Proses Verifikasi Lahan di Sirkuit Mandalika Yang Belum Tuntas Di Bayarkan Memasuki Babak Selanjutnya

- Jurnalis

Minggu, 12 Desember 2021 - 01:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mataram – Proses verifikasi lahan di Sirkuit Mandalika yang belum tuntas di bayarkan memasuki babak selanjutnya. Setelah 10 hari Verifikasi dokumen oleh satgas penyelesaian lahan sirkuit minggu depan tahapan peninjauan lapangan.

”Sudah selesai kalau verifikasi dokumen sudah di serahkan dan di wawancara semua kuasa hukum dan pemilik lahan,” kata Juru bicara pejuang lahan Sirkuit mandalika M Samsul Qomar.

Proses ini tentu sebagai bagian untuk memberikan ruang kepada pemilik mengajuan dokumen hak atas tanah mereka, kata MSQ akrabnya di panggil sembari memastikan kalau dokumen yang di ajukan berkas aseli bukan copy atau salinan.

Dalam proses tersebut, kata dia Kesbangpoldagri dalam hal ini sebagai ketua Satgas di nilai baik dalam proses awal verifikasi berkas.” Kesbangpoldagri bekerja cukup baik kita harap kerja selanjutnya sama baiknya yakni turun ke lapangan,” papar mantan jurnalis ini.

Baca Juga :  Kakanwil Kemenkumham NTB Dorong Pengembangan Basis Data Kekayaan Intelektual Level Dunia

Sebelum turun ke lapangan, memang ada proses rapat terbatas yang akan di lakukan oleh satgas bersama tim yang di bentuk Gubernur. Harapannya semua pihak yang mengajukan keberatan bisa di akomdir untuk di tuntaskan pembayarannya.
MSQ meminta dalam rapat satgas nanti sisi kemanusiaan dan keadilan di kedepankan sehingga warga mandalika tidak ada yang merasa di abaikan.

“ kita minta satgas lebih arif dan bijaksana juga bergerak cepat karena perhelatan moto GP sudah di depan mata,” jelasnya.

Baca Juga :  Sejumlah Tempat Jadi Prioritas Utama Pengamanan Operasi Lilin 2020 Lombok Tengah

Pihaknya menargetkan sebelum februari soal lahan yang belum selesai ini bisa tuntas sehingga maret mendatang tidak ada lagi aksi atau reaksi warga pemilik yang dapat mengganggu atau memperburuk citra kita di mata dunia .
Semua pihak mendukung gelaran dunia ini, semuanya di dukung termasuk oleh pemilik lahan tapi selesaikan juga hak hak mareka. Agar semua berjalan sesuai rencana dan kalender yang sudah terjadual.

“ kawan kawan kuasa hukum dan pemilik masih yakin pak gubernur akan membantu nenyelesaikan hak mereka, seperti yang sudah di lakukan pada 9 bidang sebelumnya, perlakuannya tentu akan sama ,” pungkas mantan ketua Komisi 2 DPRD Loteng ini.

Berita Terkait

Tawarkan Pengalaman Unik bagi Penonton,  ITDC Hadirkan Camping Ground Pertama di Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026
Rumah Adat Sade Terbakar, Kodim 1620/Loteng Turun Langsung Bantu Warga kebakaran
Kapolresta Loteng Dampingi Kapolda NTB Tinjau Langsung Kebakaran Dusun Sade di Pujut
MGPA dan Gekrafs NTB Perkuat Kolaborasi Official Merchandise MotoGP 2026, Dorong UMKM Lokal Mendunia
Diskominfo Lombok Tengah Perkuat Sinergi dengan BSSN dalam Pengamanan Ruang Siber
Pilkades Serentak 2026, Pengadaan Logistik Kini Dikelola Panitia Desa
Meriah dan Penuh Keakraban, Kecamatan Pringgarata Gelar Gala Dinner Pembubaran Panitia dan Pelepasan Anggota Paskibraka HUT RI ke-81
Pemkab Lombok Tengah Targetkan Kemiskinan Turun Jadi 10,30 Persen pada 2026

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 13:18 WIB

Tawarkan Pengalaman Unik bagi Penonton,  ITDC Hadirkan Camping Ground Pertama di Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:41 WIB

Rumah Adat Sade Terbakar, Kodim 1620/Loteng Turun Langsung Bantu Warga kebakaran

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:38 WIB

Kapolresta Loteng Dampingi Kapolda NTB Tinjau Langsung Kebakaran Dusun Sade di Pujut

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 10:57 WIB

MGPA dan Gekrafs NTB Perkuat Kolaborasi Official Merchandise MotoGP 2026, Dorong UMKM Lokal Mendunia

Kamis, 20 Agustus 2026 - 09:44 WIB

Diskominfo Lombok Tengah Perkuat Sinergi dengan BSSN dalam Pengamanan Ruang Siber

Berita Terbaru