasama Dengan FK Universitas Bumi Gora
InJourney Target Tekan Emisi 4.000 Ton CO2e di 2026, Perkuat Sektor Aviasi dan Pariwisata Berkelanjutan di Indonesia
Optimalkan Layanan Rujukan, Kadinkes Lombok Tengah Tinjau Fasilitas Rumah Singgah di Bali

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 12:32 WIB

Debut Mengaspal di Sirkuit Pertamina Mandalika, Valentino Rossi Pantau Pengembangan Pelumas Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy

Selasa, 27 Januari 2026 - 12:16 WIB

Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy Kembali Perkuat Pembinaan Pembalap Muda  Indonesia di Mandalika

Senin, 26 Januari 2026 - 11:39 WIB

Komentator MotoGP Dari Belanda Guido Fenneman : Mencoba Sirkuit Mandalika. Bagus

Jumat, 23 Januari 2026 - 21:32 WIB

Pemberhentian Ahli Gizi Disebabkan Akumulasi Masalah Kinerja, Bukan Semata-mata Karena Menu Ubi

Jumat, 23 Januari 2026 - 15:04 WIB

MGPA Hadiri Peluncuran Monster Energy Yamaha MotoGP 2026 di Jakarta

Berita Terbaru