Pandemi, IPM Lombok Tengah Meningkat, Angka Kemiskinan Tidak Meningkat

- Jurnalis

Selasa, 21 Desember 2021 - 07:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Tengah – Berdasarkan rilis data Badan Pusat Statsiktik (BPS) Kabupaten Lombok Tengah tahun 2021, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Lombok Tengah tahun 2021 sebesar 66,72 persen. Angka ini meningkat 0,44 persen dibandingkan angka tahun 2020. Hal ini menjadikan posisi IPM Kabupaten Lombok Tengah berada di peringkat ke-7 di antara kabupaten/kota se-NTB. Hal demikian disampaikan Kepala BPS Lombok Tengah, Anas, saat diberikan piagam penghargaan oleh Bupati Lombok Tengah, H. L. Pathul Bahri, S.IP., atas keberhasilan BPS dalam membina Desa Mujur Kecamatan Praya Timur sebagai juara 3 nasional Desa Cantik (Cinta Statistik) di ruang kerja Bupati, Selasa (21/12).

Baca Juga :  BPS dan Diskominfo Loteng Ground Chek Hasil Sensus Pertanian 2023 Tahap Pertama

“Untuk diketahui bahwa nilai komponen IPM tahun 2021 yakni Umur Harapan Hidup (UHH) sebesar 66,38, Harapan Lama Sekolah (HLS) 13,85, Rata-rata Lama Sekolah 6,29, dan Pengeluaran per Kapita 9,96 juta rupiah“ kata Anas.

Selain itu yang cukup menggembirakan juga adalah persentase penduduk miskin Kabupaten Lombok Tengah tahun 2021 sebesar 13,44 persen. Persentase penduduk miskin tahun 2021 dan 2020 sama. Walaupun begitu, jika dibandingkan dengan seluruh kabupaten/kota di Provinsi NTB, Kabupaten Lombok Tengah merupakan satu-satunya kabupaten yang persentase penduduk miskinnya tidak meningkat di tahun 2021. Sedangkan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Kabupaten Lombok Tengah tahun 2021 sebesar 2,33. Angka ini menurun dibandingkan tahun 2020 yang sebesar 3,74.

Baca Juga :  Polres Loteng Selidiki Video WNA Diduga Melakukan Perbuatan Tidak Senonoh di Pantai Kuta

“Alhamdulillah angka kemiskinan kita tidak meningkat meskipun kita dilanda pandemi. ini kata BPS ya, bukan kata saya, dan capaian ini sudah cukup baik jika mengingat pandemi covid yang masih melanda” terang Bupati.

Bupati menekankan agar upaya-upaya menekan angka kemiskinan dilakukan bersama-sama oleh seluruh pihak. “Kita akan segera melakukan pertemuan dengan seluruh stakeholder termasuk BPS dan lembaga-lembaga pemerhati sosial dalam merumuskan agenda yang lebih tajam untuk menurunkan angka kemsikinan di Kabupaten Lombok Tengah“ tutup Bupati.

Berita Terkait

Tawarkan Pengalaman Unik bagi Penonton,  ITDC Hadirkan Camping Ground Pertama di Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026
Rumah Adat Sade Terbakar, Kodim 1620/Loteng Turun Langsung Bantu Warga kebakaran
Kapolresta Loteng Dampingi Kapolda NTB Tinjau Langsung Kebakaran Dusun Sade di Pujut
MGPA dan Gekrafs NTB Perkuat Kolaborasi Official Merchandise MotoGP 2026, Dorong UMKM Lokal Mendunia
Diskominfo Lombok Tengah Perkuat Sinergi dengan BSSN dalam Pengamanan Ruang Siber
Pilkades Serentak 2026, Pengadaan Logistik Kini Dikelola Panitia Desa
Meriah dan Penuh Keakraban, Kecamatan Pringgarata Gelar Gala Dinner Pembubaran Panitia dan Pelepasan Anggota Paskibraka HUT RI ke-81
Pemkab Lombok Tengah Targetkan Kemiskinan Turun Jadi 10,30 Persen pada 2026

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 13:18 WIB

Tawarkan Pengalaman Unik bagi Penonton,  ITDC Hadirkan Camping Ground Pertama di Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:41 WIB

Rumah Adat Sade Terbakar, Kodim 1620/Loteng Turun Langsung Bantu Warga kebakaran

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:38 WIB

Kapolresta Loteng Dampingi Kapolda NTB Tinjau Langsung Kebakaran Dusun Sade di Pujut

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 10:57 WIB

MGPA dan Gekrafs NTB Perkuat Kolaborasi Official Merchandise MotoGP 2026, Dorong UMKM Lokal Mendunia

Kamis, 20 Agustus 2026 - 09:44 WIB

Diskominfo Lombok Tengah Perkuat Sinergi dengan BSSN dalam Pengamanan Ruang Siber

Berita Terbaru