Percepatan Program Vaksinasi Untuk Mencapai Herd Immunity, BINDA NTB Gelar Vaksinasi Untuk Anak Usia 6-11 Tahun Dan Booster Untuk Masyarakat

- Jurnalis

Rabu, 9 Februari 2022 - 05:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mataram, NTB – Badan Intelijen Negara Daerah (BINDA) NTB kembali menggelar vaksinasi untuk anak usia 6-11 tahun dan vaksinasi booster untuk masyarakat NTB. Kegiatan vaksinasi kali ini diselenggarakan di Kota Mataram, Kab Lombok Tengah dan Kab. Sumbawa. Upaya ini merupakan wujud komitmen percepatan program vaksinasi untuk mencapai herd immunity.

“Hari ini kami kembali menyiapkan 1000 dosis vaksinasi untuk diberikan kepada anak usia 6-11 tahun di Kota Mataram dan Kab Loteng, sedangkan di Kab Sumbawa akan fokus pada pemberian vaksinasi dosis 3 atau booster dan 1 titik untuk vaksinasi anak,” ungkap Kabinda NTB, Wara Winahya, saat peninjauan vaksinasi di SDN 3 Mujur Kab Loteng Rabu (9/2/2022).

Baca Juga :  Apresiasi Homestay Desa Gerupuk, Bang Sandi Agendakan Menginap Satu Malam

Gelaran vaksinasi anak usia 6-11 tahun di Kota Mataram dan Kab. Loteng akan dipusatkan di MIN 2 Mataram dan SDN 3 Mujur. Kemudian, di Kab Sumbawa tersebar di beberapa titik yakni Kantor PLN Sumbawa dan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kab. Sumbawa, PKM Sumbawa Unit 2 Brang Biji yang dirangkaikan door to door ke rumah warga, dan SDN 2 Desa Pelat.

Kabinda NTB menjelaskan bahwa vaksinasi ini akan dilakukan secara berkesinambungan sampai terpenuhinya target herd immunity. Sebab masuknya varian baru Omicron dan meningkatnya kasus Covid-19 membuat vaksinasi menjadi keharusan. Bahkan dalam rapat secara virtual dengan kepala daerah kemarin, Presiden Jokowi meminta agar vaksinasi terus dipercepat.

Baca Juga :  BPS Tetapkan Desa Mujur Sebagai Desa Cantik

“Presiden jelas menekankan bahwa kunci dari pencegahan meluasnya varian Omicron adalah vaksinasi. Oleh karena itu kami mengajak kepada masyarakat untuk vaksin hingga dosis ketiga,” ujar Wara.

Ia juga berharap masyarakat tidak lagi terpengaruh berita bohong terkait vaksin booster. Sebab, vaksin booster yang diberikan ini aman dan terverifikasi Badan Kesehatan Dunia atau WHO.

Berita Terkait

Tawarkan Pengalaman Unik bagi Penonton,  ITDC Hadirkan Camping Ground Pertama di Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026
Rumah Adat Sade Terbakar, Kodim 1620/Loteng Turun Langsung Bantu Warga kebakaran
Kapolresta Loteng Dampingi Kapolda NTB Tinjau Langsung Kebakaran Dusun Sade di Pujut
MGPA dan Gekrafs NTB Perkuat Kolaborasi Official Merchandise MotoGP 2026, Dorong UMKM Lokal Mendunia
Diskominfo Lombok Tengah Perkuat Sinergi dengan BSSN dalam Pengamanan Ruang Siber
Pilkades Serentak 2026, Pengadaan Logistik Kini Dikelola Panitia Desa
Meriah dan Penuh Keakraban, Kecamatan Pringgarata Gelar Gala Dinner Pembubaran Panitia dan Pelepasan Anggota Paskibraka HUT RI ke-81
Pemkab Lombok Tengah Targetkan Kemiskinan Turun Jadi 10,30 Persen pada 2026

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 13:18 WIB

Tawarkan Pengalaman Unik bagi Penonton,  ITDC Hadirkan Camping Ground Pertama di Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:41 WIB

Rumah Adat Sade Terbakar, Kodim 1620/Loteng Turun Langsung Bantu Warga kebakaran

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:38 WIB

Kapolresta Loteng Dampingi Kapolda NTB Tinjau Langsung Kebakaran Dusun Sade di Pujut

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 10:57 WIB

MGPA dan Gekrafs NTB Perkuat Kolaborasi Official Merchandise MotoGP 2026, Dorong UMKM Lokal Mendunia

Kamis, 20 Agustus 2026 - 09:44 WIB

Diskominfo Lombok Tengah Perkuat Sinergi dengan BSSN dalam Pengamanan Ruang Siber

Berita Terbaru